Dunsanak's Life is all about TESTING
Kita semua contantly being tested in every second in our life time. Yang kaya ditest dengan kekayaannya Yang miskin ditest dengan kemiskinannya Yang sakit ditest dengan sakitnya Yang sehat ditest dengan kesehatanya Semua mendapatkan test dengan soal yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang sama Tempat dimana kita berdiampun ditest dengan, gempa, tornado, badai gurun, tsunami, longsor dll Hasil akhir hanya ada lulus atau tidak lulus Semua kita tahu urusan test testsan ini tergantung dengan para "ketegasan pengawas" Siapa pengawas?: Orang tua Ninik Mamak kalau diminang Para ulama Pemerintah ... ini pengawas dari segala pengawas Kalau di dunia testing ini kita punya pengawas yang tegas dan berwibawa peserta test akan belajar keras untuk lulus test. Life is not about living. (kutipan dari kotbah Ustazd Jum'at 15 October 2010 di Mesjid Downtown Houston) Kalau hari ini tuan sakit jangan panik it all about testing Kalau hari ini tuan susah jangan panik it all about testing Kalau hari ini tuan gagal jangan panik it all about testing Kalau hari ini tuan kaya ingat it all about testing Kalau hari ada gempa jangan panik it all about testing Mari kita belajar dan mengajar agar semua kita lulus dan berjalan mulus Jangan lupa kalau memilih pengawas pilihlah yang berwibawa dan tegas. ZK ________________________________ From: Dasriel Noeha <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, October 20, 2010 3:22:23 AM Subject: RE: [...@ntau-net] Katiko tajadi gampo aa nan musti dipabuek? Oi itu pasti sanak Kurnia Chalik, Itu namono Gerak Allah, SUNATULLAH, Semuanya BERMULA DARI YANG TIADA, KEMUDIAN MENJADI ADA, KEMUDIAN TIADA LAGI, DAN KEMUDIAN ADA BUAT SELAMA-LAMANYA. KUUN FA YA KUUN --- Pada Rab, 20/10/10, Kurnia Chalik <[email protected]> menulis: Kesimpulan: >Tiadalah keselamatan hidup manusia di dunia dan di akhirat itu tanpa Ridho dan >pertolongan Allah,dan sebaliknya pun tiadalah sesuatu bencana akan menimpa >manusia itu melainkan karena ulah mereka sendiri. > > >Demikian saja urung rembug ambo sore hariko, terlebih terkurang ambo mohon >ma’af. > > >Basarah diri paralu, bausaho wajib hukumnyo, itu namono fisabilillah, la illa >ha >illallah, la haw la wala quataa illa billahi.. dengan mengerahkan seganp >daya, >ilmu dan pikiran kito agar kito tahinda dari musibah nantuun... > > >Ba gak ati Mak Ngah... >> > Itu labiah kurang saran umum untuak mahadok-i bancano >> gampo. Dan nan labiah pantiang bana salain dari barusaho >> indak panik adolah batawakkal kapado Allah. Mamintak >> palinduangan jo patolongan hanyo kapado Allah sasudah awak >> bausao mainda. >> > Wassalamu'alaikum, -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
