Menurut saya, ketakutan bukan masalah ninik mamak, pemda ataupun 
lainnya...kalau masalah ini yang lebih digarisbawahi adalah KEIMANAN......

--- Pada Kam, 21/10/10, Riri Mairizal Chaidir <[email protected]> 
menulis:

Dari: Riri Mairizal Chaidir <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] Muncul Cincin Matahari Warga Padang Mengungsi
Kepada: "Milis RantauNet" <[email protected]>
Tanggal: Kamis, 21 Oktober, 2010, 1:01 AM

Kalau berita ini benar, artinya masyarakat ketakutan, dan mulai mengungsi.

Kalau secara ilmiah (seperti pernyataan BMKG) ketakutan itu tidak beralasan.

Tinggal pertanyaan saya, dimana Pemda, Ninik Mamak, Alim Ulama, Tokoh 
Masyarakat?

Apakah ada tindakan mereka untuk menenangkan masyarakat?

Riri
48/L/bekasiPowered by Telkomsel BlackBerry®From:  Reni Sisri Yanti 
<[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Thu, 21 Oct 2010 00:39:49 -0700 (PDT)To: 
[email protected]<[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: [...@ntau-net] Muncul Cincin Matahari Warga Padang Mengungsi
http://nasional.vivanews.com/news/read/184159-halo-matahari--warga-padang-pilih-mengungsi

Muncul Cincin Matahari Warga Padang Mengungsi
            Bahkan ada sekolah yang memulangkan muridnya.
            
                Kamis, 21 Oktober 2010, 13:20 WIB
                                                                                
Ita Lismawati F. Malau                                      
            
                
                                
    Halo Matahari di Kota Padang (Pembaca VIVAnews/ Jerry Oktavian)


        

                
                
                                        VIVAnews - Sejumlah kantor di Padang 
sepi 
karena fenomena halo matahari yang muncul di langit Kota Padang, 
Sumatera Barat.  Warga pun memilih mengungsi dan menjauhi pantai karena 
takut akan ancaman gempa besar.

“Kantor pada kosong, para siswa 
ada yang disuruh pulang sama gurunya,” ujar salah satu warga Imme 
Kirana, Kamis 21 Oktober 2010. Ketakutan ini mengalir karena masyarakat 
mengaitkan fenomena ini dengan kemunculan matahari serupa sehari pasca 
gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009.

Pantauan VIVAnews,
 jalanan terlihat sepi dan sejumlah pegawai kantor memilih pulang. 
Seperti yang terlihat di Kejaksaan Tinggi Sumbar, Jalan Raden Saleh. 
Sejumlah pegawai memilih pulang karena beredar informasi tentang 
kewaspadaan menghadapi gempa besar.

Kepala Badan Meteorologi 
Geofisi Klimatologi (BMKG) Wilayah Maritim Teluk Bayur Padang Amarizal 
membantah isu yang berkembang di masyarakat. Amarizal mengaku, fenomena 
ala ini bisa muncul karena pantulan partikel udara yang terkena pantulan
 sinar matahari.

“Jadi tidak ada hubungannya dengan gempa. Ini dua fenomena alam yang berbeda,” 
ujar Amarizal.
Ia mengakui, saat ini terdapat sejumlah titik api yang bisa memancing
 munculnya kabut asap. Kabut asap yang melanda provinsi tetangga Riau, 
juga diperkirakan penyebab munculnya cincin matahari (halo matahari). 
“Bisa jadi kabut asap juga memancing munculnya fenomena ala mini. Ini 
fenomenal alam biasa,” katanya.

Masyarakat Kota Padang dihebohkan
 dengan fenomena alam Matahari yang dilingkari cincin berwarna pelangi 
sejak pukul 10.00 WIB. Hingga kini, cincin matahari mulai terlihat 
menipis.

Sejumlah pengendara sepeda motor memarkir kendaraannya 
di pinggir jalan untuk mengabadikan momen ini. Fenomena cincin matahari 
ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan warga kota.

Matahari
 terlihat seperti dilingkari cincin besar dan terkesan menutupi 
cahayanya. Cincin besar ini terlihat berwarna pelangi sedangkan bagian 
dalam cincin dipenuhi warna hitam.

Matahari seperti tertelan 
warna hitam besar dan menyisakan cahaya kecil ibarat cahaya lampu di 
malam hari. (Laporan: Eri Naldi, Padang | MT)

Renny,ancol

mudah2an ndak tajadi apo2....tp tadi rang padang abih manelpon, agak kwatir ado 
pulo yang ka mangungsi pulang ka kampuang...





      

-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke