Lihat juga:
http://www.suarapembaruan.com/News/2010/01/24/index.html
-- MakNgsh

--- In [email protected], "Jacky Mardono" <jackymard...@...> wrote:
> 
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -----Original Message-----
> From: "NEWS POLDA KALTIM" <d...@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sun, 24 Oct 2010 16:45:34 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Cc: <[email protected]>; <[email protected]>
> Subject: [poldakaltim] ULAMA PADANG IMBAU WARGA TAK TERMAKAN ISU GEMPA
> 
> headerkaltim.jpg
> 
> ULAMA PADANG IMBAU WARGA TAK TERMAKAN ISU GEMPA
> 
> http://i.okezone.com/content/2010/10/24/340/385792/yJOK33EyGg.jpg
> 
> NEWS POLDA, Okezone - Sejak beredarnya isu gempa kuat yang akan melanda
> Sumatera Barat 8,9 SR, warga Padang dan sekitarnya menjadi cemas. Ditambah
> saat terjadi halo (pelangi) matahari 21 Oktober lalu. Ulama Sumatera Barat,
> Buya Mas`oed Abidin, mengimbau warga Sumatera Barat agar tidak termakan isu
> murahan tersebut.
> 
> "Tak ada aturan yang mengatakan bahwa sebelum gempa besar terjadi lebih
> dahulu matahari akan dilingkari pelangi. Jadi kita tidak perlu panik soal
> isu ini, janganlah mempercayai hal-hal yang mistik itu akan menjerumuskan
> kecemasan kita sendiri," ungkapnya pada Okezone, Minggu (24/10/2010)
> 
> Lanjut Buya Mas'oed, tak ada yang kuasa memberikan bencana hanya Allah SWT
> yang bisa memberikan hal itu. "Kita tahu sampai saat ini tak ada satupun
> ilmuwan yang bisa memprediksi kapan datangnya gempa itu, tidak ada satu pun
> mereka hanya memprediksi saja, yang penting kita siaga," ujarnya.
> 
> Santernya isu membuat aktivitas di kota Padang menjadi sepi, termasuk
> kunjungan wisata di pantai Padang dan nelayan mengurungkan niatnya untuk
> melaut. Obrolan yang Okezone pantau di Pasar Raya Padang sampai saat ini
> hanya seputar gempa. "Iya bang kami sih cemas-cemas soal gempa ini, akibat
> gempa ini kami kekurang penghasilan warga malas datang ke pasar," kata Andi
> seorang penjualan pakaian.
> 
> Begitu juga nelayan yang ada di Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang
> Barat, memilih mengubah profesi sebagai nelayan menjadi pengumpul karton dan
> plastik. "Untuk sementara ini dulu memenuhi kebutuhan keluarga, kalau isu
> sudah tenang baru kita melaut," pungkas Anwar (40) nelayan Padang.
> 
>  
> ADMIN POLDA KALTIM
> 
> PUSAT LAYANAN DAN INFORMASI
> 
> email :  <mailto:news.poldakal...@...> news.poldakal...@...


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke