Paliang rajin nampakee pai raun , baru taun kapatang abih pai raun ka Lombok 
dan 
Bali kini baulang lo liak , alun pasai lai..... tutuah bana lah .
ZAP .

Kab. Solok | Minggu, 24/10/2010 17:33 WIB 

Dewan "Raun-raun" ke Bali Berkedok Raker dan Kegiatan SDM
Ilham Safutra - Padang Ekspres



Salah satu tempat kawasan di
Bali. []

Minggu ini, gedung rakyat di Kabupaten Solok kosong melompong. Seluruh  wakil 
rakyat Kabupaten Solok itu "raun-raun" dengan kedok rapat kerja  dan kegiatan 
SDM. Tentu saja, tidak mungkin para akar rumput akan bisa  menyalurkan 
aspirasinya dan datang ke gedung anggota DPRD tersebut. 


Raun-raun  menjelang akhir tahun yang dilakoni anggota DPRD itu dilakukan 
dengan  
dalih melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Pertama rapat kerja  dengan 
eksekutif atau seluruh SKPD di Kabupaten Solok dalam menyatukan  visi dan misi 
menyonsong rampungnya Perda Rencana Pembangunan Daerah  Jangka Menengah Daerah 
(RPJMD) di Hotel Pusako, Bukittinggi, Senin  (25/10/2010). Kemudian dilanjutkan 
ke Bali melaksanakan kegiatan SDM  dari Selasa sampai Jumat. 


Ketua Fraksi Nurani Pemuda Kebangsaan  (NKP) Hendri Dunant menuturkan, kegiatan 
peningkatan SDM yang  diselenggarakan di Bali itu adalah kegiatan rutin dan 
telah diagendakan  di Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Menurutnya kegiatan 
merupakan hak  anggota DPRD sebagai wakil rakyat. "Kita hanya melaksanakan 
kegiatan  yang menjadi hak kita sebagai wakil rakyat," ujarnya.

Ungkapan  senada juga dikatakan Wakil Ketua Komisi A Dendi. "Peningkatan SDM 
itu  
adalah hak anggota. Biasalah," ujar anggota fraksi PPP itu santai. 


Dengan  sepekan berkegiatan di luar daerah itu, membuat gedung DPRD jadi  
kosong. Menurut Hendri Dunant, jika ada masyarakat yang ingin bertemu  dengan 
wakil rakyat dapat dilakukan setelah agenda itu atau  mengagendakan dulu. 
"Lagian dalam agenda dewan tidak ada kegiatan di  dalam daerah selama seminggu 
itu," tandasnya. 


Sekretaris DPRD  Musfian yang dikonfirmasi mengatakan, khusus untuk kegiatan di 
 
Bukittinggi leading sectornya adalah Badan Perencana Pembangunan Daerah  
(Bappeda) Kabupaten Solok. Agenda kegiatannya pertemuan informal  eksekutif 
dengan legislatif dalam menyongsong RPJMD 2010-2015. 


Sedangkan  kegiatan di Bali khusus internal DPRD. Kegiatan tersebut menelan 
dana  
Rp380 juta. Tak tanggung-tanggung, kegiatan itu diikui oleh seluruh (35  orang) 
anggota DPRD. Kegiatan tersebut terkesan pada kegiatan memburu  penyerapan 
penggunaan dana APBD 2010 yang akan berakhir beberapa bulan  lagi. Apalagi APBD 
perubahan Kabupaten Solok telah disahkan bulan lalu.  []

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke