Mungkin Bapak dan Ibu ada yang tertarik tentang peristiwa pembentukan daratan 
dan lautan yang dikaitkan dengan ilmu pengetahuan kebumian yang ditulis oleh 
Awang S.

Wassalam,

Herman Moechtar



----- Forwarded Message ----
From: Awang Satyana <[email protected]>
To: IAGI <[email protected]>; [email protected]; Forum HAGI 
<[email protected]>; Geo Unpad <[email protected]>
Sent: Mon, June 9, 2008 10:36:07 AM
Subject: [Geo_unpad] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1


Kejadian 1 : 9 ”Berfirmanlah Allah : ”Hendaklah segala air yang di bawah langit 
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah 
demikian. 10. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu 
dinamaiNya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Bagaimana ilmu geologi menerangkan ini ? 

Di sini Alkitab menunjukkan bahwa kerak Bumi berubah membentuk suatu cekungan 
yang besar, tempat berkumpulnya air, sementara di tempat lain mencembung 
membentuk daratan. Bagaimana menjelaskan asal muasal proses ini ? Bila kita 
memeriksa buku-buku geologi atau oseanografi, pada umumnya jawaban tentang asal 
cekungan samudra adalah berhubungan dengan pemekaran dasar samudra – sebuah 
proses tektonik lempeng. Itu benar untuk perkembangan Bumi yang lebih lanjut. 
Yang dimaksud di sini adalah lautan dan daratan pertama, yang lebih tua dari 
4000 juta tahun (walaupun tak ada kerak samudra yang lebih tua umurnya daripada 
200 juta tahun karena proses re-cyling siklus Wilson), apakah tektonik lempeng 
telah beroperasi lebih tua dari 4000 juta tahun, tepatnya 4500 juta tahun yang 
lalu ? 


Pembuat cekungan samudra dan cembungan daratan pertama mungkin bukan tektonik 
lempeng, melainkan : (1) sistem planet ganda Bumi-Bulan (di Tata Surya, Bulan 
adalah satelit paling besar relatif terhadap planet yang diedarinya, maka 
Bumi-Bulan sering disebut juga sistem dua planet – planet ganda), dan (2) 
prinsip isostasi mantel-kerak Bumi

Melalui perhitungan dan pengukuran langsung para ilmuwan menemukan bahwa rotasi 
Bumi makin melambat (melambat beberapa mikro-detik setiap harinya) dan Bulan 
makin menjauhi Bumi sebanyak 4 cm/tahun. Dulu berarti bahwa rotasi Bumi lebih 
cepat dan Bulan lebih dekat.

Lebih dari empat milyar tahun yang lalu, Bulan begitu dekat dengan Bumi, bisa 
dibayangkan berapa besar gravitasi Bumi-Bulan saling tarik-menarik. Titik 
terdekat diperkirakan di tengah sebuah permukaan Bumi yang kita kenal sekarang 
sebagai titik tengah Samudera Pasifik. Dapat diduga, bahwa mulai menjauhnya 
Bulan menimbulkan cekungan ke arah mana air dari segala tempat mengalir dan 
berkumpul, dan meninggalkan benua besar bernama daratan di sisi Bumi yang lain. 
Setelah itu, dengan berjalannya zaman demi zaman geologi, pergeseran benua 
melalui tektonik lempeng membuka dan menutup laut-laut di seluruh permukaan 
Bumi 
seperti yang kita lihat sekarang ini.

Timbul pertanyaan susulan, darimana asal Bulan sehingga ia begitu dekat dengan 
Bumi pada awalnya ? Selama perkembangan astronomi, kita punya beberapa 
mekanisme 
kejadian Bulan yang diajukan. Tetapi berdasarkan analisis dan pemelajaran 
contoh 
tanah dan batuan Bulan yang dibawa misi Apollo dan wahana Rusia, penjelasan 
yang 
paling mungkin adalah bahwa Bulan terbentuk dari debris Bumi ketika sebuah 
objek 
seukuran Mars membentur Bumi sekitar 50 juta tahun setelah Bumi terbentuk. 
Akresi material di luar angkasa kemudian membentuk Bulan pada 4500 juta tahun 
yang lalu. Dua ratus juta tahun kemudian (4,3 Ga –milyar tahun yang lalu) kerak 
Bulan telah membeku dan siap melakukan “tarik tambang gravitasi” dengan Bumi. 
Bumi dan Bulan saling tarik-menarik. Dalam tarik-menarik itu, dalam tidal 
oscillation yang dikirim masing-masing benda langit ini sangat mungkin terjadi 
pencekungan dan pencembungan di kedua permukaannya.

Timbul lagi sebuah pertanyaan mendasar tentang hubungan Bumi-Bulan yang sulit 
dicari jawabannya. Mengapa gravitasi dan gaya pasang antara Bumi dan Bulan 
lebih 
dari empat milyar tahun lalu saat mereka begitu berdekatan tidak menghancurkan 
keduanya ? Bagaimana bisa ?

Satu-satunya “bagaimana” yang dapat kita bayangkan adalah bahwa gaya pasang 
(tidal oscillation) dan gaya gravitasi antara Bumi dan Bulan terhenti dalam 
selang waktu tertentu beberapa milyar tahun yang lalu, atau ada sesuatu yang 
berasal dari luar sistem Bumi-Bulan yang ikut berperan. Peristiwa ini, 
pembentukan sistem yang tidak dapat dijelaskan secara geologi dan astronomi, 
dan 
merupakan satu-satunya sistem planet ganda yang diketahui sangat dekat dengan 
bintang induknya (Matahari), harus dianggap merupakan suatu keajaiban dalam 
Kitab Kejadian. 


Penjelasan lain tentang kejadian daratan dan lautan pertama datang dari prinsip 
isostasi. Dari bukti seismik diketahui bahwa kerak benua (tebal 30-40 km) 
enam-delapan kali lebih tebal daripada kerak oseanik (5 km). Kerak benua juga 
punya densitas yang lebih rendah (2,7 g/cc) dibandingkan kerak oseanik (2,9). 
Akibatnya, karena prinsip isostasi, kerak benua yang lebih tebal dan lebih 
ringan harus duduk lebih tinggi daripada kerak oseanik yang lebih tipis dan 
lebih berat.

Bagaimana satu segmen kerak Bumi mesti terangkat sementara segmen yang lain 
mesti tenggelam untuk mempertahankan kesetimbangan isostasi ? Ada beberapa 
penjelasan : mantel harus cukup plastis untuk mengalir dari atau ke 
tempat-tempat berbeda sebagai respon terhadap perubahan-perubahan level kerak 
Bumi di atasnya., kerak dan mantel atas secara fisik harus berubah menjadi fase 
yang lebih padat atau kurang padat sehingga berubah hubungan massa-volumenya, 
atau terjadi kedua proses tersebut. Ketika puncak gunung dierosi, gunung justru 
akan diangkat lagi makin tinggi oleh isostasi –namun diskontinuitas 
M/Mohorovicic- nya tenggelam, seperti terjadi ketika daratan terangkat setelah 
massa es di atasnya lebur. Karena prinsip isostasi pula, aksi ini telah 
direspon 
oleh kerak samudra di dekatnya yang tenggelam (tetapi M discontinuity di bawah 
kerak samudra terangkat –hanya kerak samudra harus semakin padat). Begitulah 
keindahan kesetimbangan isostasi bertanggung
jawab kepada pembentukan cekungan lautan/samudra dan cembungan daratan/benua.

“Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub, “Di manakah engkau, ketika Aku 
meletakkan dasar Bumi ? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian ! (Ayub 
38 : 4).

Salam,
awang

__._,_.___ 
Messages in this topic  (1)  Reply  (via web post)  | Start a new topic  
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[email protected]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[email protected]>
Sandiaji '94 <[email protected]>
Wanasherpa '97 <[email protected]>
Satya '2000 <[email protected]>
Andri'2004 <[email protected]> 
MARKETPLACE
Blockbuster is giving away a free trial of Blockbuster Total Access to smart 
movie lovers like you.   

 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 

Visit Your Group  | Yahoo! Groups Terms of Use  | Unsubscribe  
Recent Activity
        *  4
New MembersVisit Your Group  
Curves on Yahoo!
A group for women
to share & discuss
food & weight loss.
Weight Loss Group
on Yahoo! Groups
Get support and
make friends online.
Healthy Living
Learn to live life
to the fullest
on Yahoo! Groups.
. 
__,_._,___    


      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke