Terima kasih Pak 
 
ambo tertarik jo istilah sederhana bermakna tinggi "budaya tanya-tanya lintas 
generasi " . 


Semalaman ambo mematuik matuik kalimat ko.. akhirnya ambo maangguk angguk ..

bertanya/belajar pada para senior belajar tentang masa lalu  bertanya/belajar 
 pada generasi yang lebih muda kita belajar untuk masa depan karena belajar tak 
pernah berhenti hingga kita dihentikan.

Salam 
Zulkarnain Kahar 
"There is only one boss - the customer. He can fire everybody in the company 
simply by spending his money somewhere else."
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of 
Mochtar Naim
Sent: Wednesday, October 27, 2010 8:10 AM
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]
Cc: Mochtar Naim; [email protected]; [email protected]
Subject: [...@ntau-net] TANYA-TANYA, KEK .....
 
 Perintang waktu:                                        
                                                                 
                   tanya-tanya, kek .....
Mochtar naim
 
Tanya-tanya, kek...
     demikian setiap kali kalau ketemu dengan cucu-cucu yang sekarang jumlahnya 
baru selusin, dari 4 anak. Yang tertua sekarang di negeri belanda melanjutkan 
studinya di bidang ekonomi internasional di tilburg. Nomor 2 terkecil, laki2, 
kls 2 sd, sekarang di australia, dengan bundanya yang sekarang sedang mengambil 
s3 di griffith  u, brisbane. Sedang yang terkecil, perempuan, masih di tk, di 
jakarta. 

     ini yang masih di tk ini, Rahma Amira namanya, bijak sekali. Sudah bisa 
berhitung sampai hitungan miliaran dan bahkan triliunan. Misalnya kalau 
ditanya, 
tanpa ragu-ragu, langsung dijawab, berapa 7 triliun ditambah 5 triliun. Sekejap 
keluar jawabannya, dan selalu tepat. Berapa 18 miliar  dikurang 9 miliar, 
juga spontan keluar jawabnya yang tepat.  Tak sia2 rupanya ayahnya jebolan ui 
jur metalurgi, kerja di garuda, mengasah otak anaknya dengan tanya2 seperti itu.
     budaya tanya-tanya lintas generasi ini rupanya bukan saja mencerahkan dan 
dialogis sifatnya tapi juga merangsang anak2 untuk selalu memakaikan logika dan 
kecerdasan intelektual, dan sekaligus emosional dan spiritualnya. Dua kakaknya 
yang di kelas 3 dan 2 sd yang masuk sekolah izhari di lebak bulus baru hafal 2 
juz al quran, juz 30 dan 29. Dan dua2 praktis hafal seluruh nama2 negara dan 
ibukota negara di dunia ini, di samping belajar bahasa inggeris dan arab, 
secara 
aktif.
    melalui penghafalan lalu mengingat, di samping ketangkasan 
esq lain2nya, adalah kunci keberhasilan orang jepang dan cina sekarang dan 
selama ini. 

    mari kita belajar sampai ke negeri cina sekalipun, seperti suruhan 
rasulullah itu.
 
Mochtar naim
271010

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke