Assalamu'alaikum wr wb. Prof K suheimi yth:Terima kasih atas tulisan2nya yang sangat2 berguna dansebagian saya berikan pada anak2 saya.InsyaALLAH saya akan ke Pekanbaru nanti malaqm.Kalau pak Emi lagi di Pekanbaru ,saya akan berusaha mampir ke PMC besok. Terimakasih sebelumnya,wassalam
Hilman Mahyuddin. 67 - Jakarta. 2010/10/28 <[email protected]>: > > بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ > السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ > > Baru saja ssaya dapat kiriman dari anak saaya dr Ihsan spog yang baguss jadi > renungan > > • WORTEL, TELUR dan KOPI. • > > Seorang wanita yang baru saja menikah, datang pada ibunya dan mengeluh soal > tingkah laku suaminya. > > Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami: keras > kepala, suka bermalas-malasan, boros, dsb. > > Wanita muda itu berharap orangtuanya ikut menyalahkan suaminya. Namun betapa > kagetnya dia karena ternyata ibunya diam saja. Bahkan sang ibu kemudian malah > masuk ke dapur, sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya. > > Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih. Sang ibu > menuangkan air panas mendidih itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan. > > Di gelas pertama ia masukkan TELUR. > > Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL. > > Dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI. > > Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan > hasilnya: > > WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK, > > TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS, > > dan KOPI menghasilkan aroma yang HARUM. > > Lalu sang ibu menjelaskan: > > "Nak, MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, bagaimana sikap > kitalah yang akan menentukan dampaknya. > > Kita bisa menjadi: > > Lembek seperti wortel. > > Mengeras seperti telur. > > Atau harum seperti kopi. > > Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air...mereka malah berubah oleh > air, sementara kopi malah mengubah air, membuatnya menjadi harum." > > Dalam tiap masalah, selalu tersimpan mutiara iman yang berharga. Sangat mudah > untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap > percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang? > > Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang. Ada yang > menjadi lembek, suka mengeluh, dan mengasihani diri sendiri. Ada yang > mengeras, marah dan berontak pada Tuhan. Ada juga yang justru semakin harum, > menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA. > > Ada kalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNYA. Apa tujuannya??? Agar kita > belajar percaya dan setia! Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa > DIA selesaikan!. > > وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ > > > Tulisan ini bisa dibaca pada > http://hospital-pmc.com/ > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
