Nurdin Halid JURU KUNCI
 
Dari berbagai diskusi yang cukup dinamis di palanta RN yang saya ikuti dan 
nikmati sehubungan tewasnya Mbah Maridjan si juru kunci Gunung Merapi sangat 
menarik sekali, perdebatan dan diskusi cukup panas berbagai pendapat tumpah 
ruah 
tentunya perdebatan yang cukup seru ini dipicu masing-masing melihat dari sudut 
pandang yang berbeda mulai dari sisi agama, budaya, tradisi, sosial dan lain 
sebagainya dalam membahas sosok Mbah Maridjan yang menjadi juru kunci Gunung 
Merapi.Begitulah orang minang yang terkadang dalam berdebat dan berdiskusi 
cukup 
“egois” dan tangguh dalam mengeluarkan pendapat malah terkadang terkesan tidak 
mau kalah seperti dalam sebuah ungkapan “pasaran” yang sangat terkenal “jaankan 
ka kalah podo se indak namuah”
 
Aha..saya sangat menyukai sekali ungkapan ini, saya pikir ini juga yang membuat 
si minang merantau cukup tangguh serta mempunyai daya juang yang tinggi di 
rantau orang dalam mencari hidup, ungkapan ini saya lihat dari sisi positifnya 
saja agar kita di rantau dengan semangat yang “pantang kalah” berusaha dan 
berjuang hidup untuk lebih sukses lagi dalam meraih cita-cita yang didambakan
 
“Jaankan ka kalah podo sajo indak namuah” ungkapan ini bertambah serasi sekali 
dipadukan dengan “jalan baduo nak ditangah, jalan surang nak duluan”
 
Lalu kalau tidak berjalan gimana ya...ada yang tahu
 
Dari semua diskusi dipalanta tewasnya Mbah Marijan nah sebuah pernyataan yang 
sangat menggelitik saya di BBM Group yang di posting oleh Pak taufik Rasyid
 
 
“Pengganti Mbah Maridjan sdh ditetapkan oleh Sultan yaitu Nurdin Halid krn 
terbukti selalu membawa PSSI menjadi JURU KUNCI..”
 
Kalimat diatas saya kutip dan saya update status FB, inilah beberapa komentar 
dari teman FB saya
 
 
Zul Amri Piliang : He...hee . The right man on the right place
 
Nel Rosa Sikumbang : sato galak sajo..... hhahahahahaha....
 
Reni Ancol : da da da, jaan talampau mambanci urang, beko jatuh cintrong loh he 
he he peaceee
 
Husna Laila Yusran (Neneng) : Baralek gadang wak tu mah da JeP...
Yessemania : DaAndi........kalau mbah Marijan juru kuncinyo gunuang marapi 
maningganyo pas gunuang marapi mengeluarkan lahar panas, kok Nurdin Khalid 
koooooooo???????
Irwan Khalis (Adek) : Нёнё☺☺нёнё☺☺ itulah keahlian kito turun temurun! Nurdin 
sudah Pengalaman sekali Jadi JURU KUNCI! Mudah2an setelah di transfer ke 
Merapi! 
PSSI bisa ubah Nasibnya!!! Begitu kan yah???
 
 
Lalu saya mengomentari seperti ini
@Pak ZAP, saya sebagai pencinta sepakbola sangat prihatin dengan TimNas (PSSI) 
yang diurus NH Pak, sudah banyak tulisan saya seputar pengurusan NH dan 
orang2nya begitu juga kritik yg sangat pedas dari tokoh2 olah raga dan 
sepakbola 
Indonesia, kedepan Bola kita ini seperti yang Pak ZAP bilang harus dipimpin 
orang betul, profesional,indenpenden jauh dari berbagai kepentingan golongan, 
politik dan kekuasaan...semoga
@Ni Nel dan Reni, tertawa dan tertawakanlah si NH dengan sinis yang membuat 
sepakbola kita jalan ditempat dan malah jalan kebelakang alias tanpa prestasi 
bahkan untuk tingkat negara ASEAN yang secara tradisi kita adalan "Macan Asia 
Tenggara" sekarang paling banter itupun susah payah hanya masuk 4 besar saja
 
@Neneng..maksudnya jika NH nggak di PSSI lagi jadi juru kunci pengganti si Mbah 
kita baralek gadang ?....setujuuu Neng paling tidak kita bantai Ayam Kampuang 
jantan mudo nan kuriak gak saikua lalu wak buek kalio..duduak basamo klga 
Neneng 
...jo Klga da Jepe makannyo jo bareh baru dari kampuang Neneng sambia badoa "ya 
Allah tunjukanlah si NH kejalan yang benar (selama ini dia Sesat) mengurus PSSI 
agar sepakbola negara kami maju dan menjadi juara lagi di Asteng, disegani di 
Asia sambil menatap prestasi Dunia seperti jamannya Roni Paslah, Iswadi Idris, 
Roni, Johanes Auri, Andi Lala, Waskito,Hadi Ismanto, Anjasmara, Sutan Harhara, 
Nobon, Suhatman, Simson Rumapasal, Rully Nere, Rudi Kelces dan banyak lagi..Amin
 
 
@Yesse..kemungkinan asok se baru kalua si NH lah tunggang langgang lari (dari 
tanggung jawab) mambaok kunci..kan co itu "ngeles" doi kalau PSSI gagal 
maning..gagal maning
 
@Adek..Trims komennya harapan adek, harapan da Jepe dan harapan kita semua 
pecinta sepakbola, saking parahnya PSSI diurus NH kita sudah berbicara seperti 
yang Adek bilang "PSSI bisa ubah Nasibnya!!!" Jika si NH di ganti kelak, we 
hope 
so
 
Ya seperti kata Pak TR selama kepemimpinan Nurdin Halid (NH) sepak bola 
nasional 
kita memang tanpa prestasi di tingkat Asia tenggara saja kita dibawanya menjadi 
Juru Kunci jika sudah masuk empat besar, sedih dan sangat memprihatinkan. 
Selagi 
NH mengendalikan PSSI dia akan selalu membawakan “Tarian Poco-Poco” dalam 
mengendalikan organisasi tertinggi sepak bola Indonesia (PSSI) , gerak langkah 
NH kelihatannya seperti maju yang sangat indah seperti tarian poco-poco tapi 
sejatinya NH kakinya jalan ditempat malah cendrung mundur. Tidak cukup bagi dia 
sebuah tamparan yang memalukan 7 gelontoran Gol ketika Timnas kita melakukan 
pertandingan persahabatan Internasional dengan Urugay, NH tidak menilai diri 
dan 
kemampuan Timnas kita yang dia urus, orang minang bilang gaya si NH yang 
mendatangkan Uruguay yang nota bene semifinalis Piala Dunia 2010 “sangat POAK 
dan UJU”
Biarlah NH yang begitu kuat dan sangat sulit dijatuhkan dari kursi Ketua Umum 
PSSI menyelesaikan masa kepengurusannya dengan membawa TimNas kita selalu 
menjadi Juru Kunci. Nurdin Halid harus lebih banyak belajar dalam mengurus bola 
pada ungkapan “Jangankan kalah, Draw saja tidak mau” apaboleh buat kelihatannya 
si NH jika berjalan sendiri ingin selalu duluan...duhhh NH..ancur deh sepakbola 
Indonesia ditangan anda.
 
Semoga kepengurusan PSSI  setelah NH mendapat tugas baru dari Sultan “menjadi 
JURU KUNCI” Gunung Merapi sesuai dengan trek rekor dia selama ini, penggantinya 
dari orang yang profesional, indenpenden, tanpa kepentingan golongan, politik 
dan kekuasaan. Orang yang sangat mencintai dan mengerti bagaimana sepak bola 
sampai denyut nadi paling halus, orang yang mengerti menjalankan organisasi 
olah 
raga yang profesional dengan tujuan akhir prestasi yang mengharumkan dan 
membanggakan negara dimata dunia. Orang yang dalam jangka pendek 
kepengurusannya 
mengambalikan nama besar Timnas Sepak Bola kita di kawasan Asia Tenggara.
 
Ahhh betul Pak TR si Nurdin Halid memang spesialis JURU KUNCI
 
Salam_Jepe/Pku, 31 Oktober 2010

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke