Sur, tarimokasi banyak penjelsannya. Jadi kalau begitu, mungkin bisa disimpulkan bahwa Perang Bonjol itu benar2 perang lokal, yang "tidak menakutkan" bagi masyarakat lain yang berada di Padang, hanya beberapa puluh km dari arena perang.
Itu mungkin beda jaman dulu jo kini. Kalau kini ado "cakak banyak" di suatu area, masyarakat di tampek lainlah ikuik panik puluo. Sekali lagi, makasih, Sur Riri 48/L/bekasi Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Lies Suryadi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 1 Nov 2010 09:14:11 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Minang Saisuak #22. Murid-murid Sekolah Radja diFort de Kock Sekolah sekuler ala Belanda pertama di Padang memang 1825. Dari kalangan pribumi waktu itu baru beberapa orang anak datuak2 dan rajo kecil di Padang yang masuk. Jelas waktu itu anak2 datuak2 dari darek belum ada yang dikirim ke sekolah itu. Konon juga kebanyakan anak itu agak malas2an sekolah. Para orang tua mereka sebenarnya juga enggan memasukkan anaknya ke sekolah itu, tapi mereka terpaksa karena mereka bekerja dengan pemerintah kolonial. Sampai lama kemudian, seperti dicatat oleh Marah Soetan, banyak orang Minang percaya bahwa siapa yang tangannya pandai menulis Latin nanti di akhirat akan dipotong jarinya oleh Allah SWT. Wassalam, Suryadi --- Pada Sen, 1/11/10, Riri Chaidir <[email protected]> menulis: Dari: Riri Chaidir <[email protected]> Judul: Re: [...@ntau-net] Minang Saisuak #22. Murid-murid Sekolah Radja diFort de Kock Kepada: "Milis RantauNet" <[email protected]> Tanggal: Senin, 1 November, 2010, 5:48 AM KIalau di eebook nan link nyo ambo dan mak Ngah lewakan, ado satu bab tentang sekolah sekuler.. Kalau di tulisan Suryadi ado angko tahun 1825, di buku itu (halaman 151) ado angko tahun 1852 dan 1925. Nan ma nan batua, "kewenangan" Suryadi lah nan menelusiri. He he Kalau ambo tertariknyo adalah: Apakah merekea tidak takut bersekolah di area yang hanya sekian puluh kilometer dari medan perang Bonjol; atau memang gaung Peang Bonjol itu memang tidak sampai ke Padang. Riri 48/L/bekasi 2010/10/31 Riri Mairizal Chaidir <[email protected]> Z, artinyo dek karano jaraknyo 2 hari perjalanan, para pendiri dan siswa sekolah (serta orangtuanya) ndak maraso takuik? Mereka ndak khawatir 2 hari lai parang tu merembet ka Padang? Riri 48/L/bekasi Powered by Telkomsel BlackBerry® From: Z Chaniago <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 31 Oct 2010 21:01:36 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Minang Saisuak #22. Murid-murid Sekolah Radja di Fort de Kock Assalamu'alaikum Ww Da Riri , dalam salah satu buku planologi ambo pernah mambaco alasan Bulando relatif mambuek jarak antar kota strategis sekitar 60 km, sarupo Jakarta - Bogor - Cianjur - Bandung...adolah 60 km adolah kekuatan pasukan infantri dapek bajalan dalam sahari .. Nah jarak Kiktinggi - Padang sekitar 141 - 36 = 100 km ....duo ari Padang - Batusangka ..duo ari juo... Dengan asumsi tsb tantu antaro Bonjol jo Padang minimal paralu wakatu tigo ari untuak marasokan asok mensiu... Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak Pada 31 Oktober 2010 17.38, Riri Chaidir <[email protected]> menulis: Nofend, Suryadi, dan Dunsanak Sadonyo. Yang menarik di ambo, Sekolah di Padang ini didirikan tahun 1825, dberarti alam periode Perang Bonjol. Apakah pendiri sekolah dan para siswanya tidak "takut" dengan perang yang terjadi di daerah yang jaraknya cuma beberapa puluh kilometer? Atau "gaung" Perang Bonjol ini tidak sampai ke Padang? Atau ke daerah asal siswa tersebut (sehingga para orang tua tidak takut menyekolahkan anaknya ke "wilayah perang") Riri 48/L/bekasi . -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau . Sayangi Danau Maninjau - -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
