Assalaamualaikum wr wb. Saya sebenarnya sangat berminat membaca tulisan pak Mochtar Naim. Dalam proses belajar tentang Sumatra Barat tulisan2 beliau tentu tidak bisa dikesampingkan sebagai refleksi masyarakat Minangkabau yang katanya egaliter dan juga beraneka ragam. Cuma sayang, tambah lama saya tambah susah memahami, apalagi dengan tulisan Bapak yang mulai mirip SMS ABG. Mohon pak, diluruskan, karena buat kami yang muda ini agak susah memahami "PdLua-Ld Laweh-KbPutiah", "kota BT", "masalah BH masuak kota BT" Sakik kapalo Pak, Wassalam, jo Maaf. ET Hadi Saputra Katik Sati 37th 11 bln sedang di Bogor.
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
