Marilah kito iriangan jo do'a, mudah-mudahan perjalanan IP ado hasianyo untuak 
kampuang kito.
Doa Pemimpin Adil

Ali Fikri Noor MA

Pemimpin yang adil ibarat bayang-bayang Tuhan, sebab pengambilan kata adil 
sendiri berasal dari salah satu nama Allah SWT, yaitu Al-Adlu (Allah Yang 
Mahaadil). Adil bermakna menempatkan sesuatu pada tempatnya yang proporsional 
dan tepat. Kebalikan adil adalah zalim, yaitu meletakkan sesuatu bukan pada 
tempat yang tepat. 

Allah SWT telah mengharamkan sifat dan perilaku zalim atas diri-Nya, dan ia 
juga 
diharamkan atas diri hamba-hamba-Nya. Perilaku adil akan menciptakan 
kesejateraan untuk rakyat. Sebagaimana zalim akan menghadirkan bencana, 
musibah, 
dan malapetaka.

Dalam hadis Qudsi-Nya Allah berfirman, "Sesungguhnya aku telah mangharamkan 
zalim itu atas diri-Ku, dan telah Aku jadikan zalim di antara kalian itu 
sesuatu 
yang diharamkan, karena janganlah kalian saling berlaku zalim.''

Dalam sebuah hadis juga diriwayatkan, ada tiga doa yang tidak akan ditolak oleh 
Allah SWT, yakni:  doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang 
adil, dan doa orang yang terzalimi (hak-haknya)." Mengapa  doa pemimpin yang 
adil itu sangat mudah dikabulkan? Karena di pundaknya terletak berbagai 
pengharapan hajat hidup orang banyak. 

Dikisahkan dalam sebuah riwayat yang masyhur,  ketika Umar bin Khattab sedang 
menjabat sebagai khalifah, saat itu Gubernur Mesir, Amr bin Ash, mengadu 
tentang 
musim paceklik hebat dan berkepanjangan yang menimpa kaum Muslimin di negeri 
itu. Sungai Nil yang menjadi sumber penghidupan rakyat banyak tak lagi 
mengalirkan air.

Umar lalu memanggil Amr bin Ash untuk datang ke Madinah. Sang Khalifah lalu 
berkata, "Wahai Amr bin Ash bawalah suratku ini lalu lemparkanlah ia ke Sungai 
Nil!" Isi surat itu berupa doa Sang Khalifah.

Dalam surat itu, Umar yang dikenal sebagai pemimpin yang adil memanjatkan doa, 
"Wahai sungai, engkau adalah makhluk Allah yang diciptakan oleh-Nya untuk 
menolong hamba-Nya yang lain, jika engkau adalah makhluk ciptaan Allah bantulah 
hamba-hamba Allah dan mengalirlah engkau!" Sejak saat itu Sungai Nil tidak 
pernah lagi mengalami kekeringan.

Rasulullah SAW bersabda, "Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan 
perlindungan Allah, pada saat itu (hari Kiamat) tidak ada perlindungan siapa 
pun 
kecuali perlindungan-Nya." Di antara tujuh golongan yang kelak akan mendapatkan 
jaminan perlindungan-Nya adalah  "pemimpin yang adil".

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan bahwa pemimpin yang adil kelak akan 
disandingkan di dalam surga bersama para nabi dan rasul, syuhada, dan  siddiqin 
(orang-orang yang membenarkan ajaran agama Islam), dan orang-orang shaleh.


Lalu bagaimana jika seorang pemimpin berkhianat? Rasulullah bersabda, "Barang 
siapa yang diangkat oleh Allah untuk memimpin suatu urusan rakyatnya, kemudian 
ia meninggal dunia, di mana saat ia meninggal dunia ia sedang berkhianat kepada 
rakyatnya, maka tiada lain kecuali telah Allah haramkan baginya masuk surga.'' 

Sumber: http://koran.republika.co.id/koran/25/122242/Doa_Pemimpin_Adil

Dedi N


      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke