Warga Salatiga Kekurangan Masker
Sabtu, 6 November 2010 | 17:44 WIB

SALATIGA, KOMPAS.com - Ribuan warga Kota Salatiga, Jawa Tengah, kekurangan 
masker untuk menapis debu yang disemburkan Gunung Merapi menyusul meluasnya 
sebaran abu vulkanik Merapi ke berbagai daerah, termasuk kota mungil berhawa 
sejuk ini.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan 
Kesehatan Kota Salatiga, Pramusinta, Sabtu (6/11/2010) mengatakan, kebutuhan 
masker untuk masyarakat sekitar 176.000, namun pihaknya hanya mampu membagikan 
sekitar 5.000 masker.

Masker tersebut dibagikan kepada anak-anak di sekolah. "Kami kekurangan stok 
masker. Ketika kami mau membeli di toko-toko dan apotek, semuanya sudah ludes 
dibeli warga," katanya.
... dst..lihat di:

http://nasional.kompas.com/read/2010/11/06/17441580/Warga.Salatiga.Kekurangan.Masker

Yah, bagaimana ya? Ini perlu disegerakan, karen setiap orang prlu bernafas 
dengan udara tersaring bersih. Mudah-mudahan walaikota Salatiga dapat 
mengordernya segera. 

Untuk masa depan perlu juga dipikirkan Mask Bra untuk Asap Kebakaran Hutan dan 
Abu Letusan Gunung Berapi. 

Mudah-mudahan Pak Gubernur kita  yang baru akan pulang dari Munchen, dapat 
memikirkan lebih dini tentang persiapan Masker ini. Siapa tahu bencana alam di 
masa depan memerlukan logistik khusus ini. 

Lebih-lebih lagi di Muchen mungkin blaiau ada melihat "barang baru" yang 
berguna. Saya bayangkan, beliau tidak usah malu-malu untuk membawa sample "Mask 
Bra" dan para sponsor beliau di Jerman tidak lupa "manyalekkan"nya di kopor 
baliau. Ingin kita melihat beliau mencontohkan cara pemakaiannya jika ada 
disaster Peletusan Gunung Talang atau Asap Pembakaran Hutan nanti.

silakan lihat upacara Penerima Hadiah Noble:

http://www.guardian.co.uk/education/video/2010/mar/09/ig-nobel-gas-mask-bra

Mungkin MakNgah paralu mambawo Mask Bra ko agak sapasang bilo-bilono pulang 
nanti heeh? Paguno bana tu barangkali, karano MakNgah acok kohor-kohor....

Salam,
--Nyiak Sunguik
Sjamsir Sjrif

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke