Kajadian nan samo tajadi lo di Jatiluhur tahun lalu.

Ratusan Ikan di Waduk Jatiluhur Mati 
>2009-02-11 21:03:03
>
>Metrotvnews.com, Purwakarta: Ratusan ton ikan siap panen di Waduk Jatiluhur, 
>Purwakarta, Jawa Barat, mati mendadak. Kejadian serupa juga terjadi di Danau 
>Maninjau, Sumatra Barat.
>
>Pantauan Metro TV, ikan yang mati rata-rata berusia tiga bulan. Ikan-ikan 
>tewas 
>akibat kurang oksigen karena perubahan cuaca serta adanya endapan di dasar 
>danau. Endapan terjadi akbiat arus bawah.
>
>Awal Januari silam, kejadian serupa terjadi di Danau Maninjau. Ketika itu 700 
>ton ikan siap panen milik warga tiba-tiba mati. Akibatnya warga merugi Rp 70 
>miliar hingga Rp 80 miliar.(ICH) 

Dek kajaiannya lah baulang-ulang, apokoh indak bisa diajadikan pelajaran bagi 
pamarentah dan masyarakat nan bataranak ikan tu. Baraso didanau/waduk indak 
bisa 
dijadian tampek bataranak ikan dalam karamba. 

Ambo yakin masyarakat lah tau akibat dari bataranak ikan didanau dalam karamba, 
dima ikan tu dipaso gadang jo caro diagiah makanan jadi babantuak pelet. Kan 
indak sadonyo pelet tu dimakan dek ikan tadi, sabagian pasti ado nan indak 
tamakan (manjadi rimah), rimah-rimah ko lamo-lamo manumpuakno didasar danau, 
akibatno terjadi ketidak seimbangan kimia di dasar danau karano aia danau 
buliah 
dikatoan lambek pergantiannyo/alirannyo. Manuruik ambo ikolah panyababnyo 
ikan-ikan tu mati. (ditunggu komen Pak Marindo Palar - urang kimia).

Jalan kaluanyo manuruik ambo adolah, malarang masyarakat untuak bataranak ikan 
dalam keramba di didanau, dan dipindahkan ka sungai nan ado disakaliliangnyo. 
Salain marusak pamandangan, juo aia danau babaun busuak. Turih datang ka 
maninjau untuak manikmati aia danau nan janiah kan.


Dedi N


________________________________
From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
To: Rantau Net <[email protected]>
Sent: Mon, November 8, 2010 10:22:27 AM
Subject: Re: [...@ntau-net] DUKA MANINJAU

Saya ikut berduka dengan musibah baru ini. Mengingat musibah ini telah terjadi 
berulang kali, saya ingin tahu persisnya apa yang menyebabkannya dan bagaimana 
cara mencegah dan memperkecil kerugian masyarakat ? Benarkan kematian massal 
itu 
disebabkan oleh kuatnya angin yang menyebabkan keruhnya air danau ? Ataukah 
karena naiknya belerang dari dasar danau eks kaldera ini ?
Wassalam,
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: "sjamsir_sjarif" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 08 Nov 2010 02:52:40 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] DUKA MANINJAU

Senin, 08 November 2010
DUKA MANINJAU
Seribu Ton Ikan Bergelimpangan
AGAM - Singgalang Hampir seribu ton ikan jaring apung di Danau Maninjau mati 
bergelimpangan dan menyebar bau busuk. Permukaan danau terlihat memutih 
diselimuti bangkai ikan yang mengapung.

Selanjutnya lihat di:
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1722

--MakNgah
Sjamsir Sjarif


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke