Pak Riri jo sanak sapalanta,

soal pasal2 tu, bialah Mendagri nan mancari.
Kok ambo aliah lo karajo tu, tambah panyiang jadinyo..:))

Alhamdulillah, gub IP alah manampakkan kebesaran jiwa dengan caro maminta
maaf, walaupun sadang manunggu di Dubai karano pesawat tahalang abu Merapi.
Antah usulan ambo lai sampai antah indak, atau adoh usulan dari nan lain
atau dari diri IP sendiri, ambo lah sanang mambaconyo.

apolai adoh berita gub IP akan segera ka Mentawai mangawani Menkominfo.
Mudah2an lai agak 5 hari di sinan....

Mudah2an usulan nan nomor 2, 3 jo 5 lai dijalankan pulo.
Kok nan nomor 4, manuruik kenalan di Jerman nan datang di acara tu.........

Wassalam
fitr tanjuang

  http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1719

  Gubernur Minta Maaf

Padang, Singgalang
Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno menyatakan, sebagai manusia biasa yang
tidak luput dari kelupaan dan kekilafan, mohon maaf kepada seluruh lapisan
masyarakat karena kunjungan kerja ke Jerman. Kepergiannya itu, telah
menimbulkan pro kontra dalam masyarakat.
Kutipan permintaan maaf itu disampaikan Humas Pemprov Surya Budhi, di
Padang, tadi malam.
“Kunjungan kerja ke Jerman tersebut dalam rangka memenuhi undangan Dubes RI
di Berlin pada 31 Agustus 2010, segala urusan di Sumbar dengan kepercayaan
penuh diserahkan kepada Wagub Muslim Kasim yang sangat berpengalaman, “ kata
Irwan sebagai dikutip Surya Budhi.
Menurut dia, tidak ada niat sedikitpun melukai hati masyarakat yang tertimpa
musibah di Mentawai. “Karena itu saya bersama Wapres dan unsur Muspida serta
SKPD lainnya merupakan rombongan pertama yang terjun langsung melakukan
identifikasi dan koordinasi untuk melakukan penangan korban gempa dan
tsunami Mentawai,” katanya.


2010/11/6 Riri Chaidir <[email protected]>

> Fitr, Mak Ngah, dan Dunsanak Sadonyo.
>
> He he, ambopun lah mambaco berita nan disabuik Fitr itu. Tadi ambo batanyo
> ka FItr, siapa tahu bisa membantu Mendagri untuk "mencarikan pasal" untuak
> mengenakan sanksi ka Gubernur Sumbar.
>
> Penjelasan Gubernur yang dilewakan Mak Ngah menarik juga. Yang saya
> tangkap, Gubernur beranggapan bahwa ijin ke luar negeri diberikan oleh
> Kemendagri. Kalau di aturan mainnya, oleh Presiden (menurut Inpres),
>  berdasarkan Rekomendasi Mendagri (Permendagri).
>
> Pertanyaan ambo, kok ndak ado staf beliau nan manganakan tentang peraturan
> ko?
>
> Riri
> 48/L/bekasi
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke