Dunsanak Sadonyo.
Iko purely OOT, Silahkan langsuang di delete kalau ndak berkenan Mambaco TBM (bukan Sanak TGM), takana dek ambo carito tentang Tender Pembuatan Terowongan di suatu negara Antah Berantah. Setiap Calon Kontraktor diminta menyebutkan harga dan mempresentasikan break down harga penawarannya. Kontraktor I (dari Eropa): Kami menawarkan harga 10 juta euro. Memang agak tinggi, tapi karena kami membuat rencana yang sangat detail serta akan menyajikan tata ruang yang sangat artistic… Kontraktor II (dari Jepang): Soal harga, kalau di kurs kan, kurang lebih sama dengan yang ditawarkan Kontraktor Eropa. Kami tidak usah bercerita panjang lebar tentang teknisnya, cukup Anda ingat bahwa kami punya banyak sekali terowongan di negara kami, itu bukti pengalaman kami. Kontraktor III (ruponyo urang Awak): Kalau ambo cukuik 100 juta rupiah, Pak. Ambo menawarkan penghematan yang luar biasa, karena tidak menggunakan survey, tanpa peta satelit, desain, dan juga indak pakai TBM do. Tenaga kerja pun dibatasi … Ketua Tim Lelang takajuik: Hah? Baa caronyo kok bisa samurah itu: Kontraktor III: “Ambo baduo jo kawan. Kami pakai sekop ciek surang. Ambo mulai manggali dari subarang siko, kawan ambo mulai dari subarang sinan. Beko lamo2 kami basuo di tangah. Artinyo lah salasai terowongan Apak. Ketua Tim Lelang: “Hah? Tanpa peta satelit? Bagaimana kalau ternyata Anda tidak ertemu dengan kawan Anda? Kontraktor III: “Artinyo apak bauntuang, dapek duo terowongan sekaligus. Apak cukuik manambah 25% sajo untuak tambahan terowongan tu …” Riri 48/L/Bekasi From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Darwin Chalidi Sent: Thursday, November 11, 2010 9:20 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] TBM (Tunnel Boring Machine) dari Jerman Salah satu model Tunnel yang dibuat di New Delhi, Mudah2an Tunnel dari Sawahlunto ke Padang akan terealisasi pulo dek Gubernur IP nan baru baliak dari Jerman Salam, Delhi metro rupanya sudah siap. Mereka menggunakan TBM (Tunnel Boring Machine) dari Jerman . -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
