Dunsanak yang saya hormati,

Sejenak  kita merenung mengenai bencana yang melanda bumi Indonesia akhir-akhir 
 
ini, dan disepanjang pengamatan saya di lapangan ada yang menarik untuk  
disimak, diantaranya:

1. Gempabumi dan Tsunami Aceh di penghujung  2004. Lebih dari 250.000 orang 
meninggal dunia dan anehnya terutama  mesjid masih berdiri tegak, makam 
terselamatkan termasuk rumah adat  bersejarah tidak terluluhkan.
2. Gempabumi Jogyakarta 2006 menelan  ribuan korban manusia, sarana dan 
perumahan hancur luluh. Bencana  meletusnya G. Merapi sekarang telah menelan 
korban lebih dari 200 orang.
3.  Gempabumi di Sumatera Barat pada 2007 menelan korban manusia kurang  dari 
100 orang, akan tetapi sebagain besar mesjid termasuk musola  berikut rumah 
gadangnya rusak berat, dan tentunya sebagian  besar perumahan mengalami 
kerusakan pula. Dan gempabumi pada 2009  disamping menelaan korban manusia juga 
telah merusak kota-kota besar  terutama Kota Padang, dan kota besar lainnya. 
Kini gempabumi dan tsunami  Mentawai telah menelan korban manusia pula lebih 
dari 400 orang.
4.Gempabumi,  longsor dan banjir hampir setiap tahunnya terjadi di Jawa Barat  
Selatan, dan berbagai penyakit aneh muncul pula di wilayah ini. Akibat  bencana 
alam tersebut telah menelan korban manusia termasuk rusaknya  infrastruktur 
meski tidak sebesar di ketiga wilayah di atas.

Nah,  apabila disimak mulai dari kebudayaan masa lalu dan bandingkan dengan  
kondisi atau keadaan sekarang di setiap wilayah tersebut di atas mungkin  
seyogianyalah dapay dijadikan suatu wacana pemikiran yang menarik untuk  
dikedepankan.

Semoga bermanfaat dan wassalam,

HM/60 th/Bdg.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke