بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Nikah Oleh Masriadi Lc Ma Alhamdulillahi hamda saqirin, sholatan wassalaman ala khairil mursalin, sayyidina wamaulana muhammadin sholallahu alaihi wassalam. Allahumma sholi wa salim wabarik ala sayyidina Muhammad wa ala alihi wasahbihi ajmain. Robbi shrohli sodri, wayassirli amri, wahlul uqdatan bilisani yafqohu kauli. Allhaumma alimna majahilna wazakirna ma nasina, waftah alaina min khoza ini rahmatika ya arhamarohimin. Ya allah, ajarkan lah kepada kami apa yang tidak kami ketahui, dan ingatkanlah kami apa yang kami lupa dan bukakanlah kepada kami ya allah pintu rahmatmu wahai yang maha pengasih lagi maha penyayang. Amin ya rabbal alamin. Muslimin muslimah jamaah mesjid al fath yang diberkati allah swt. Syukur alhamdulillah, malam ini kita telah hadir di tempat ini memenuhi undangan tuan rumah yang terhormat prof. dr. h .K suheimi. Selaku pengurus dan penyelenggara program kita ini. Mudah2an dengan program seperti ini dapat menambah ilmu pengetahuan kita dalam berbagai hal berkaitan dengan agama kita Dan shalawat dan salam mari kita kirimkan kepada nabi muhammad saw. Allahumma shalli wassalim wabarik ala sayyidina muhammad, wa ala alihi wasahbihi waman tabiahum bi ihsanin ila yaumiddin. Bapak2 ibu2 muslimin wa muslimah yang dirahmati allah swt. Sebagaimana yang kita ketahui dari jadwal yang telah diberikan kepada kita bahwa pada malam ini insyalaallah kita membuka program kita untuk satu tahun yang akan datang. Dan kebetulan saya diletakkan diurutan ke satu. Jadi sebenarnya amat besar resikonya, sebab dimanapun yang dihadapan ini akan lebih dahulu menjangkau gesekan2 yang akan terjadi. Keberhasilan dan kegagalan majelis ini tentu saja berada di tangan saya. Kalau nanti tidak menarik, boleh jadi gagal. Oleh sebab itu saya terlebih dahulu mohon maaf biala dalam penyampaian ini terdapat kekurangan2, mudah2an segala kekurangan itu boleh kita tutupi dengan ilmu pengetahuan yang telah ada di dalam hati kita. Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh allah swt, sebagaimana kita ketahui bahwa program ini continue, dalam bahasa malaysia berterusan. Insyaallah dalam satu tahun kita membahas masalah yang lain tetapi masih berada dalam konteks yang sama. Dan insyaallah pada malam pertama ini kita membincangkan tentang fiqh keluarga. Mungkin diantara kita masih ada yang belum pernah mendengar istilah fiqh keluarga. Biasanya kalau kita sebut istilah fiqh, sinonimnya adalah ibadah. Orang selalu menggambarkan bahwa fiqh itu berkaitan dengan ibadah sembahyang, ibadah haji dan ibadah lain2. sebenarnya konteks fiqh itu mencakupi segala aspek kehidupan kita. Dan konteks fiqh keluarga ini bila kita lihat dalam buku fiqh , dia sebenarnya berada dalam bab, ahwal syakhsiah. Tapi saya lebih menyukai istilah fiqh keluarga berbanding ahwal syakhsiah karena lebih dekat ditelinga kita. Kalau kita sebut akhwal syakhsiyah mungkin terlalu asing. Mengapa fiqh keluarga ini perlu kita bincang. Sebagaimana kita ketahui bahwa keluarga adalah asas tercipatanya suatu masyarakat yang baik. Jika keluarga baik, insyaallah masyarakat akan baik. Dan keluarga ini lah yang akan memnbentuk generasi2 islami. Kesannya bukan hanya untuk keluarga itu sendiri tapi dalam konteks yang luas dia memberi manfaat banyak kepada masyarakat. Sekarang mungkin selalu kita dengar ada remaja2 yang terlibat dengan narkoba, mungkin ini disebabkan karena kegagalan dalam rumah tangga. Dan banyak lagi kesenjangan atau perilaku2 yang tidak baik dilingkungan kita yang semuanya bersumber dari kegagalan dalam keluarga ini. Oleh sebab itu kita menginginkan mempunyai satu panduan yang lengkap yang sesuai dengan agama kita. Bukan selama ini kita tidak punya panduan. Tapi jarang mungkin diantara kita yang mencoba untuk mencari bagaimana prinsip agama dalam menilai suatu keluarga. Yang kedua mungkin memberikan panduan tentang keluarga berdasarkan syariat islam. Saya ada satu buku yang sebenarnya khusus membincangkan kelluarga. Yang berjudul al usrah tahta riayatil islam. Keluarga dibawah naungan islam. Jadi disana kita belajar bagaimana mengislamisasi kan keluarga. Insyaallah nanti akan kita bincangkan. Dan juga yang ketiga tujuan belajar ini adalah membentuk generasi islami yang memegang nilai2 islam dalam pembentukan keluarga seterusnya Bapak2 dan ibu2 Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh allah swt, bagaimana islam sebenarnya melihat pernikahan? Pernikahan merupakan sunnatullah yang sudah diciptakan allah swt sebagai suatu alat bagi kita yang mengemban amanah sebagai kalifah di muka bumi ini. Untuk membuktikannya kalau lah kita katakan kesempuranaan hidup itu terletak di kemewahan yang kita punya. Maka sesungguhnya orang yg paling beruntung adalah adam. Sebab adam lah manusia satu2nya yang pernah tinggal disurga. Tidak ada yang pernah menikmati kenikmatan di surga selain adam. Tapi cukupkah bagi adam? Ternyata tidak, karena beliau masih membutuhkan nikmat satu lagi yang besar. Yaitu beliau perlu kawan, yang akhirnya diciptakan lah oleh allah satu manusia lagi yaitu Hawa. Hawa diciptakan dari adam, sebagaimana dikatakan allah dalam alqur’an, dan Allahlah yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan Allah ciptakan dari adam satu lagi yaitu istrinya. Ada persoalan satu lagi disini. Adam diciptakan dari tanah, mengapa hawa tidak diciptakan juga dari tanah? Artinya apa? Hawa itu merupakan bagian dari diri adam. Kalau kita sudah merasakan satu itu bagian dari kita, sudah pasti kita sangat menyenangi dan mencintainya. Saya tidak penah mendengar orang tidak suka dengan mata atau tangannya. Apa yang menjadi bagian dari kita sudah pasti kita mencintainya sebab itu lah sunnatullah. Oleh sebab itu jika kita melihat perempuan kita suka, karena itu sudah alami dan manusiawi, memang sudah seperti itu diciptakan Allah swt. Menurut suatu hadis, perempuan itu diciptakan dari tulang yang bengkok, yaitu tulang rusuk. Bayangkan mengapa Allah mengambil tulang rusuk? Sebab di rusuk ini lah terdapatnya kasih sayang itu. Jadi laki-laki dan perempuan ini tidak dapat dipisahkan sebab perempuan itu bagian dari laki2. walaupun hidup kita bergelimang harta tapi kalau istri tidak ada, apalah artinya rumah sebesar istana. Bapak-Bapak Ibu-Ibu Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh allah swt. Dikatakan oleh Allah swt didalam alqur’an, dan diantara tanda2 kebesaran allah, allah jadikan dari diri kamu sendiri (yaitu) istri. Ini sering dibaca saat kita menikah. Bapak-Bapak Ibu-Ibu Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh Allah swt, dan kemudian Allah berikan satu lagi potensi kepada adam sebab itu belum cukup untuk menjadi khalifah, yaitu ”allah hiaskan didalam hati kita kecintaan terhadap perempuan”. Dengan demikian ada 2 potensi yang diberikan kepada kita, yaitu kesukaan terhadap nya, yang kedua adalah syahwat yang sudah ada dihati kita dan semua orang memilikinya. Tapi tentu saja Allah memberikan peraturan2 tertentu mengenai syahwat ini yaitu pernikahan yang sah. Dan allah larang mencurahkan rasa cinta ini melalui cara2 yang tidak baik, yaitu wala taqrobu zina, jangan kamu hampiri zina. Menghampiri saja tidak boleh apalagi berzina. Zina adalah jalan yang tidak baik, yang bila ditempuh maka dia akan berdampak buruk terhadap mayarakat keluarga dan individu yang melaksanakannya. Oleh sebab itu Allah swt mengatur kita dalam sebuah pernikahan yang sesuai dengan undang2 syariat yang berlaku. Pernikahan yang dilarang oleh islam adalah pernikahan badal, yaitu nikah dengan cara bergantian memakai istri masing2. selanjutnya pernikahan yang dilarang adalah pernikahan yang sang suami menyuruh istrinya yang sedang masa subur untuk tidur di rumah seorang yang dermawan yang hebat dan terpandang. Selanjutnya adalah pernikahan yang para lelaki berkumpul di sebuah rumah perempuan, dan bila sang perempuan hamil, maka semua lelaki harus datang dan tidak boleh ada yang lari. Dan saat mereka datang sang perempuan bebas memilih satu dari antara para lelaki itu. Selanjutnya adalah pernikahan yang berhimpun orang menggauli seorang perempuan. Dan saat hamil dan melahirkan maka sang lelaki akan dikumpulkan dan siapa yang mirip tampang sang anak dengan para lelaki diantara mereka maka itulah suaminya. Dan pernikahan2 seperti ini tidak boleh berlanjut terus menerus maka diutuslah Rasulullah SAW untuk memperbaiki akhlak masyarakat jahiliyah yang telah bobrok tersebut. Bapak-Bapak Ibu-Ibu Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh allah swt, islam datang dan membawa syariat baru tentang pernikahan ini, maka islam mendorong umatnya untuk menikah. Dan islam mengubah kebiasaan2 yang ada dijahiliyah dan di agama nasrani yang suka menyendiri beribadah. Islam mengubahnya melalui nabi muhammad saw. Didalam alqur’an banyak anjuran2 untuk menikah. Allah berkata, wahai sekalian manusia takutlah kamu kepada tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari satu diri yaitu adam, dan juga menciptakan darinya istrinya dan memperkembangbiakkan dari mereka berdua laki2 yang ramai dan perempuan2 yang ramai. Juga diayat lain allah berkata, allahlah yang menjadikan dari kamu istri dan memperkembangkan lagi dari istri dan suami, yaitu anak yang banyak. Bahkan Rasul juga banyak memberikan dorongan bagi yang mampu untuk menikah, yaitu, wahai sekalian pemuda, siapa yang sudah merasa sanggup diantara kamu menikah, maka kawinlah kamu. Sanggup disini adalah yang sudah sanggup memimpin dan memikul tanggung jawab keluarga. Dan kemudian rasul berkata, siapa yang mau bertemu dengan allah dalam keadaan suci lagi disucikan, maka hendaklah ia kawin. jadi kawin akan membersihkan kita dari banyak hal-hal yang tidak baik. Orang yang sudah kawin maka segala tingkahnya akan terpelihara. Kemudian ada satu lagi hadits, ada empat perkara yang merupakan 4 sunnah rasul, yaitu malu, memakai wewangian, bersiwak, dan menikah. Ada 4 golongan yang mendapat hak dari allah untuk ditolong oleh allah, yaitu orang yang sedang berperang dijalan allah, seorang juru tulis, orang yang menikah dan para jemaah haji. Allah berkata, jangan kamu membunuh anak-anak kamu disebabkan takut lapar, kami yang akan memberikan rezeki kamu dan anak2 kamu. Bapak-Bapak Ibu-Ibu Muslimin dan muslimah yang dirahmati oleh allah swt, masih banyak sebenarnya dorongan2 dari nabi yang mendorong untuk menikah. Dan dari fiqh sunnah kita baca juga banyak dorongan2 untuk kita agar menikah. Sampai2 ada sahabat yang bernama Abu Hurairah, seorang sahabat yang dikatakan sebagai seorang miskin pernah berkata, kalau lah ada aku umur satu hari, maka yang aku inginkan adalah kawin. sebab beliau berkata ingin mati dalam keadaan kawin. ada juga sahabat nabi Ibnu. Abbas, yang berkata kawinlah kamu, sesungguhnya kebanyakan orang2 baik didalam umat ini adalah perempuan. Kalau berteman dengan orang baik maka kamu akan menjadi baik. Yang kebanyakan yang baik didalam umat ini adalah perempuan. Maksudnya adalah dorongan agar kita senantiasa merangkul perempuan didalam kehidupan kita. Dan terakhir ada sahabat bernama Ibnu Mas’ud yang berkata, jikalaulah ada lagi umurku 10 hari dan aku tau akan mati dan jika aku punya peluang untuk nikah, maka aku akan menikah, sebab aku takut fitnah. Dorongan2 ini harus kita ambil perhatian untuk lebih melaksanakan sunnatullah itu. Mudah2an dengan demikian kita menjadi lebih yakin untuk melangkan ke jenjang pernikahan yang sebenarnya. Q 3;2,3!32 sampai 36 وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Al Fath 8 nov 2010 Tulisan ini bisa dibaca pada http://hospital-pmc.com/ Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
