Abraham Ilyas lk. 65th.
di FB (datuk soda)
*****
Assalamualaikum wr wb
Pak AI sarato angku, mamak, bundo jon dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati,
Terima kasih telah memberitahukan via RN akun FB pak AI. Baru saja saya
menyiapkan rilis promo buku Nan Empat di PAM, saya masih menunggu sinopsis buku
tersebut yang bisa memberikan sedikit gambaran tentang buku Nan Empat pada
calon
pembacanya. Berikut rilis promo buku Nan Empat yang baru saja selesai saya edit.
wasalam
AZ - 32 th
Padang
*****
Promo Buku : "Nan Empat, Dialektika, Logika, Sistematika Alam Terkembang"
by PITUAH ADAT MINANGKABAU on Sunday, November 14, 2010 at 12:38pm
This is a preview of your note.Click the "Publish" button to save or "Edit" to
make more changes.
cover buku Nan EmpatLembaga Datuk Soda menerbitkan dan menjual buku (secara
online) yang berjudul: "Nan Empat, Dialektika, Logika, Sistematika Alam
Terkembang".
DR. Mochtar Naim, "Bagi generasi muda Minang Kabau, membaca buku ini merupakan
suatu keharusan. Bagi teman sebangsa dan berlainan adat-istiadat maupun
kebudayaannya, buku ini sudah barang tentu perlu dibaca dan dicermati."
>
>Prof. Dato' DR. Firdaus Haji Abdullah (University of Malaya): "Bagi orang
>Minang
>Kabau tiada yang lebih malang dari pada hidup yang tak tahu di nan Empat dalam
>pengertian luas dan menyeluruh."
>
>Raja Ali Haji (penulis gurindam duabelas): Barangsiapa mengenal yang Empat,
>Maka
>yaitulah orang yang ma'rifat.
>
Penulis Buku Nan Empat
drg. Abraham Ilyas
Data buku : 21 x 15 cm. - 0,7 kg. - 490 halaman.Harga buku: Rp. 70.000,- (tujuh
puluh ribu rupiah), termasuk ongkos kirim.Hasil penjualan buku setelah
dikurangi
biaya produksi, akan digunakan untuk membiayai kegiatan Lembaga Datuk
Soda.Pengurus lembaga tidak menolak bila Anda membayar melebihi harga tersebut
di atas.
Cara pemesanan dan pengiriman buku:
1. Kirimkan uang kepada Bank Mandiri no. rek. 113-00-9001199-4.a.n.
drg.
Abraham Ilyas.
2. Guna mencocokkan nama Anda sebagai pemesan buku, maka angka terakhir
dari
jumlah uang yang dikirimkan agar ditulis bukan angka 0. (misalnya Rp. 70.065-
....terima kasih, alhamdulillah.)
3. Silakan konfirmasi melaui :sms ke 0812 780 2077 dengan format nama #
alamat
# no hp # jumlah transfer Anda. Akan lebih lengkap apabila Anda juga
memberitahukan hal tersebut melalui: [email protected] (tidak melalui FB)
4. Apabila data data tentang pemesanan telah lengkap, maka secepatnya
buku akan
dikirimkan melalui JNE atau Pos.
5. Apabila 2 minggu setelah pengiriman uang, Anda belum menerima buku,
maka
diminta Anda memberitahu kami melalui SMS atau email. (tidak melalui FB).
Terima kasih.
no rekening : Bank Mandiri no. rek. 113-00-9001199-4
>order/info : 0812 780 2077
>email : Abraham Ilyas <[email protected]>
>akun facebook : http://www.facebook.com/profile.php?id=100001328852755
keterangan : penulis adalah owner & admin dari http://www.nagari.org/
*****
contoh sebuah sinopsis :
For God and Country - Pustaka Zahra (Buku terjemahan pertama)
by Anik Penerjemah on Wednesday, June 9, 2010 at 5:43pm
cover For God and CountryFor God and Country: The Untold Story: Kisah Nyata
Penderitaan Kapten Muslim U.S. Army di Penjara Guantanamo (Penjara Khusus
Teroris)
Penulis : James Yee
Penerjemah : Anik Soemarni
Penerbit: Dastan Book, Pustaka Zahra
NON FICTION
Yee mencintai Tuhan dan Amerika, namun salah satunya memenjarakannya.
Pelecehan terhadap kitab suci umat Islam kerap terjadi di Penjara Guantanamo.
Polisi militer di penjara sering menggunakan lembaran Alquran untuk
membersihkan
lantai. Saya sering menemukan sobekan lembar Alquran di lantai.
Guantamo JailMereka tidak peduli pangkat saya kapten, lulusan West Point,
akademi militer paling bergengsi di Amerika Serikat. Mereka tidak peduli agama
saya melarang telanjang di hadapan orang. Mereka tidak peduli belum ada dakwaan
resmi terhadap saya. Mereka tidak peduli istri dan anak-anak saya tidak
mengetahui keberadaan saya. Mereka pun jelas tidak peduli kalau saya adalah
warga Amerika yang setia dan, di atas segalanya, tidak bersalah.
***
West Point CollegiateIstrinya menggenggam pistol di tangan yang satu dan dua
butir peluru di tangan lainnya. “Ajari aku cara menggunakannya,” bisik wanita
itu melalui telepon dari apartemen mereka di Olympia, Washington. Dari semua
hal
yang pernah dilalui James Yee—penahanan, tuduhan spionase, 76 hari dikurung di
sel isolasi—ini adalah yang terburuk.
my wife : teach me to using gunRasa takut membadai di dadanya saat bicara di
telepon dengan istrinya. Sebagai seorang ulama militer, Yee telah dilatih untuk
mendeteksi dan mencegah tindakan bunuh diri. Yee tahu bahwa kondisi Huda telah
kritis. Istrinya itu telah menemukan pistol Smith & Wesson miliknya yang
disimpan di tempat tersembunyi di dalam lemari. Huda sudah merencanakan ini.
Yee
merasa tak berdaya...
Sarat dengan pengungkapan rahasia. (The Washington Post)
[Yee] mengatakan dalam bukunya bahwa otoritas militer secara sadar menciptakan
atmosfer di mana para penjaga merasa bebas menyiksa para tahanan. (The New York
Times)
Kisah pedih Yee yang ia sebut sebagai pelecehan terhadap keyakinan dan
patriotismenya ini sunguh menggelisahkan... (USA Today)
my familyJames Yee tiba di Guantanamo sebagai perwira AS yang patriotik...
Namun
kemudian ia ditahan, dituduh menjadi mata-mata. Ini adalah kisahnya yang
menggelisahkan. (The Sunday Times)
Kapten James Yee, korban paranoid Washington. (Kompas)
James Yee. Berbagai tekanan diterima karena ras dan kepercayaannya. (Tempo)
Yee mendapat perlakuan layaknya tahanan lain di kamp yang terkenal dengan
kekejaman para penjaganya itu... (Republika)
***
Kisah James Yee ini mengungkap bagaimana seorang lulusan West Point yang
patriotik didakwa dengan dakwaan yang amat serius dan ditahan dalam sel
isolasi—semua itu tanpa bukti apa pun.
James Yee dibesarkan di New Jersey dan—seperti ayah dan kakak-kakaknya—ingin
mengabdi pada negaranya. Ia memutuskan untuk masuk US Army Chaplain Corps
(Korps
Ulama Angkatan Darat AS) sebagai salah seorang ulama Muslim pertama. Kisahnya
ini dituturkan dengan amat memikat, menyuguhkan pandangan orang-dalam tentang
kondisi di Teluk Guantanamo, tempat Yee ditugaskan pada tahun 2003. Tugasnya
adalah melanyani kebutuhan spiritual para tahanan di sana, dan karenanya ia
lebih memahami kondisi mereka ketimbang orang lain. Namun, karena itu ia malah
dijuluki ‘Taliban Cina’, disindir, dicerca, dan difitnah macam-macam. Semua itu
tidak terbukti; seluruh dakwaan terhadapnya dibatalkan. Sayangnya, karier
militer dan reputasinya telah lebih
dulu hancur.
Inilah kisah yang mengungkap sisi gelap perang
terhadap terorisme yang berlebihan dan tanpa aturan, yang menebar bahaya di
mana-mana dan mengakibatkan seorang patriot Amerika sejati diperlakukan
layaknya
musuh. Bukannya mendapat penghargaan atas jasa-jasanya, Yee malah dihukum.
Reputasi Amerika sebagai negara hukum yang adil ikut tercoreng bersamanya.
***
Seriusnya situasi yang dihadapi Yee amatlah jelas.(Guardian)
[Yee] harus menjalani penyidikan militer yang sarat dengan kecurigaan terhadap
keyakinanya... (Publishers Weekly)
[Kisah ini] menunjukkan bahwa tiada seorang pun yang aman pada masa-masa
paranoid ini. (The Australian)
Buku ini sungguh bertenaga, mengungkap bagaimana ketakutan dan kebodohan dapat
mengarah kepada pelecehan terhadap keadilan. (The Associated Press)
Chaplain Yee, dipenjara karena keyakinannya. (Asian Week)
James Yee lulus dari West Point pada tahun 1990,
mengabdi di Angkatan Darat AS selama empat belas
tahun, termasuk tugas di Arab Saudi pasca-Perang Teluk I. Setelah memeluk Islam
pada tahun 1991, ia belajar di Damaskus, Suriah selama empat tahun. Ia telah
dua
kali menunaikan ibadah haji ke Makkah. Kini ia tinggal di Olympia, Washington.
Like · Comment · Share
diedit : oleh AZ untuk Anik Soemarni
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.