Mungkin bagi beliau sebagai ahli Bahasa, istilah "bujle" itu punya konotasi yang kurang baik. Pak Amin, sudah sejak muda tinggal di Malaysia -- saya kurang tahu kalau beliau lahir di Malaysia. Namun yang jelas sebagai Orang Inggeris yang saya kenal tahun 1975 itu sudah naturalisasi Malaysia sejak lama.
Waktu UC Berkeley masih mampunyai Guru Bahasa Indonesia yang tidak punya PhD, lama sekali baru lama sekqali diiklankan karena belum ada, atau jarang sekali, ahli Bahasa Indonesia yang bertitel PhD. Akhirnya didapatkan yang punya titel itu, sampai rasanya Pak Amin melamar dari Inggeris. Waktu datang ke Berkeley itulah saya kenal beliau bersama Isternya Zainab dan dua anak. Sesudah Zainab diceraikan dan pulang ke Malaysia, beliau kawin lagi dengan kenalan kami Sylvia Tiwon (sekarang Dr. Sylvia Tiwon), waktu itu pengajar Bahasa Indonesia juga sebagai bawahan dqlqm departmennya. Walaupun lama tinggal di US namun dia tetap, saya kira, warganagara Malaysia. Kami kenalan lamanya di Bay Area lost tract dimana beliau tinggal terakhir. Terima kasih untuk keterangannya. Saya sudah beri tahu beritqa duka ini kepada kenalan-kenalan lama di Berkeley dan Indonesia mengenai kewafatan Dr. Amin Sweeny. Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif --- In [email protected], Aryandi Ilyas <aryandi...@...> wrote: > > In memoriam: Prof DR Amin Sweeney. > > Saya bertemu pertama kali dengan almarhum Prof DR Amin Sweeney di > Restoran pulau Dua, kompleks Taman Ria Senayan pada bulan akhir juni > 2007. Kami hadir atas undangan Buk Ben, Nurbaity Mc Kosky dan > suaminya, "pak" Ralph Mc Kosky saat summer holiday mereka ke > Indonesia. Beliau hadir bersama istri tercinta Narti Sunarti, alumni > Sastra Indonesia Unand angkatan 87. Selain kami waktu itu juga hadir > keluarga besar pessel net, plus kawan satu angkatan Buk Ben dr kimia > Unand angkatan pertama yakni 1965. > > Almarhum adalah sosok yang sangat supel, mudah bergaul, sangat senang > dan fasih berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Beliau sangat > suka bercanda dan senyuman senantiasa menghiasi wajahnya. Dalam > pertemuan kami itu, beliau sangat menemani Mr ralph Mc Kosky. > Pertemuan itu menjadi hangat dengan joke-joke segar yang mengalir dari > pak Amin ini. > > Pagi ini, setelah mendapat sms dr Buk Ben, seolah-olah pertemuan itu > baru saja terjadi kemarin. Setelah sejenak mengabarkan duka ini, baik > di milis Unand ataupun rantau net, segera saya cari tahu dimana alamat > rumah ni Sastri ini. Alhamdulillah, setelah dapat alamat jelas, saya > meluncur ke jakarta. > > Alhamdulillah setelah selesai donor darah di PMI Kramat, lebih kurang > jam satu siang, saya langsung ke rumah almarhum di daerah Buaran. > Sesampai disana, saya temui ni Sastri yang sedang makan siang, > ditemani para saudara2 dan sepupu beliau serta ni eri, salah satu > teman beliau dari Unand, yang juga pernah bertemu saat Launching Unand > Expo di Sahid setahun nan lalu. > > Dari penuturan ni Sastri ini, saya baru tahu bahwa pak Amin ini > meninggal di Villa mereka di daerah Cisarua Bogor. Ni Sastri saat itu > tidak ikut krn sedang tidak sehat badannya. Di samping itu memang > tidak diperkenankan oleh pak Amin pergi belakangan ini agar bisa fokus > dalam menyusun disertasinya yang harus kelar bulan desember ini. > > Pak Amin ini wafat lebih kurang pada jam 5 pagi hari sabtu. Tidak ada > gejala sakit sebelumnya. Beliau pergi ke Villa tersebut juga diikuti > oleh supir pribadi dan beberapa tukang untuk renovasi villa tersebut. > Ada dugaan penyebab kematian beliau adalah masalah jantung. Maklum > beliau termasuk perokok berat. Namun ALLAH jua lah yang telah > menentukan semuanya ini. > > Sebenarnya beliau sudah punya firasat akan pergi. Hal ini bisa dilihat > dari wall di fesbuk beliau, Amin Sweeney tertangal 4 November sbb: > "Teman-Teman, saya akan menutup akun Facebook saya dua minggu dari > sekarang. Jika ingin menghubungi saya, ini alamat email: > aminswee...@... > Friends, I intend to close my Facebook account two weeks from now. If > you would like to contact me, my e-mail address is > aminswee...@..." > > Semoga kepergiaan beliau yang sangat mudah ini, walau pun sakit namun > tidak menyengsarakan kelurga yang ditinggalkan adalah petunjuk bahwa > beliau "pulang" dalam kondisi husnul khotimah... Amin, amin, amin ya > rabbal alamin... > > Kepergian beliau pun setelah selesai membantu mentranslate semua puisi > pak Taufik Ismail untuk diterbitkan dalam dua bahasa, yakni English > dan Indonesia. Alhamdulillah semuanya telah beliau selesaikan, hanya > sedikit tertinggal pada kata pengantar. Begitulah penuturan ni Sastri, > istri yang setia dalam mendampingi beliau selama ini. Beliau sangat > menyenangi dan menyukai setiap translasi dr karya-karya pak Taufik. > > Sebagai seorang pakar "melayu" yang selalu menjadi rujukan dari > berbagai universitas baik di Malaysia, Australia, Inggris, dsb, beliau > sangat tersentuh dengan tulisan pak Taufik. Bahkan tak jarang beliau > menangis dalam membaca karya-karya tersebut. Karya-karya melayu yang > sangat sarat dengan nilai-nilai keislaman. Alhamdulillah amanah ini > telah beliau selesaikan. > > Dalam melepas kepergiaan almarhum, sore sabtu nan lalu, pak taufik > hadir memberi sambutan dalam melepas kepergian beliau. Sementara itu > bu Ati juga ikut membantu segala sesuatunya di ruman ni Sastri hingga > selesai penyelenggaraan pemakaman almarhum. > > Ini lah yang terangkum dalam takziah saya siang ini ke rumah almarhum. > Alhamdulillah, semuanya ini terungkap dalam pembicaraan yang juga > dihadiri oleh ni Elly Kasim dan team nya yang baru datang dari Solo. > Saya hanya jadi pendengar sejati, dan mencoba menuangkan dalam bentuk > tulisan ini semoga ada manfaatnya. > > Sebagai tambahan bahwa pertemuan almarhum dengan ni sastri ketika > beliau hadir di Sukabumi dimana ni sastri ada di sana bersama > dosennya. Sejujurnya ni Sastri berniat untuk menjodohkan beliau dengan > dosennya. Namun jawaban dari pak Amin saat itu: Lebih ekonomis bagi > saya untuk menikahi mak comblangnya..... Dan jawaban ni Sastri: I'm > too young.... and he answered: So what???? > Dan setelah itu beliau sering telpon dan akhirnya mereka menikah (saya > lupa menanyakan tahunnya)... Dan dari perkawinan mereka ini lahirlah > Ziezie, yang saat ini berumur 8 tahun, kelas 3 SD di kawasan > Rawamangun. > > Beliau sangat sensitive bila ditanya kapan belajar??? Yang jelas, > beliau telah mendapatkan sejak lama... bahkan mungkin sebelum beliau > tinggal di Malaysia. Di Malaysia itu pula dia mendengarkan suara Elly > Kasim pertama kali, beliau sangat senang dengan lagu anak Salido.. > Perjalanan akhir hidup beliau ditutup dengan dara asal Salido juga. > Begitu juga saat Ellly Kasim Ultah dibulan ramadhan nan lalu, beliau > sangat terpukau dengan suara idolanya yang membawakan lagu ANAK SALIDO > tersebut. Dan dia sangat bangga bertemu langsung dengan idolanya. > Bahkan ketika diberikan oleh Elly Kasim sehelai bahan celana, dia > sudah merasa jadi orang penting, yang dapat hadiah langsung dari sang > idola. > > Dan terakhir dia bangga bila dikatakan orang Padang atau MELAYU,,, dan > akan marah bila dipanggil BULE. TBM Pessel yang dia bangun bersama ni > Sastri di Painan adalah salah satu bukti kecintaan beliau pada daerah > PESSEL. Launching TBM ini dihadir oleh pk Taufik Ismail dan istri. > > Demikian catatan akhri tentang almarhum pak Amin SWEENEY. Semoga ALLAH > SWT menempatkan beliau di syurga-NYA kelak. Amin ya rabbal alamin. > > -- > Wassalammu'alaikum wr. wb > Aryandi, 37th+, ciledug, tangerang > Tingkatkan Integritas Diri, Jalin Silahturrahim, Mari Bersinergi, Ayo > Jemput Rezeki, Bantu Anak Negeri -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
