Adek, Ambo ndak maliek pertanyaan Z itu "menyudutkan saudara2 kita yang mengacu ke Rukyat", tapi - manuruik ambo - justru "menyudutkan Z sendiri yang mempertanyakan (lagi) masalah itu. Hahaha, maaf Z, bagarah ambo saketek.
Lagian, kata siapa Arab tidak menggunakan Rukyat? Silahkan do googling, mereka juga pake, tapi untuk menentukan tanggal 1 Zulhijjah. Ambo ndak punyo kapabilitas menjawab secara teknis, tapi mancubo menjawab secara umum, tentang masalah measurement (kalau ilmu akuntan kapatang dianggap ndak laku, hehehe). Pada dasarnya, tentu hasil pengukuran yang lebih akurat itu adalah yang paling up to date. Jadi nan paliang akurat, tiok hari atau mungkin tiok ka masuak waktu sumbayang dicaliak dulu matoari dan atau bulan. Tapi harus dipertimbangkan aspek lain, termasuk kepraktisan dan dampaknya. Misalnya, sia lo nan ka mancaliak matohari/ bulan tiok sabanta, bilo lo urang2 tu ka rapek memutuskan bilo waktu sumbayang? Mungkin dengan pertimbangan ini, pemerintah saudi menggunakan rukyat untuk penentuan 1 Zulhijjah, bukan 9 Zulhijjah? walaupun tingkat akurasinya tentu sedikit lebih rendah. Kenapa? Sebab kalau lah dakek baru disiginyo bulan tu, ternyata lah tanggal 8, ba a lo caronyo mamobilisasi urang ka Arafah dalam waktu sekian minik :) Hisab pun, ambo yakin kan tidak sembarangan. Perhitungannya pasti punya dasar yang kuat. Jadi manuruik ambo harusnya ndak masalah pakai Rukyah untuak hal2 yang menyangkut orang banyak dalam suatu waktu tertentu (dan tingkat occurence nya jarang), sedangkan yang lebih rutin pakai Hisab. Cuma, khusus untuk Idul Adha, memang ado saketek pandapek ambo. Sebaiknya tidak pakai Rukyat yang dilakukan sendiri (untuak second opinion buliah lah), tapi ikuti saja yang dari arab. Riri 48/L/bekasi Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Kurnia Chalik" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 22 Nov 2010 08:11:14 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: [...@ntau-net] Tacaliak ukuran bulan Wa'alaikumsalam sanak Z sarato adi dunsanak kasadonyo, Pertanyaan Z ini sebetulnya sangat menyudutkan bagi saudara2 kita yang mempercayai Rukyat (melihat secara visualisasi kehadiran bulan di langit,baik dengan alat maupun mata telanjang).Jadi ada ketidak konsistensian dalam menjalankan agama di sini,bagi mereka yang memakai dan mempercayai Rukyat sebetulnya. Dalam penentuan masuk puasa Ramadhan,Hari Rayo,mereka memakai Rukyat (melihat visual bulan),tetapi dalam penentuan masuknya waktu shalat,mereka memakai perhitungan (Hisab). Padahal berdasarkan pengalaman dari para ahli astronomi,masuknya bulan baru,hanya akan bisa terlihat secara visual (dengan teropong bintang),apabila tingginya sudah 2,5 derajat diatas ufuk.Artinya kalau kita memaksakan untuk melihat secara visual,maka akan selalu terlambatlah kita melihat bulan baru datang itu.Karena sepersekian derajat pun bulan di atas ufuk,itu sudah merupakan bulan baru sebetulnya,tetapi karena lengkungan permukaan bumi ini,kita sebagai manusia mempunyai keterbatasan untuk dapat melihatnya secara visual. Untuk itulah para ahli memakai hisab/perhitungan terhadap revolusi bulan mengelilingi Bumi,sehingga kita dapat menghitung secara lebih tepat dan tidak perlu telat sampai 2,5 derajat itu. Samolah barangkali dengan mulainya kita start puasa Ramadhan di waktu Subuh saatnya terbitnya fajar.Rasanya kita semua sepakat,bahwa kita tidak akan dapat melihat secara persis kapan waktu fajar itu datang. Makanya itu kita dianjurkan untuk menahan/puasa dari waktu imsak ( sebelum fajar), untuk menjaga2 agar tidak kelewat subuhnya.Sabab kalau sampai manunggu untuak maliek fajar lah dulu baru awak start menahan/puaso,maka besar kemungkinan kita sudah terlambat. Kesimpulan: Konsistensi mungkin salah satu kata kunci dalam menyingkapi masalah ini.Kalau kita memang konsisten memakai cara Rukyat (melihat secara visual),ya konsistensilah memakai Rukyat sepanjang umur kita. Tetapi kalau kita lebih percaya dengan Hisab/perhitungan,maka konsistenlah memakai cara Hisab sepanjang umur kita. Tentunya jauh lebih baik menjadi orang2 yang konsisten dari pada menjadi orang2 yang tidak konsisten dalam menjalankan agama ini. Demikian saja jawabab ambo sanak Z,semoga ada manfaatnya. Wasalam, Kurnia Chalik From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Z Chaniago Sent: Sunday, November 21, 2010 1:25 PM To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Tacaliak ukuran bulan Assaslamu'alaikum Ww Da Adek - Kurnia Chalik....sakalian Uda Riri dech ...sataruihnyo adidunsanak.... Babaliak ka nan ambo tulih kapatang tu..., baa mangko awak indak maliek tando-tando alam untuak manantukan apo lah masuak wakatu shalat ? Tetapi bisa picayo ka hasia hisab (kalender) ...itu adolah nan fardhu...implikasinyo kan jaleh juo ... apo sah shalat awak jikok wakatunyo alun masuak ? Apo lah buliah babuko kok wakatunyo alun masuak ? Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak Pada 19 November 2010 17.02, Kurnia Chalik <[email protected]> menulis: Wa'alaikumsalam, Sanak Z sarato adi dunsanak kasadonyo, Sebetulnyo kenapo awak ba-pasakik-kan bana/awas bana katiko awal puaso Ramadhan,penentuan ri rayo Idul Fiti,karano adanya amalan yang haram dilaksanakan pada hari Raya Idul Fitri 1 Syawal itu yaitu puasa. Dan baitu pulo untuk hari Rayo Haji,adanya amalan puaso yang disunatkan pada hari Arafah/Hari Wukuf di Arafah itu yaitu Puasa Arafah. Mungkin ke dua hal inilah yang salah satunya yang melatar belakangi kenapa awak ba -pa-sakikkan bana untuk menghitungnya. Mungkin demikian saja jawaban ambo Sanak Z, semoga ada manfaatnya. Wasalam, Kurnia Chalik -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau . Sayangi Danau Maninjau - -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
