Ded, tambah catatan saketek.

Lapping bisa diminimize dengan internal control. Kalau dalam audit, ini tidak 
sulit jika pencatatannya computerized (walaupun cuma spreadsheet based). Pakai 
tools audit itu gampang ketahuan, kalau manual memang sansaro badan dibueknyo.

Check Kiting/ Kitting berasal dari kata "kite", jadi mirip main alang2. Iko 
riskan dilakukan, karano urang kan acok buru2 mencairkan cek nyo, jadi gampang 
ketauan. Dan kalau di awak, dishonour check kan dilaporkan ke BI. Kalau di bbrp 
bank di negara lain ada yang mau membayar, tapi di kebanyakan states di 
Amerika, ini illegal.

Kalau contoh nan terkakhir, diatasi dengan secara reguler mendapatkan informasi 
dari bank tentang perubahan nilai interest rate. Lagi2 ini bisa diketahui 
dengan audit tools yang tidak terlalu rumit.

Riri


Powered by Iuran Bulanan yang Udah Dinayar

-----Original Message-----
From: Dedi Nofersi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 24 Nov 2010 21:02:27 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Modus: Lapping, Kiting, dan Maliang

Bagi sanak nan baraja akuntansi atau audit mungkin indak asiang jo istilah 
Lapping jo Kiting, yaitu;
Lapping: pada dasarnya adalah tindak penipuan yang dilakukan seseorang dengan 
tujuan menyamarkan penyalahgunaan dana, pada umumnya dana yang dibayarkan klien 
/ nasabah perusahaan terkait. Penyamaran dilakukan dengan menutup kekurangan 
dana pada account nasabah pertama dengan menggunakan dana dari nasabah lain 
yang 
melakukan pembayaran tepat setelah nasabah pertama. Akibatnya pada laporan 
akunting terlihat adanya kekurangan pada account nasabah kedua (padahal 
semestinya sudah dilakukan pembayaran penuh) 


Kiting: bila pada rekening bank dari satu bagian/divisi dari suatu kelompok 
perusahaan yang sama, terjadi penarikan cek pada tanggal jatuh tempo milik 
bagian lain dari perusahaan tersebut tetapi dicatat dalam buku besar bagian 
pertama sebagai pengeluaran yang terjadi setelah tanggal jatuh tempo. Misalnya 
korporasi A punya 2 anak perusahaan B & C. Penarikan cek dilakukan atas 
rekening 
C, tetapi tercatat sebagai pengeluaran di buku besar rekening B. Jadi dalam 
korporasi A tersebut perputaran dana seolah-olah seimbang karena kedua anak 
perusahaan saling menutupi.

Kaduo istilah itu biasono di karajoan dek urang 
keuangan/finance/kasir/bendahara 
untuak manambah penghasilannyo jo pitih Perusahaan/Negara nan ado dibank dan 
biasonyo bakonco jo urang bank. Kelemahan karajo ko, lamo-lamo bisa katauan, 
misalnyo kalau inyo cuti, karajonyo digantian urang lain.

Tapi ado karajo nan hampia samo modusnyo jo nan diateh, nan ambo agiah istilah 
"Maliang". Yaitu mambuek janji dibawah tangan bagi bungo bank. Sabagian masuak 
ka rekening Perusahaan dan sabagian nan lain masuak ka rekening pribadi. 
Biasonyo nan masuak ka rekening Perusahaan adolah sasuai jo rate nan resmi. 
Kalau pitih nan kadilatak-an di bank tu sambuah, bungo bank bisa dinego di ateh 
rate resmi. Kalabiahan rate itulah nan masuak ka rekening pribadi. Sacaro 
duniawi Perusahaan indak rugi, tapi sacaro hakikat Parusahaan rugi. Praktek 
bantuak ko, sarik untuak dibuktikan jo prosedur resmi.

Silahkan cari contoh nan lain ............ sambuah sabananyo.


Dedi N



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke