Sayapun teringat akan petuah Sang guru sewaktu saya melakukan kesalahan : "Wahai anakku, Kembalilah dan datanglah lagi kepada Nya, nanti akan dibukakan Nya rahasia besar dan terlindung yang selama ini tak kau ketahui. Pintunya senantiasa terbuka, datanglah pada Nya, sekali-kali Dia tak akan pernah mengecewakannmu, bertobatlah".
Tobat berarti menyesal, atau kembali. Dengan menyesali keadaan dan kejadian yang telah berlalu. Tobat kepada Allah mengandung arti antara lain kembali atau datang kepadaNya dengan perasaan menyesal atas perbuatan atau sikap diri yang tidak benar di masa lalu dan dengan tekad untuk taat kepada Nya, dengan kata lain ia mengandung arti kembali pada sikap perbuatan yang lebih baik dan lebih benar. Beberapa macam tingkatan Tobat. Ada tobat dari dosa besar, ada tobat dari dosa kecil dan ada pula tobat dari perbuatan atau sikap yang sudah ... baik, kepada perbuatan atau sikap yang lebih baik. Dengan demikian tobat itu dapat dipahami sebagai upaya yang harus diwujudkan sepanjang hidup dan sepanjang hayat. Jadi tobat tidak lain dari upaya seseorang untuk meninggalkan keadaan yang telah mewarnai kepribadiannya untuk mendapatkan keadaan yang lebih baik dan utama bagi kehidupannya di dunia dan akhirat. Ia tak lain dari upaya terus menerus meniti tangga menuju puncak ke utamaan hidup. Mengingat taraf dan tingkatan tobat itu berbeda-beda, dan meskipun Tuhan penerima Tobat dan tidak pernah menolak orang yang ingin bertobat atau kembali mendekat kepada NYa. Namun taraf kesulitan untuk melakukan tobat itu juga berbeda-beda. Tobat dapat diibaratkan dengan upaya seseorang mencabut dosa dari dirinya, sedangkan dosa dapat di ibaratkan bagaikan sebuah pohon. Bila dosa telah berulang-ulang dilakukan dan telah berlangsung lama, maka ia seperti pohon besar yang tidak mudah mencabutnya. Bila dosa baru sekali dua dilakukan, maka ia baru seperti benih yang baru tumbuh dan mudah mencabutnya. Bertobat dari perbuatan buruk yang telah berulang-ulang dilakukan dan telah berlangsung lama, penyakitnya sudah kronis, sudah menahun, sulitnya seperti sulit mencabut pohon yang besar. Bila orang sangant sulit mengupayakan tobat, atau bahkan hampir mustahil melakukan tobat, maka hatinya dapat disebut sebagai hati yang sudah berkarat oleh dosa-dosanya. Itulah sebabnya Islam mengajarkan bahwa setiap kali muncul dosa atau kesalahan, ia haruslah segera bertobat dan mengirinya dengan perbuatan baik. Dengan segera bertobat itu, daya tarik dosa atau pengaruhnya terhadap diri segera pula lumpuh. Melalaikan tobat berarti membiarkan dosa itu menguasai diri, sehingga ia tetap berada dalam kerendahan. Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
