Prof. Suheimi sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati
Babarapo hari iko ambo ikuit talibat diskusi satantangan 'kebenaran" iko di
http://www.facebook.com/index.php?lh=71ca3975cd805d7e1ee6dde98fd9a2ec&eu=RQPBPKCfWnOH5Zci4v9siA#!/pages/Debat-Filsafat/156143051085052sbb:
Ambo copykan, (mungkin bisa !) dipakai sebagai gambaran penilaian urang lua
terhadap mencari "kebenaran" (bukan "keben*e*ran") sesuai jo ABS-SBK kito,
sbb.
*Datuk Soda*: Saya seorang Muslim, dan ada ucapan "wa allohu aklamu bish
showab" yang artinya kira kira: "hanya pada Allah nan benar itu"
--->Kesimpulan saya tentang ungkapan ini: “Nothing is True, Everything is
Permitted” [Hasan-i Sabbah] tidak cocok dengan pemahaman saya tsb. (untuk
saya lho !,.... untuk orang lain entahlah !)
-----------------
* Suliman David*: itulah abah.. karena yang benar hanya milik
Tuhan, maka di dunia yang ditinggali manusia itu tidak ada yang benar.
-------------------------
*Suliman David *konsekwensi logisnya: tidak ada yang benar dan
tidak boleh ada yang mengakui kebenaran ada pada diri dan petunjuknya karena
dia bukan Tuhan. Termasuk ulama, pendeta, dokter, ahli hukum, insinyur dll.
.. semua yang bukan Tuhan tidak boleh.
------------------------------
* Datuk Soda:* ...... manusia itu tidak ada yang benar?
-----------------------------
*Suliman David*: termasuk juga Nabi?
-------------------------------------
* Suliman David*: didalam dunia yang terdapat ketidakpastian,
ketidakakuratan, maka setiap manusia memiliki kebenaran parsial, yang jika
digabungkan akan menjadi kebenaran sejati, walaupun dalam kebenaran sejati
akan banyak kontradiksi didalam nya. jadi kebenaran dimensinya bertingkat2.
"BENAR" di tingkat ke-I bisa jadi "SALAH" ditingkat ke-II, demikian
seterusnya tak terbatas saling berkontradiksi dan berkepanjangan.
-----------------------------------
*Suliman David*: benar .. termasuk juga nabi!
-----------------------------
*Datuk Soda*: Benar menurut manusia belum tentu benar di sisi
Tuhan, dan salah menurut manusia belum pasti salah di sisi Tuhan.
Menurut syahadat agama Islam (rukun iman yang I), nabi Muhammad
adalah manusia yang diyakini "benar" ucapan, perbuatan.
Inilah syarat pertama (seseorang) untuk syah sebagai pemeluk
agama IslamLihat Selengkapnya
----------------------------
*Suliman David*: bagaimana bobot antara kebenaran "Nabi" dan
kebenaran "Tuhan"?
------------------------------------
*Datuk Soda*: Tuhan Allah adalah sang "maha" 99 nama yang sering
disebut.
Nabi adalah makhluk Allah, yang dijamin bobot kemampuan daya
"rasa" dan daya "periksa" nya
-----------------------------------
*Anita Ibrahim Lee*: pak Datuk, David sepertinya ingin
mengatakan kalau kebenaran versi "Nabi" dan kebenaran versi "Tuhan" jka
dipertentangkan, maka yang menang kebenaran versi siapa ya..
------------------------------
*Datuk Soda*: Entahlah nanda !
Kalau menurut saya "nan Benar" adalah ciptaan Tuhan juga alias
"makhlukNya" (yang bisa/dapat ditemukan oleh manusia/orang di dunia ini !).
Izinkan saya berbagi cerita tentang orang kampung saya
mencari/memahami "nan Benar" tersebut melalui adagium sbb:
* Kemenakan ber raja kepada mamak,
mamak ber raja kepada pangulu,
pangulu ber raja kepada mufakat,
mufakat ber raja kepada nan Benar,
nan Benar tegak sendirinya.*
cttn: pangulu = pemimpin kaum kerabat/famili
mamak=strata di bawah pangulu
kemenakan= semua orang yang bukan pangulu atau mamak=rakyat.
"Nan Benar tegak sendirinya" acapkali diganti dengan ungkapan
"menurut alur yang patut/pantas".
Oleh sebab itu saya berkesimpulan semua orang (pangulu, mamak,
kemenakan) kalau telah mengikuti "alur yang patut/pantas" maka itulah
"kebenaran" yang dipahami oleh manusia/orang.
-------------------------------------
* Jimmy Johansyah*: msh pendapat,....belum lah....masih jauh api
dr panggangan..heheh
--------------------------------------------
Salam dan maaf
Abraham Ilyas
fb Datuk Soda
www.nagari.org
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.