UNTUNG DOSENNYA LUPA


Hari Kamis tanggal 25 November 2010

Jadwalnya berdiskusi dengan Dr. Kristi Poerwandari

Ketua Program Studi Kajian Wanita

Universitas Indonesia

Tempat pertemuan ruang PSKW,

Gedung Rektorat UI Salemba Jakarta



Terjadi pergolakan dalam hatiku

Sayang anak atau menjalankan amanah

Karena pada jam yang sama

Putraku akan terbang ke Malaysia

Melanjutkan studinya di IIUM

Pada bidang Akuntansi Syariah



Kemarennya ketika berkunjung Derap Warapsari

Aku sempat bertanya kepada ibu Dr Irawati

Doktor dalam bidang Ilmu Kepolisian

Bagaimanacaranya menjalankan tanggungjawab

Baik sebagai ibu maupun sebagai istri

“Anak jangan terlalu dilindungi, jangan pula dibiarkan

Lepas-lepas tarik…

Saya tak terlalu mempermasalahkan

Ketika suami lupa hari ulang tahun saya…

Perempuan cerdas pastilah bisa mendelegasikan tugas

Misalnya tugas rumah ke pembantu

….”



Usia Bu Irawati sudah tua

Tahun 1964 sudah masuk sekolah Polisi

Di usianya yang tua

Sisa kecantikkannya masih terlihat jelas

Aura kecerdasannyapun masih membayang diwajahnya

Ditambah penampilannya yang sederhana

Membuat decak kagum kita-kita

Beruntung rasanya bisa bertemu dengan beliau



Kupandangi jadwal kegiatan selama magang

Dari semua sesi yang dijadwalkan

Aku merasa inilah sesi yang paling penting untuk kuikuti

Berdiskusi dengan ibu Kristi

Dengan berat hati

Aku beritahu putraku

“Mama tak bisa mengantar ke Bandara

Mama tak bisa meninggalkan tugas”



Putraku mengikutiku ke Halte Busway

Sebelum berpisah kami berpelukkan

Kubiarkan putraku menangis

Airmatakupun tak bisa kubendung

Tapi aku harus tegar

“Doakan mama agar bisa libur ke Malaysia”, kataku

Kamipun berpisah dengan perasaan gundah gulana



Naik Busway

Membuat aku sering datang lebih duluan

Walau lokasiku paling jauh

Diantara peserta lainnya

Jam 8.00 aku sudah di kampus Salemba

Mampir dulu aku kekantin

Membeli minuman pelepas dahaga



Pukul 9.00 kami sudah berkumpul di ruang pertemuan

Pagi itu baru aku tau TOR dari UNIB

Maklum aku berangkat dari Padang

Alangkah hebat isi TOR tersebut

Jangan-jangan panitia belum membacanya

Karena jadwal  yang disusun

Tak menggambarkan TOR secara utuh



Badanku ada di Salemba

Pikiranku terbeng ke Putraku

Pukul 9.20 aku telpon dimana posisinya

“Baru akan turun rumah”, katanya

Pukul 9.25 Staf PSKW memberitahukan

“Ibu Kristi minta maaf, beliau lupa pertemuan hari ini

Beliau sedang ada di kampus Depok

Diganti hari esok dengan jam yang sama“



Tanpa membuang waktu aku rapikan tas

Aku b ilang sama teman-teman

Aku mau ke bandara

Akupun ditunjukkan jalan tercepat

Naik ojek ke Gambir lalu naik Damri

Menuju Bandara



Ketika sudah di ojek

Aku telpon putraku

“Naik Taxy saja ma biar cepat

Bayar saja Rp 100.000,00”, kata putraku

Aku turun dari ojek

Trus naik Taxy langsung ke Bandara



Alhamdulillah

Terimakasih ya Allah

Jarang terjadi dosen lupa di acara begini

Tetapi Engkau buat beliau lupa

Sehingga aku punya peluang untuk melepas putraku

Andai tak keburu

Paling tidak aku telah berusaha

Biar putraku tau aku sayang padanya



“Ma, bilang sama sopir, turunkan di Air Asia”, pesan putraku

Sopirpun setelah sampai di Bandara

Menurunkan aku di Air asia terminal 3

Ternyata aku datang lebih dulu

Aku masuk saja ke loket Air Asia

Istirahat dikursi empuknya



“Ma, mama menunggu di D2 kan ma?”, pesan putraku

Aku jadi bingung dan bertanya pada petugas

Ternyata aku salah turun

Dan akupun cepat-cepat menuju D2

“Check-in saja dulu Jul”, pesanku padanya

Setelah itu baru kita ketemuan

Aku takut dia terlambat



Sesampai di D2

Aku tanya petugas pintu masuk

Dimana pintu keluarnya

Akupun menunggu di depan pintu keluar

Lama menunggu putrakupun keluar

Tetapi masih menenteng Koper dengan wajah kusut

“Ma kita ke Air Asia lagi, ada masalah”, kata putraku



Aku ikut pula jalan cepat-cepat

Mngikuti langkah putraku

Menuju loket Air Asia

Ternyata putraku dinyatakan terlambat

Walau masih ada waktu 45 menit lagi jelang berangkat

Putraku dipindah ke penerbangan berikutnya pukul 14.00



Alhamdulillah kataku dalam hati

Walau harus nambah bayarannya

Aku masih punya waktu bersama putraku

Aku masih sempat makan siang bersama

Makan nasi Timbal yang enak dan murah

Aku menyaksikan pembelajaran berharga padanya

Yang tentu sangat bergua baginya kedepan



Di batas waktu

Kamipun berpisah

Selamat jalan anakku

Selamat berjuang di Negara orang

Semoga tercapai yang dicita-citakan

Akupun meninggalkan Bandara Sutra

Setelah menyaksikan di layar monitor

Pesawat Air Asia telah berangkat





Padang, 29 November 2010



Hanifah Damanhuri

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke