http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2151

Senin, 29 November 2010
Ninik Mamak Kurai Tolak KKMbukittinggi-
Singgalang Ninik-mamak dan para cadiak pandai Kurai Limo Jorong dalam
menyikapi rencana Kongres Kebudayaan Minangkabau (KKM) Gebu Minang
sampai pada ketetapan, tetap menolak.

“Sudah begitu banyak pihak yang menolak KKM, mulai dari lembaga adat,
agama sampai pada cendikiawan, budayawan dan para ninik-mamak di ranah
. Ninik-mamak Kurai Limo Jorong juga menolak KKM diadakan di
Bukittinggi. Tidak ada alasan apapun lagi bagi Gebu Minang untuk
bersikeras mengadakan KKM. Melihat akibat yang akan ditimbulkan KKM”.

Demikian disampaikan H. Hawari Siddik, salah seorang cadiak pandai dari
Kurai Limo Jorong dalam pertemuan antara pengurus LKAAM Sumbar dengan
ninik-mamak, cadiak pandai Kurai Limo Jorong, kemarin, Minggu (28/11),
di kantor LKAAM Kota Bukittinggi. 

Pertemuan yang dihadiri puluhan ninik-mamak Kurai Limo Jorong kemarin
menyikapi tetap akan diadakannya KKM di Bukittinggi, 12-13 Desember
2010. Dalam pertemuan tersebut kembali ditegaskan bahwa ninik-mamak
Kurai tidak berubah sikap, tetap menolak KKM. Adanya pertemuan Ketua
Gebu Minang, Ketua SC KKM dan panitia KKM dengan beberapa orang tokoh
Kurai, Minggu (21/11), tidak pernah memberi izin diadakannya KKM di
Bukittinggi.

“Kami sangat terkejut dan tidak menyangka kalau pertemuan dengan
petinggi Gebu Minang itu mereka politisir. Mereka mengekspos di
internet bahwa ninik-mamak Kurai telah memberi lampu hijau kepada
mereka untuk mengadakan KKM di Bukittinggi. Tidak benar itu, sikap
ninik-mamak Kurai tidak berubah. Tetap menolak KKM,” kata Y. St
Mangkuto, Sekretaris Badan Silaturahim Masyarakat Kurai (Basimak) yang
ikut dalam pertemuan dengan petinggi Gebu Minang pekan lalu itu.

Penolakan terhadap KKM yang diprakarsai dan diadakan Gebu Minang
Jakarta sudah terakumulasi sedemikian rupa. Secara kelembagaan adat,
agama, budaya di ranah, KKM ditolak oleh LKAAM Sumbar, MUI, ICMI, Bundo
Kanduang, Limbago Pucuak Adat Alam Minangkabau, DKSB, Ninik-mamak Kurai
Limo Jorong. Dari rantau KKM ditolak oleh Gebu Minang Jawa Timur, Bakor
IKK Padang Jakarta. Para budayawan, seniman, cendikiawan, intelektual,
kaum perempuan dan ninik-mamak juga menolak KKM. Gubernur Sumbar secara
resmi juga menulis surat kepada Ketua Gebu Minang Jakarta, meminta KKM
ditunda demi menjaga tatanan adat dan sosial masyarakat Sumatra Barat.

“Sudah begitu kuat dan luasnya penolakan KKM tapi Gebu Minang dan para
panitianya tetap bersikeras melaksanakan. Sudah tidak ada lagi raso jo
pareso,” kata H. Sy. Dt. Palimo, Ketua Karapatan Adat (KAN) Aua-Birugo.

Pertemuan ninik-mamak Kurai dengan LKAAM Sumbar kemarin juga
menyepakati diperlukan langkah yang tegas jika KKM dipaksakan digelar
oleh Gebu Minang di Bukittinggi, 12-13 Desember 2010. Salah satu
antisipasi yang akan dilakukan adalah menyampaikan sikap ninik-mamak
Kurai kepada Walikota Bukittinggi secara langsung.

“Kita akan cari waktu yang tepat dalam waktu dekat untuk menemui
Walikota Bukittinggi bersama-sama ninik-mamak, cadiak pandai yang ada
di Bukittinggi, Kurai Limo Jorong,” kata M.H. Dt. Pandak, Ketua LKAAM
Kota Bukittinggi. (*)


Salam,
Marindo Palar - 



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke