Tarimo kasin info dari pak saafroeddin bahan, kito cari buku tu dan kito bali 
lalu kito inok2kan, wassalam

--- Pada Ming, 28/11/10, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:

Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Fw: Buku baru tentang Adat dalam Politik Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 28 November, 2010, 11:48 AM


From: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Subject: Buku baru tentang Adat dalam Politik Indonesia
To: "rantaunet rantaunet rantaunet" <[email protected]>
Date: Sunday, November 28, 2010, 6:29 PM







Assalamualaikum w.w. para sanak sapalanta,
 
Sewaktu saya 'kluyuran' di toko buku "Gramedia' di Jl Kramat, Jakarta, saya 
menemukan sebuah buku baru, yang mungkin para sanak minati. Buku yang disunting 
oleh Jamie S. Davidson, David Henley,dan Sandra Moniaga ini berjudul 'Adat 
dalam Politik Indonesia;. Edisi pertama terbit bulan Mei 2010, Penerbitnya 
Yayasan Obor Indonesia dan KITLV. Harganya Rp. 75.000,-
 
Saya belum selesai membaca buku ini, namun saya merasa  buku baru ini akan 
bermanfaat bagi para peminat adat dan masyarakat-hukum adat di Indonesia, 
termasuk di Sumatera Barat. Selain Pengantar dan Kata Pengantar, daftar isi dan 
pengarangnya adalah sebagai berikut.
 
Bab 1 : Pendahuluan: Konservatisme radikal - Aneka wajah politik adat, ditulis 
oleh David Henley dan Jamie Davidon.
'Bab 2 : Dilema zaman kolonial : Van Vollenhoven dan perseteruan antara hukum 
adat dan hukum Barat di Indonesia, oleh C.Fasseur.
Bab 3: Adat, yang mendahului semua hukum, oleh Peter Burns.
Bab 4: Adat dan koperasi: Cita-cita koperasi di Indonesia, oleh David Henley.
Bab 5: Kisah adat dalam imajinasi politik Indonesia dan kebangkitan masaa kini, 
oleh David Bourchier.
Bab 6: Tanah, adat, dan negara di Indonesia pasca-Soeharto: Perspektif seorang 
ahli hukum asing, oleh David Fitzpatrick.
Bab 7: Kembalinya para sultan: Pentas gerakan komunitarian dalam politik 
lojkal, oleh Gerry van klinken.
Bab 8: Adat dalam politik dan wacana orang Bali: Memosisikan prinsip kewargaan 
dan kesejahteraan bersama ('commonweal'), oleh Carol Warron.
Bab 9: Ragam peran adat di Sumatera Barat, oleh Renske Biezeveld.
Bab 10; Budaya dan hak dalam kekerasan etnik, oleh Jamie S. Davison.
Bab 11: Kebangkitan adat di Flores Barat: Budaya, agama, dan tanah, oleh 
Maribeth Erb.
Bab 12: Dari bumiputera ke masyarakat adat: Sebuah perjalanan panjang dan 
membingungkan, oleh Sandra Moniaga.
Bab 13: Dari pengakuan menuju pelaksanaan kedaulatan adat: 
Konseptualisasi-ulang ruang lingkup dan signifikansi masyarakat adat dalam 
Indonesia kontemporer, oleh greg Acciaioli.
Bab 14; Kritik terhadap gerakan masyarakat adat di Indonesia, oleh Arianto 
Sangaji.
Bab 15: Adat di Sulawesi Tengah:Penerapan kontemporer, oleh Tania M.Li.
 
Buku aslinya terbit tahun 2007, dalam bahasa Inggeris, dengan judul  The 
revival of tradition in Indonesian politics: the deploymdnt of adat from 
colonialism to indigenism, Routledge, London. Buku ini diterjemahkan ke dalam 
bahasa Indonesia oleh Emilius Ola Kleden dan Nina Dwisasanti.
 
Oleh karena buku ini juga membahas peran adat di Sumatera Barat -- yang antara 
lain juga membahas peranan LKAAM -- secara pribadi saya berpendapat buku ini 
perlu dibaca oleh kaum cadiak pandai Minangkabau dan para pengurus LKAAM.. Saya 
percaya bahwa buku ini selain menafsirkan posisi adat di Sumatera Barat, juga 
akan memberikan perspektif yang lebih luas dari adat di Sumatera Barat dalam 
konteks keseluruhan masalah adat di Indonesia pada saat ini.
 
Alangkah baiknya jika pada suatu saat diadakan bedah buku ini, bersamaan atau 
menyusul bedah buku Jeff Hadler tengang Minangkabaju, yang berjudul: Sengketa 
Tiada Putus, yang juga terbit dalam tahun 2010 ini.
 
Semoga bemanfaat.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.











      



-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke