Sektor perkebunan (sawit) mengincar lahan-lahan ko. Salam
andiko Pada 30 November 2010 13.31, Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>menulis: > Inyiak Sungut, artikel Media Indonesia ko alah ambo baco. Kaadaan sarupo > mungkin juo tajadi di provinsi lain. Nan jadi masalah: baa menyelamatkan > tanah kritis tu, dan sia nan batangguang jawab ? Kalau indak diselamatkan > sajak kini, pd suatu saat nanti Indonesia akan menjadi rangkaian pulau-pulau > tandus. Alangkah mengerikan. > Saafroedin Bahar Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita. > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
