Kalau di Samananjuang, buah persimmons ini dibaok masuak dari nagari asal
melalui kandang singo, untuak Indonesian market, ambo kurang pasti:-
http://chedet.co.cc/chedetblog/2008/12/gaza.html

Idris Talu
L 60
Ipoh.

2010/12/2 <[email protected]>

>  wa'alaikumsalam wr wb ..
>
> tanaman ko di siko tamasuak nan langka, tapi dari nan ambo baco katonyo
> buah ko banyak nan suko di lua nagari
> haragonyo pun maha ... pernah dikembangkan di brastagi u export, tapi dek
> kalah kualitas mangkonyo kini ndak jalan exportnyo lai ...
> kalau di kampuang awak bisa dibudidayakan nan rancak hasilnyo, tantu bisa
> jadi alternatif sumber mato pancaharian ...
>
> Kesemek ini sering jadi pantun :
>  "Buah kesemek ... buah kebembem ... "
> Hehehe
>
>  Kesemek
> Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
>
>   ?Kesemek [image: Buah kesemek]
> Buah kesemek
>  Klasifikasi ilmiah   Kerajaan: Plantae
>  Divisi: Magnoliophyta
>  Kelas: Magnoliopsida
>  Ordo: Ericales
>  Famili: Ebenaceae
>  Genus: *Diospyros*
>  Spesies: *D. kaki*
>  Nama binomial *Diospyros kaki*
> L.f.
>
> *Kesemek* adalah nama sejenis buah-buahan dari marga *Diospyros*. Tanaman
> ini dikenal pula dengan sebutan *buah kaki*, atau dalam bahasa Inggrisdinamai
> *Oriental (Chinese/Japanese) persimmon*. Nama ilmiahnya adalah *Diospyros
> kaki*. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah
> ini).
>    Daftar isi[sembunyikan]
>
>    - 1 Pemerian
>    - 2 Hasil dan kegunaan
>    - 3 Asal-usul dan penyebaran
>    - 4 Bahan bacaan
>
> Pemerian
>
> Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (*
> dioecious*, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan
> bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.
>
> Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm,
> bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.
>
> Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di
> ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi
> empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak
> rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah
> Hasil dan kegunaan
>  Pohon kesemek sedang berbuah
>
> Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan
> berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan
> segar setelah diolesi dengan air kapur dan diperam, agar rasa sepatnyahilang. 
> Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es
> krim dan lain-lain. Buah kesemek segar mengandung 19,6% karbohidrat,
> terutama fruktosa dan glukosa, 0,7% protein, vitamin A dan kalium.
>
> Buah kesemek yang muda mengandung zat tanin yang dinamai *tanin-kaki*,
> yang menimbulkan rasa sepat pada buah. Zat ini akan berkurang bersama dengan
> masaknya buah. Tanin-kaki dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan
> tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan
> penyakit hipertensi.
> Asal-usul dan penyebaran
>
> Kesemek 'Hachiya' dari Jepang, 柿 – lukisan cat air 1887
>
> Kesemek berasal dari Republik Rakyat Cina, yang kemudian menyebar ke
> Jepang pada zaman purba dan dikembang biakkan di sana. Belakangan buah ini
> menyebar ke bagian lain Asia, dan pada masa kolonial di tahun 1800an dibawa
> ke Eropa selatan dan Amerika (Kalifornia).
>
> Buah ini cukup penting dalam tradisi Tiongkok dan Jepang, sehingga nilai
> komersialnya tinggi di sana. Kini komersialisasi produksi kesemek telah
> merembet dan meluas ke Selandia Baru, Australia dan Israel. Ekspor dari
> Israel inilah yang dinamai sebagai *Sharon fruit*.
>
> Di Indonesia, Malaysia dan Thailand, produksi kesemek umumnya hanya cukup
> untuk konsumsi lokal. Sumatera Utara, khususnya wilayah Brastagi, di waktu
> lalu pernah secara tetap mengirimkan kesemek untuk Singapura; namun kini
> terhenti karena kualitasnya terdesak oleh kesemek produk negara-negara lain.
> Tempat-tempat lain di Indonesia yang menghasilkan kesemek di antaranya
> adalah Jawa Barat dan Jawa Timur, di mana buah ini ditanam pada
> daerah-daerah tinggi di pegunungan.
> Bahan bacaan
>
>    - Verheij, E.W.M. dan R.E. Coronel (eds.). 1997. *Sumber Daya Nabati
>    Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang dapat dimakan*. PROSEA – Gramedia.
>    Jakarta. ISBN 979-511-672-2.
>
>
>
>   KESEMEK, LEBIH HEBAT DARIPADA APEL
>
>
> *Buah yang genit karena berbedak. Kesemek merupakan salah satu alternatif
> yang bisa dipilih untuk mendapatkan tubuh sehat dan bugar. Inilah buah yang
> paling merana. Terus-terusan dipandang sebelah mata dan diolok-olok. Karena
> kulit buahnya ditempeli serbuk putih, kesemek dijuluki buah genit, dianggap
> suka berbedak. Lantaran bentuk buahnya mirip apel kesemek sering pula
> disebut apel Jawa. Sebutan ini sedikit terkesan merendahkan karena bermakna
> "bukan apel yang sebenarnya". *
> **
> *Kesemek memang bukan apel. Pamornya sebagai buah pun jauh di bawah apel
> impor maupun lokal. Rasanya jarang' sekali ada yang menjadikan kesemek
> sebagai buah favorit. Sulit menemukannya di supermarket atau toko-toko buah
> berkelas.Bila ingin kesemek, carilah di pasar tradisional. Tak perlu
> repot-repot menawar karena harganya sudah murah. Biasanya tak sampai Rp
> 5.000 per kilo. Mungkin karena identik dengan harga murah, kesemek kadung
> dicap sebagai buah rakyat. Entah karena faktor ini atau sebab lain, banyak
> yang enggan membeli kesemek untuk disuguhi menjamu tamu lantaran gengsi.*
> **
> *Menggantikan Apel *
> **
> *Image yang diberikan masyarakat tentang kesemek sangat tidak sebanding
> dengan karakteristik buah itu sendiri. Sebenarnya dengan daging buah
> berwarna merah kekuningan, kesemek memiliki rasa yang cukup enak. Bila sudah
> mencoba, Anda akan menemukan perpaduan rasa legit, manis, dan segarnya.Lebih
> penting dari sekadar patokan rasa, sebetulnya bila dilihat segi manfaat
> kesemek layak disejajarkan dengan buah apel yang sebenarnya. Pakar kesehatan
> senantiasa menyarankan mengonsumsi apel setiap hari untuk mencegah penyakit
> jantung dan membantu membentuk tubuh langsing. Untuk urusan kesehatan ini,
> kesemek bisa menggantikan posisi apel.*
> **
> *Buah yang juga dikenal dengan nama oriental persimmon (Inggris) dan shi
> (Cina) ini memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah hebat dengan apel.
> Bahkan dalam hal kandungan zat tertentu, kesemek lebih unggul. Misalnya zat
> serat yang terdapat dalam sebutir kesemek berjumlah dua kali lebih banyak
> dibandingkan yang terkandung dalam sebutir apel. Tentunya sangat baik
> dikonsumsi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Begitu juga dengan
> kandungan vitamin dan mineral kesemek, lagi-lagi kesemek lebih tinggi dari
> buah apel.*
> **
> *Zat-zat Hebat*
> **
> *Kesemek bersifat `sedang-sedang saja', tidak panas dan tidak dingin, dan
> yang cukup penting tidak beracun. Berdasarkan riset, diketahui ternyata
> banyak zat kimia hebat di dalam buah kesemek. Di antaranya terdapat
> senyawa-senyawa antioksidan yang selain berkhasiat mencegah kanker juga
> menghambat proses penuaan dini. Mengonsumsinya dapat menghilangkan dahaga,
> menyehatkan paru-paru dan menguatkan limpa.*
> **
> *Satu poin penting, sebutir kesemek setiap hari dapat membantu mencegah
> pengerasan pembuluh darah. Kesemek juga berkhasiat menjaga tekanan darah
> agar tidak melewati ambang normal. Tepeliharanya kelenturan pembuluh darah
> dan stabilnya tekanan darah adalah kunci utama terpeliharanya kesehatan
> jantung.Nah, Tuhan telah menciptakan kesemek dengan segala nilai lebihnya.
> Sepatutnya kita memanfaatkan kelebihan itu untuk kebaikan diri kita dan
> keluarga, bukan sebaliknya menganggap remeh sesuatu yang berharga.*
> **
> *Resep obat kesemek *
> **
> *1> Perut panas dan nyeri*
> **
> *Ambil 1 buah kesemek segar, kupas kulitnya lalu makan daging buahnya.*
> **
> *2> Tekanan darah tinggi. *
> **
> *Ambil 1-2 buah kesemek matang, jadikan jus. Berikan pada penderita sekali
> sehari.*
> **
> *3> Batuk disertai dahak kental*
> **
> *Ambil dua potong kue persimon dan 30 gram madu. Tambahkan air, kukus
> dalam wadah tertutup, lumatkan dan makan. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan
> malam hari.*
> **
> *4> Diare pada anak kecil*
> **
> *Ambil 1 potong kue persimon, sedikit nasi dan air. Giling hingga menjadi
> pasta.Kukus sampai masak dan berikan pada penderita. Lakukan 3 kali sehari
> selama 2-3 hari.*
> **
> *Cara membuat kue Persimon*
> **
> *PETIKLAH BUAH KESEMEK YANG WARNA KULITNYA SUDAH BERUBAH MENJADI KUNING.*
> *Kupas dan buang kulitnya lalu jemur. Ketika dijemur, sering-sering
> menekan buah tersebut sehingga bentuknya berangsur-angsur menjadi gepeng.
> Buah kesemek dijemur sampai kering, cirinya lapisan putih pada permukaan
> buah terlihat jelas. Kesemek kering, gepeng, dan berpermukaan putih inilah
> yang dinamakan kue persimon.*
> **
> *(Sumber: Buku Terapi Buah)*
> *
> *
> *Psssttt....please leave me a name if U wanna comment on my post, OK ? I
> don't receive anonimous comment...*
>
> 5 Comments:
>  Ibrahim said...
>
> Mbak Tyas thanks bgt nih buat blog kesemek nya, bener2 membantu,
> mungkin di jus enak kali ya?
> ternyata manfaatnya banyak juga yah.
> semoga selalu ada topik2 baru dari mbak tyas...
>
> salam,
>
> Ibrahim
> Jakarta
> Anonymous said...
>
> Sebenarnya persimmon itu mahal loh di jepang :) di amrik banyak juga yang
> nanem persimmon. begitu panen, buset deh...pada bagi2 euy....
> rasanya enak juga.
> Fitri said...
>
> Terima kasih infonya, minta izin untuk copas tulisannya ya mbak. Mau ikut
> mempopulerkan buah ini kepada teman-teman saya. Kemaren jalan-jalan ke
> supermarket lihat buah ini terus jadi terinspirasi. Nuwun :)
> Rini said...
>
> thanks bgt bwt info nya....
> ternyata justru buah2an yg dianggap "kampungan" jauh lebih komplit
> kandungan manfaat nya, cth: pepaya, jambu biji, bengkoang dan si kesemek
> ini.
> ok banget.... sehat, murah gak susah dicari :)
> Anonymous said...
>
> Setahu saya buah kesemek di Jawa Barat disebut juga Apel Garut. Tidak tahu
> kenapa disebut seperti itu, mungkin karena kota Garut juga menghasilkan buah
> jeruk yang disebut Jeruk Garut.
> Sedangkan di Jerman, buah kesemek disebut buah Kaki, tidak seperti buah
> Kesemek yang dibedaki, buah ini sudah cantik. Biasanya dijual menjelang
> musim dingin, bersama buah Apel, Mangga, dan buah Kurma segar. Dijual di
> banyak Supermarket, atau di jongko-jongko yang banyak dilalui turis.
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Darius Nurdin Nurdin <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Thursday, December 02, 2010 8:38 AM
> *Subject:* Re: [...@ntau-net] Penjelasan Buah Kesemek?
>
>   Ass.WW. Sanak jo kawan kasadonyo.
>
> Bauh kesemek nanko memang banyak didapek di daerah Suka bumi. Tumbuhan iko
> sangat cocok di daerah dingin. Bantuaknyo memang mirip Apel Babadak.
> Untuak menhilangkan badaknyo biaso Habis dipanen buahnyo dirandam jo Air
> Garam.
>
> Kalau di Muaro Paneh sawakatu Ambo masih kanak2 Satiok hari Senin di Pakan
> Senayan Muaro Paneh sekitar tahun 1960 han urang Gaek ambo suko mambali.
> Kato Beliau namonyo Manggih Roti.
>
>  Akhirko ambo acok  mambali Buah Kesemek ko Nan datang dari Sukabumi memang
> buahnyo Gurih dan Manih dan punyo raso tersendiri.
> Tanamn Bauh nanko Banyak di Alahan Panjang. Namonyo Buah kaki.
>
>  Manuruik Carito urang mangaleh di Pondok Gede wakatu ambo balanjo di
> Tukang buah tapi jalan ambo sempat bacarito bahaso dikampuang kami anmonyo
> Buah kaki manga kok namonyo di Jakrta Kesemek...?
> Jawabnyo Mungkin karano Rasonyo memang ado raso ke  saketak agak kalek
> kalau alun lai begitu matang. Lalu urang nan manjuanyo mangatokan memang
> asal muasal tanaman nanko barasa dari Japang namo aslinyo Buah kaki. Berarti
> di Alahan Panjang Namonyo masih namo Asli Impor alun lai barubah.
> Jaan salah bukan Buah Tangan. tapi Buah Kaki Ambo kalau Ka Alahan panjang
> menyempatkan diri Mababli Buah Kaki. Bahkan ambo sempat mambao tampangnyo
> dari Alahan Panjang Ka Jakarta lah Tumbuah kiro 1 Meter di Dalam Pot
> akhirnyo Mati mungkin kurang Perawatan.
> Tanaman Sebaiknyo kito budi dayakan. karano tamasuah tanaman buah langka
> buahnyo nan sangat Lezat. Dan harago Jualnyo kalau lagi Musim di Super
> Market Jakarta mencapai Rp. 6.000 s/d.10.000,- /Kg.
>
>  Mudah2 an jawaban ambo iko indak salah.
>
> Wass.WW
> Darius Nurdin
> ****
>
> --- Pada *Kam, 2/12/10, [email protected] <[email protected]>*menulis:
>
>
> Dari: [email protected] <[email protected]>
> Judul: Re: [...@ntau-net] Buak Kesemek?
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 2 Desember, 2010, 12:48 AM
>
> Rita
>
> Maksud Da Jepe buah Kesemek ko babadak
>
> Kalau lah masak siap petik dan dikonsumsi di batang buah nan buleknyo rada2
> jo Apel ko, kulik buahnyo tu secara alami ado lapisan (jelaga..lilin ?) Nan
> putiah bantuak badak bayi
>
> Kiro2 co itu da Jepe bisa mendeskripkan ka Rita
>
> Kalau ado kesempatan ka Bogor cubo Rita cari disentra panggalehbuah
> tradisional seputar tratoar kebun raya atau di pasa Bogor sakali di raso
> buah ko pasti "ngangeni"
>
> Manuruik Da Jepe, buah ko cocoklah ditanam dikampuang Rita nan suhunyo
> sajuak, karano buah Kesemek ko banyak ditanam masyarakat diseputaran daerah
> kaki gunuang salak Kab Bogor
>
> Wass-Jepe
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: *Rita Desfitri Lukman <[email protected]>
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Thu, 2 Dec 2010 07:31:25 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] Buak Kesemek?
>
> Tarimo kasih penjelasannyo da Jepe.
>
>  Sabanta ko tagalak surang ambo jadinyo. Dalam pikiran ambo tadi malah
> kasumu pulo.
> Kamumu jo kasumu lah samo pulo dek ambo kironyo. Iyo lah gahat :)
>
> Mak Ngah, ambo tarik baliak comment ambo sabalunnyo :)
>
> De Jepe, apo mukasuik 'buah ko babadak?"
> Kalau iyo 'babadak', iyo rancak ambo tanam di ladang ketek di Kukuban tu
> mah.
> Jadi ndak paralu mambali badak lai :)
>
> RD
>
>
>
>   --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>



-- 
Idris Talu

http://idristalu.blogspot.com/
http://www.flickr.com/photos/ganbatte/
http://www.west-sumatra.com/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke