Ha...ha...ha...., boleh juga di terapkan di Sumbar, kalau ada yg menggunakan halaman mesjid seperti yg di Pakanbaru ini....
Mesjid At-Tawun, diarea Puncak, Bogor, juga sering di gunakan sebagai tempat pacaran, tapi tidak ada acara pengusiran oleh pengurus/pegawas mesjid. Disini, kita dapat melihat pemahaman sebagian orang muslim terhadap agamanya. Di pinggir halaman parkir, di mesjid at-Tawun ini, banyak lapau2 baso, dan makanan sejenisnya. Sering kali ambo, kalau mampir sholat disini, melihat pasangan muda-mudi makan di warung-warung ini. Dan yg bikin kita gregetean adalah, apabila suara adzan, berkumandag, bagi sebagaian orang disini, suara adzan tsb seperti tidak punya arti apa-apa. Sering saya bertanya dalam hati, apa yg ada dalam benak mereka, ketika telinganya mendengar suara panggilan untuk menghadap Sang Pencipta nya itu ?. Suara adzan itu dikumandangkan dengan pengeras suara, yg dapat di dengar sampai radius ratusan meter. Yg makan, tetap aja makan dgn santai. Yang pacaran tetap aja pacaran dgn tidak peduli. Yang bergegas mau sholat juga banyak. Barangkali, masalah ini adalah masalah global yg melanda dunia Islam kita saat ini, termasuk di Ranah Minang sendiri. Ambo punya beberapa teman yg bekerja di Qatar. Mereka jugacerita, bahwa mesjid2 di sana hanya dipenuhi oleh orang2 tua. Anak2 mudanya entah kemana. Salam, Marindo Palar --- Pada Sab, 4/12/10, riri chaidir <[email protected]> menulis: Dari: riri chaidir <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] [detik.com] - Dilarang Pacaran & Seksi di Halaman Masjid Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 4 Desember, 2010, 6:48 PM riri chaidir : Dunsanak Sadonyo OOT saketek. Sampai paralu ba \"alo alo\" dari speaker musajik, bararti lah rami bana model ko nampaknyo Riri Sabtu, 04/12/2010 Dilarang Pacaran & Seksi di Halaman Masjid Chaidir Anwar Tanjung - detikNews detikcom - Pekanbaru, Area sekitar mesjid umumnya menjadi area yang disucikan. Begitu juga dengan halaman masjid Agung Annur di Pekanbaru. Namun halaman mesjid itu kini menjadi ternodai gara-gara dijadikan tempat sepasang muda-mudi memadu kasih dan berolahraga dengan mengenakan pakaian seksi. Baca Lebih Detail : http://m.detik.com/read/2010/12/04/175931/1509124/10/dilarang-pacaran-seksi-di-halaman-masjid?nhl -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
