HA ha....pasti labiah hebat dari carito JAKARTA UNDECOVER dari Moemar Emka. Lai 
ado juo buku tu kolah di toko buku Gramedia.
 
Wassalam,
Suryadi

--- Pada Sab, 11/12/10, Riri Mairizal Chaidir <[email protected]> 
menulis:


Dari: Riri Mairizal Chaidir <[email protected]>
Judul: RE: [...@ntau-net] Re:Raja Arab aduh mak!!!!!!!!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 11 Desember, 2010, 5:46 AM








Maaf, Afdal, 
 
Memalukan siapa? 
 
Kalau ambo ndak malu tuh, malah “sabodo teuing” 
 
He he, maaf. Ambo tabiaso membedakan antara Arab dan Islam
 
 
Riri
 
 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of muhammad afdal
Sent: Saturday, December 11, 2010 5:20 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re:Raja Arab aduh mak!!!!!!!!
 

Wah kalau benar berita yang dibocorkan wikileak ini, Alangkah memalukan sekali 
seperti ini:

 

http://id.news.yahoo.com/kmps/20101210/twl-pangeran-saudi-doyan-narkoba-dan-pes-70701a2.html

Pangeran Saudi Doyan Narkoba dan Pesta



Kompas - Jumat, 10 Desember

Kirim 
Kirim via YM 
Cetak 



Pangeran Saudi Doyan Narkoba dan Pesta 

JEDDAH, KOMPAS.com -  Para diplomat AS, dalam kawat diplomatik yang dibocorkan 
WikiLeaks, menggambarkan dunia seks, narkoba dan rock'n'roll di balik kasalehan 
formal kerajaan Arab Saudi.
Para pejabat Konsulat AS di Jeddah menggambarkan sebuah pesta Halloween bawah 
tanah, yang digelar tahun lalu oleh seorang anggota keluarga kerajaan, yang 
menabrak semua tabu di negara Islam itu. Minuman keras dan para pelacur hadir 
dalam jumlah berlimpah, demikian menurut bocoran itu, di balik pintu gerbang 
vila yang dijaga ketat.
Pesta tersebut digelar oleh seorang pangeran kaya dari keluarga besar 
Al-Thunayan. Para diplomat itu mengatakan identitasnya harus dirahasiakan.
"Alkohol, meskipun sangat dilarang oleh hukum dan pabean Saudi, sangat 
berlimpah di bar pesta itu dengan koleksi yang lengkap. Bartender Filipina yang 
disewa menyajikan koktail sadiqi, sebuah minuman keras buatan lokal," kata 
kawat itu sebagaimana dilasir The Guardian. "Juga diketahui dari mulut ke mulut 
bahwa sejumlah tamu (pada pesta itu) pada kenyataan adalah 'gadis panggilan', 
sesuatu yang tidak biasa untuk pesta semacam itu.
Kiriman informasi dari para diplomat AS itu, ditandatangani oleh konsul AS di 
Jeddah, Martin Quinn, yang menambahkan, "Meski tidak menyaksikan langsung 
peristiwa tersebut, kokain dan hashishsh (ganja) digunakan secara umum dalam 
lingkungan sosial semacam itu."
Pesta bawah tanah sedang "berkembang dan berdenyut" di Arab Saudi berkat 
perlindungan dari kerajaan Saudi, kata kawat itu. Namun pesta semacam itu hanya 
tersedia di balik pintu tertutup dan untuk orang yang sangat kaya. Terdapat 
sedikitnya 10.000 pangeran di kerajaan itu. Beberapa masih merupakan keturunan 
langsung Raja Abdul Aziz, sementara yang lain berasal dari cabang keluarga yang 
tidak langsung.
Para diplomat yang hadir dalam pesta itu melaporkan, lebih dari 150 pria dan 
perempuan Saudi, sebagian besar berusia 20-an dan 30-an tahun, hadir dalam 
pesta tersebut. Perlindungan dari kerajaan berarti kecemasan akan diserga 
polisi agama menjadi tidak mungkin. Orang-orang yang masuk dikontrol melalui 
daftar tamu yang ketat. "Adegannya mirip sebuah klub malam di manapun di luar 
kerajaan itu: banyak alkohol, pasangan muda yang menari-nari, seorang DJ di 
turntable dan semua orang berdandan."
Bocoran itu mengatakan, rak di bar tempat pesta itu menampilkan jenis-jenis 
minuman keras terkenal.
Para diplomat itu juga mencoba menjelaskan mengapa sang tuan rumah  begitu 
lengket dengan pengawal Nigeria, beberapa di antaranya berjaga-jaga di pintu. 
"Sebagian besar pasukan keamanan sang pangeran adalah laki-laki muda Nigeria. 
Merupakan praktek yang umum di kalangan para pangeran Saudi untuk tumbuh 
bersama para pengawal yang disewa dari Nigeria atau negara-negara Afrika 
lainnya yang berusia muda, (seusia dengan para pangeran itu) dan akan tetap 
bersama dengan pangeran tersebut hingga dewasa. Waktu bersama yang lama 
menciptakan ikatan kesetiaan yang intens"
Seorang pemuda Saudi mengatakan kepada diplomat itu bahwa pesta  besar 
merupakan tren baru. Hingga beberapa tahun lalu, katanya, kegiatan akhir pekan 
hanya berupa "kencan" dalam kelompok-kelompok kecil yang bertemu di dalam rumah 
orang kaya. Menurut bocaran itu, beberapa rumah mewah di Jeddah memiliki 
basement bar, diskotik dan klub.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke