Salut kepada nakan Armen dan para relawan lain untuk menyukseskan SKM.
Ingin ambo bakuliliang cando tu pulo. Bisa jadi guide nakan? Sia nan
ka sato?

On 12/14/10, Armen Zulkarnain <[email protected]> wrote:
> Assalammualaikum wr wb
>
> Angku, mamak, bundo sarato adi dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati,
> sebelumnya saya jelaskan, sekali lagi ini bukan mengenai KKM 2010 ataupun
> SKM
> 2010.
>
> Saya berangkat mulai 23 November 2010 bersama teman saya Ajo Fulan (sanak
> Anwar
> Sidi Marajo 52 th) asal nagari Sungai Garinggiang Pariaman, namun pada hari
> ke 6
> beliau harus kembali ke kampung halaman sebab anak kemanakan beliau akan
> melangsungkan pernikahan. Praktis sejak tanggal 29 November 2010 hingga 5
> Desember 2010 saya harus sendirian mengunjungi nagari per nagari di 9
> kabupaten
> (Pesisir Selatan - Solok Selatan - Solok - Dharmasraya - 50 Koto - Pasaman -
> Pasaman Barat - Sijunjung & Tanah Datar).
>
> Ada banyak nagari yang terpencil di Minangkabau saat ini baik dari jangkauan
> transportasi, infra struktur listrik, layanan kesehatan, penidikan &
> jaringan
> komunikasi selular, seperti :
> - nagari Mandiangin Katiagan kec. Kinali di Pasaman Barat,
> - 5 nagari di kec. Tigo Lurah kab. Solok (Rangkiang Luluih, Tanjuang Balik
> Sumiso, Batu Bajanjang, Garabak Data, Simanau) Solok,
> - 3 Nagari di kec. Sungai Batang Hari (Lubuk Ulang Aling, ) Solok Selatan,
> - nagari Pancuang Taba di kec. Bayang Utara Pesisir Selatan ( + 20 km dari
> danau
> Di Bawah, Alahan Panjang Solok),
> - 3 nagari di kec. Kapur IX, 50 Koto (Durian Tinggi, Sialang, Galugua),
> - 5 nagari di kec. Timpeh (Timpeh, Taratak Tinggi, Tabek, Panyubarangan,
> Ranah
> Palabi) Dharmasraya,
> - 4 nagari di kec. Padang Laweh (PadangLaweh, Batu Rijal, Sopan Jaya, Muaro
> Sopan) Dharmasraya,
> - 5 nagari di kec. Asam Jujuhan (Sungai Limau, Sinamar, Lubuk Besar, Tanjung
> Alam, Alahan Nan Tigo) Dharmasraya,
> - 3 nagari di Kec. IX Koto (Silago, Lubuk Karak, Koto Nan IV) Dhasmaraya,
> - 6 nagari di kec. Sumpur Kudus (Sisawah, Silantai, Unggan, Mangganti,
> Tamparungo, Sumpur Kudus) Sijunjung.
> - 3 nagari di kec. Mapat Tunggul (Lubuk Gadang, Pintu Padang, Muaro Tais)
> Pasaman
> - 2 nagari di kec. Mapat Tunggul Selayan (Silayang, Muaro Sungai Lolo)
> Pasaman
> - 3 nagari di kec. Rao Utara (Koto Rajo,Koto Nopan, Languang) Pasaman
>
> Percaya atau tidak, di kecamatan Tigo Lurah kab. Solok ongkos Ojek antar
> nagari
> paling minim adalah Rp. 100.000,-. Masih ada sarana transportasi antar
> nagari
> yang mengharuskan mobil sato "nyebur" ke dalam sungai, tanjakan panjang
> disertai
> tikungan patah yang apabila bertemu lawan (walau hanya roda dua) akan sangat
> menyulitkan, serta berbagai cerita klenik masyarakat yang cukup menyeramkan
> mental kita untuk mencapai nagari yang dimaksud.
>
> Alhamdulillah, saya pernah bekerja sebagai awak kapal tug boat di pesisir
> Barat
> Sumatera (1996-1998), yang lumayan kenyang dengan mistis-mistis setempat
> seperti
> "gadam natal", "teluh api" dan sebagainya. Bersyukur pula pada pemuda
> setempat
> dibanyak nagari pelosok yang sangat ramah & mau membantu menjadi "co driver"
> sambil memberikan aba-aba kondisi jalan di depan, .... "tanjakan panjang
> dimuko"...."tikungan patah ka kiri".... "awas!!! lurah sadalam 70 meter di
> sabalah kiri"... "kiro-kiro 20 km pasawangan sajo Da"... "Masyarakat acok
> tacoliak Inyiak di jalan mantun, elok baputa sajo, agak rawan mah,
> angker"...
> dan lain sebagainya.
>
> Klimaks terjadi antara nagari Padang Gantiang - Suruaso ketika saya
> mengambil
> inisiatif jalan memotong menuju Suruaso... saya sempat melihat anak harimau
> sadang maminteh jalan tanah berjarak 50 meter dari mobil. Rupa cerita
> masyarakat
> di perbatasan nagari Padang Gantiang bukan isapan jempol belaka.
>
> Selama 13 hari perjalanan (6 hari bersama teman, 7 hari sendirian) ada
> selintas
> pemikiran saya, apabila perantau minangkabau hanya berpikir membangun nagari
> dalam kerangka mindset "salingka nagari", saya kira kesenjangan pembangunan
> akan
> terus berlangsung paling tidak 10-20 tahun ke depan.
>
> Dan satu kendala yang kita hadapi bersama adalah, sulitnya masyarakat
> minangkabau untuk bersatu apabila berada di kampung halaman (walaupun
> perantau)
> walaupun dalam satu kecamatan yang sama (apalagi dalam lingkup kabupaten).
> Saya
> masih teringat ketika menanyakan kondisi terkini jalan ke Silago pada pemuda
> di
> Pulau Punjung/Sungai Dareh. "Kok sanjo ko apak poi kasinan, mungkin bisuak
> pagi
> baru kalua, itu nagari palosok mah..." sambil terkekeh. Saya kira
> keterisoliran
> bukanlah hal yang baik untuk jadi bahan tertawaan.
>
> Padahal, Pasaman Barat selalu membutuhkan beras dari Palupuah (Agam),
> Malampah &
> Simpang Alahan Mati (Pasaman), begitu pula banyak nagari di sekitar Alahan
> Panjang membutuhkan kelapa (karambia) dari Muaro Labuah & Padang Aro, Solok
> Selatan. Bahkan pada hari ke 3 saya konvoi bersama iring-iringan pick up
> pedagang karambia dari nagari Pelangai, Balai Selasa menuju Sungai Penuh
> Kerinci.
>
> Saya kira, angku, mamak, bundo sarato adi dunsanak yang tergabung dalam
> organisasi perantau minang di tingkat kabupaten bisa memahami persoalan ini,
> seperti Gonjong Limo, S3, PKDP, IKPS, BAKOR Agam, dan lain-lain. Sebab
> diperlukan persamaan visi & misi untuk melepas keterisoliran banyak nagari
> yang
> ada di ranah minang. Semoga bermanfaat, amin ya Rabbal alamin.
>
> wasalam
>
> Armen Zulkarnain - 32 th
> bermukim di Padang
> asa nagari Kubang, 50 Koto
> babako ka canduang Koto Laweh, Agam
>
> NB : via telepon seluler saya sempat bercanda dengan ketua Perwana Solok
> Selatan, pak Ali Sabri Abbas wali nagari Bidar Alam. " Sabana patuik pak
> wali
> jadi juara off road di Lubuak Begaluang tempo hari, sabab alah hari-hari
> manampuah medan nan sarupo cando galanggang off road sambia mambawo buah
> sawit".
> Beliau terkekeh saja mendengar gurauan saya.. "ka baa lai pak Armen, memang
> PAD
> nagari awak ko nan sayuik".
>
> ket : PAD Sumbar untuk tahun 2010 sebesar 1.3 Trilyun, sedangkan anggaran
> belanja daerah untuk tahun yang sama sebesar 2.2 trilyun. Jadi masih
> "ditumbok"
> pemerintah pusat sebesar 800-900 Milyar pertahun.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta,
sekarang Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada
menjadi sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke