Ren, 

 

Mambaco judulnyo, ambo sangko iko tentang mukjizat J

 

Hehe, walaupun Cuma carito, tapi ado nan "mengganjal" di ambo dalam carito
ko:

 

1.       ". membawa air zam-zam sebanyak 10 liter yang disembunyikan didalam
tumpuk-tumpukan pakaian ."  Artinyo, beliau tau (atau berpendapat) bahwa itu
tidak boleh, tapi dia lakukan .

2.       ". seorang petugas PPIH lainnya yang iba melihat tas tersebut
kosong mengantarkan sebungkus Kurma seberat 5 Kg yang diambil dari tumpukkan
barcer milik jamaah lain."  Sedemikian besarkah kewenangan seorang Petugas?

 

Just mainok2 I sajo

 

Riri

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Reni Sisri Yanti
Sent: Thursday, December 16, 2010 9:14 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Kisah Air Zam - Zam Berubah jadi Kurma

 

http://koleksigambarunik.blogspot.com/2010/12/kisah-air-zam-zam-berubah-jadi
-kurma.html

Wow... Inilah Kisah Air Zam - Zam Berubah Jadi Kurma - Ada kejadian menarik
saat pemeriksaan barang di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA)
Madinah. Air zam-zam milik seorang jamaah berubah menjadi kurma.

Lho? Kok bisa begitu? Jalaluddin, jamaah dari Ciamis tak dapat mengelak saat
memasuki pintu keberangkat Bandara AMAA di terminal haji pintu nomor lima
terkena sweeping petugas Maskapai Penerbangan Saudia Arabian Airlines (SAA).
Di dalam tas kabin miliknya kedapatan membawa air zam-zam sebanyak 10 liter
yang disembunyikan didalam tumpuk-tumpukan pakaian yang ada di tas tersebut.

Setelah mengetahui aksi tersebut, petugas yang memeriksa tas Jalaluddin
tanpa ampun mengambil Air zam-zam yang dikemas dalam sebuah jerigen, lalu
membuangnya ke dalam tumpukkan barang-barang tercecer milik jamaah yang
tidak diperbolehkan dibawa dalam kabin penerbangan tersebut.

Setelah air zam-zam tersebut dibuang, Jalaluddin hanya bisa pasrah dan
tersenyum kecut sambil membayangkan bagaimana ia berjuang keras mengambil
Air Zam-zam tersebut sedikit demi sedikit ia kumpulkan dari Masjidil Haram
atau pun Masjid Nabawi usai melakukan sholat berjamaah. "Air itu saya ambil
sebotol demi sebotol kecil setiap saya ke Masjidil Haram dan juga di Masjid
Nabawi sampai kemudian jeriken itu penuh. Bahkan ada sebagian air itu yang
sampai saya bawa tawaf segala," katanya kepada MCH di Bandara AMAA, Senin
(13/12).

Tak lama, setelah Zam-zam itu dibuang, Jalaluddin lalu membereskan tasnya
yang berantakan dan dibantu oleh seorang petugas Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) Sektor Bandara AMAA Madinah. Ketika semua barang sudah
masuk ke dalam tas, tas tersebut terlihat lengan dan banyak ruang kosong
bekas tempat memuat Zam-zam tersebut.

Lalu ada seorang petugas PPIH lainnya yang iba melihat tas tersebut kosong
mengantarkan sebungkus Kurma seberat 5 Kg yang diambil dari tumpukkan barcer
milik jamaah lain yang masih kloter dengannya seraya mengatakan, "daripada
kosong, mendingan bapak masukkan (Kurma) ini kedalam tas bapak. Daripada ini
disini juga terbuang," ujar petugas itu.

Dengan nada tersenyum, Jalaluddin mengucapkan terima kasih kepada petugas
itu. "Terima kasih, terima kasih banyak pak," ucap jalaluddin.

Jalaluddin , dengan wajah sumringah merasa senang, karena Zam-zam miliknya
yang dibuang kini telah berubah jadi Kurma. "Ini mungkin rejeki dan
pertolongan Allah kepada saya. Karena Zam-zam saya yang dibuang ada
penggantinya, awalnya saya memang merasa sedih dan kecewa Zam-zam saya
dibuang. Tapi kini, kekecewaan saya telah terobati, dan ada oleh-oleh
pengganti," tandasnya.

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke