Sanak Muhammad Syahreza nan ambo hormati.

Sayang ambo indak sempat maliek acara tsb. Sato ambo bakomentar satantang
pembalakan liar iko.

Alam SB terletak di punggung bukit barisan yang sangat rawan terjadinya
longsor, galodo (sawah ditutupi pasir, batu sesudahnya).

Manuruik curito wali nagari ambo di Tanjuang Sungayang, pembalakan liar ini
susah diberantas walaupun nagari kami dekat dengan kota (apalagi nagari
nagari yang jauh dari kota)

Baitu pulo curitonyo kejadian galodo di nagari Sitalang (Agam 2007) yang
terjadi akibat pembalakan di bukik danau.

Siapa nan ka mahukum pencuri pencuri kayu tsb. apabila intansi keamanan
negara tidak serius menanganinya. Kenapa mereka tidak serius...perlu
diteliti pula penyebabnya!!!

Sekadar ungkapan pribadi: istilah "pembalakan liar", tantu ado pulo
pembalakan "tidak liar/dibolehkan" ---->nan sarupo itu "pembalakan atau
penggundulan" hutan baik liar maupun tertib, kok tajadi di kampuang awak
tantu itu karajo urang nan lah sasek!

Kalau di Riau, Kalimantan, Jawa hutan mungkin boleh dibalak asal
tertib/diganti dengan tanaman lain karano nagari mereka indak babukik bukik
sarupo di nagari awak yang rawan bencana alam.

Salam

Abraham Ilyas lk.65
www.nagari.org

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke