JB, Bundo, dan Dunsanak Sadonyo.
Walaupun – honestly - baru belakangan ko ambo tau sejarah HR Rasuna Said, ado 3 jalan Rasuna Said nah punyo arti khusus untuak ambo. Partamo kali bakarajo, lulus dari Program Diploma III STAN (dulu istilahnya AJun Akuntan) ambo ditempatkan di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat. Kantua BPKP ko di Jl, Rasuna Said 69, di simpang Ujuang Gurun. Disiko ambo bakarajo labiah kurang 2 ½ tahun Salasai di Padang, ambo baliak ka STAN, Setelah lulus ado program sakola ka lua nagari. Untuak persiapan, harus kursus bahaso inggris dulu sekitar 5 bulan di IALF (Indonesia Australia Language Foundation) nan talatak di Jl. Rasuna Said, Kuningan Jakarta. Tahun 97-2000 ambo ditempatkan di Perwakilan BPKP Provinsi Lampung. Ambo dapek (sebenernya sih: Harus) rumah dinas nan posisinyo unik. Rumah ambo di tapi komplek, bapaga jo tabiang. Kalau mamanjek kaateh tabiang tu, kurang labiah 8-10 meter tingginyo, di situ ado jalan raya, namonyo Jl, Rasuna Said. Kalau ka naiak angkot ambo labiah praktis lewt situ dibandiangkan kalua lewat gerbang komplek, Nah, ampia 3 tahun ambo di situ, labiah dari 100 kali ambo turun naiak tabiang tu … J Anyway, tadi ambo cubo mancari dikota ma sajo ado namo Jl. Rasuna Said. Surprise, di kampuang baliau, Kabupaten Agam, ndak ado namo jalan tu do. Surprise ciek lai, ternyata di Majene, Sulawesi Barat malah ado Iko daftar kota nan ado Jl Rasuna Said, ambo dapek dari http://kodepos.indonesiaweb.info/jalan/?type=kodepos-jalan <http://kodepos.indonesiaweb.info/jalan/?type=kodepos-jalan&cari=rasuna+said&pg=3> &cari=rasuna+said&pg=3 dan http://kodepos.posindonesia.co.id/index.php?act=searchaddress <http://kodepos.posindonesia.co.id/index.php?act=searchaddress&PageNo=1&kw=&f=&w=&k=&t=> &PageNo=1&kw=&f=&w=&k=&t= 1. Jakarta 12950, 12940, 12920, dan 12710 2. Padang 25114 3. Padangpanjan 27111 dan 27112. 4. Pariaman 25531 5. Painan 25612 6. Lubuk Sikaping 26317 7. Payakumbuh 26321 dan 26237 8. Jambi 36143 9. Bandar Lampung 35124 dan 35215. 10. Tebingtinggi 20631 11. Rantauprapat 21343 12. Ponorogo 63411 dan 63413 13. Pacitan 63515 14. Pontianak 78327 15. Majene 91415 Riri -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of [email protected] Sent: Saturday, December 18, 2010 6:28 AM To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Rangkayo Rasuna Said Ni Nismah nn dirahmati Allah swt n sanak palanta.Io agak tasentak JB,mambaco tulisan tantang Kak Rasuna Said ko. Dalam hubungan sehari-hari beliau ko senior dari kakak JB, Etek Ainsyah Amin,nn kudian sasudah menikah labiah dikenal dengan sabutan Ainsyah Dachlan.Kak Una demikian kami memanggil kak Rasuna Said ko.Saingek JB, kak Una pernah bakunjuang ka Padusunan,karumah JB.Dalam kunjungan itu disertai pula oleh kak Ratna Sari dari Padang n kak Kamari sah,terakhir jadi tokoh wanita di Medan. Kak Rasuna Said,dalam perjuangannya sangat keras menentang penjajah Bulando, beliau memang singa podium nn dapat membakar semangat anti penjajahan Bulando. Zaman kemerdekaan sampai beliu meninggal, pernah menduduki berbagai posisi tinggi kenegaraan RI. Beliau n pak Muhammad Yamin n pak Hatta n beberapa tokoh Minang lainnya, menentang pemberontakan prri terhadap Pusat. Oleh kalangan nn pro prri, beliau n tokoh2 Minang nn pro Pusat(Jakarta) dianggap pengkhianat daerah Sumbar. Mulai saat itulah, kepopuleran kak Rasuna Said menjadi ijok di Sumbar. Anehnya di Jakarta n daerah lain,nama beliau diabadikan menjadi nama salah satu jalan di daerah itu,sedangkan di daerah asalnya(Sumbar) sendiri tidak ada. Kalau alasan Pemda Sumbar tingkat Propinsi,Kab n Kota, karena beliau pro Pusat, kenapa tokoh2 Minang nn pro Pusat spt pak Yamin,pak Hatta,Assaat,Syahrir dlsb, nama2 tokoh itu dijadikan salah satu jalan di Padang n mungkin diaerah lain di Sumbar. Masih adakah sekarang ini di Sumbar(baca aparat)nn mengidap "phobia"terhadap rang Minang nn anti pemberontakan prri?. Kalau ada,itulah sebabnya Ni Nismah,wajah n nama Rky Rasuna Said pudur di daerah asalnya ini.Tragis sekali!!! JB,Tuanku Magek Jabang Sutan Riayat Syah,71thn,sk Malayu Mandailing Durian Kambuik,Padusunan,kini sadang di Kik Tinggi(Koto Gadang). Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Nismah Rumzy <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 16 Dec 2010 23:02:33 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Rangkayo Rasuna Said Assalamu Alaikum W. W. Taringek dek bundo mak bundo pernah bacarito tetangan RASUNA SAID waktu disebuah kongres Muhammadiah/Aisyiah di Padang Panjang (disekitar tahun 1930).Tampil di podium seorang singa podium perempuan yang berpantun. Baparak kaparak urang Indak buliah batanam dama Pagaran dirunduakkannyo Bamamak kamamk urang Indak buliah kato nan bana Nan bukan ditujuakkannyo. Setelah habis kaliamt tersebut dia di stop berbicara dan dibelenggu dibawa keluar ruangan. Sekarang namanya tak terdengar lagi. Kenapa ya? Kemungkinan waktu PRRI dia tak ikut tapi diperalat pemerintah Pusat untuk memadamkan PRRI. Namanya menjadi jalan protolol terkenal. Dan kita di RN ini tak pernah mengenangnya sama sekali. Hayatun Nismah Rumzy Notes: Dari Wikipedia HR Rasuna Said (1910-1965) Orator, Srikandi Kemerdekaan HR Rasuna Said (Hajjah Rangkayo Rasuna Said) seorang orator, pejuang (srikandi) kemerdekaan Indonesia. Pahlawan nasional Indonesia ini lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 15 September 1910 dan wafat di Jakarta, 2 November 1965 dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Seorang puteri terbaik bangsa yang tak hanya sekadar memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita. HR Rasuna Said diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No. 084/TK/Tahun 1974 tanggal 13 Desember 1974. Selain itu, sebagai penghormatan atas perjuangannya, namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan protokol di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, termasuk bagian segi tiga emas Jakarta. Dia pejuang yang berpandangan luas dan berkemauan keras. Sejak muda berjuang melalui Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris Cabang. Kemudian aktif sebagai anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Dia seorang orator yang sering kali mengecam tajam kekejaman dan ketidakadilan pemerintah Belanda. Dia tak gentar kendati akibatnya harus ditangkap ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang. Ketika pendudukan Jepang, Hajjah Rangkayo Rasuna Said ikut serta sebagai pendiri organisasi pemuda Nippon Raya di Padang. Organisasi ini pun kemudian dibubarkan oleh Pemerintah Jepang. Setelah Proklamasi Kemerdekaan dia aktif sebagai anggota Dewan Perwakilan Sumatera mewakili daerah Sumatera Barat. Kemudian terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS). Tahun 1959, kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung sampai akhir hayatnya 1965. Dia meninggalkan seorang putri Auda Zaschkya Duski dan 6 cucu: Kurnia Tiara Agusta, Anugerah Mutia Rusda, Moh. Ibrahim, Moh. Yusuf, Rommel Abdillah dan Natasha Quratul'Ain. ► ti/mlp *** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
