Kalau di ambo, mungkin ado nan lupo saketek.

 

Hermawan Kartajaya itu ahli marketing, berbicara di lingkungan marketing,
menggunakan/ mengacu ke literatur marketing.

 

Nah, kalau mau menguji statement beliau, harus dengan framework marketing
pula. Kalau pakai disiplin ilmu lain, atau pakai literature agama, ya bisa
saja tidak ketemu .

 

Masing2 disiplin ilmu punya "pakem" sendiri2. Bisa saja beberapa hal di satu
disiplin ilmu merefer ke disiplin yang lain, atau malah bersinergi untuk
kemaslahatan (onde mande, dari ma pulo si riri dapek istilah ko ha). Tapi
tetap saja untuk menguji suatu statement harus digunakan acuan disiplin ilmu
yang digunakan.

 

Contohnya, di accounting itu dikenal istilah "substance over form". Yang
penting isinya, contentnya itu apa, masalah bentuk atau formatnya itu urusan
belakangan. Tapi di disiplin ilmu hukum, bentuk legal formalnya di
dahulukan. Nah, kalau dalam suatu kasus dugaan korupsi misalnya, jika pihak
kejaksaan yang meminta bantuan akuntan pemerintah untuk menghitung kerugian
Negara bertahan dengan "pakem"nya masing2, ya kapan disidangnya .

 

Itu manuruik ambo.

 

Riri

48/L/bekasi

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Fitrianto
Sent: Saturday, December 18, 2010 2:34 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] Fwd: [M_S] Hermawan Kartajaya: Nabi Muhammad Itu
Berkarakter Pemasaran

 

Mustapha Attaturk.....yahudi nan mahancuakan khalifah Usmaniyah dan
mensekulerkan Turki sajadi2nyo sahinggo azan pun harus jo bahasa Turki.

 

Ibnu Saud.....pendiri negara Arab Saudi nan dimukasuik? Iko pun basamo jo
inggris memerangi khalifah dan mambuek negara2 nasionalis di Arab model
kini.

 

Alexander the Great...nan maa? Kalau nan dari yunani nan dimukasuik, inyo
indak Islam bagai doh.

 

Jadi contohnyo banyak nan indak kanai......

 

Wassalam

fitr

lk/36/albany NY  

2010/12/17 Anzori <[email protected]>

Setahu saya, tidak Pemimpin berkarakter marketing. Marketing bukan suatu
sifat atau katakter kepemimpinan. Yang jelas Muhammad SAW adalah
Transformational Leader bukan Transactional Leader. Muhammad SAW  Pemimpin
Transformational agama dari sekian banyak Rasul dan Nabi Allah. Nabi Isa pun
juga  masuk sebagai Transformational Leader(TfL). Pemimpin agama lain
sebagai Pemimpin beragama Islam yang masuk sebagai Transformational Leaders
adalah Mustapha Ataturk,  Sultan Saladin, Abdul Azis Ibnu Saud, Alexander
the Great.

Adapun sifat dan karakter Nabi Muhammad SAW sebagai TfL adalah : 

1.      Baik hati;
2.      Jujur (shiddiq);
3.      Pemalu;
4.      Lemah lembut;
5.      Rendah hati;
6.      Tidak pernah memberatkan orang lain;
7.      Sangat sederhana;
8.      Tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan;
9.      Suka memaafkan dan merelakan;
10.     Penuh kasih sayang 
11.     Selalu memberi petunjuk;
12.     Selalu tersenyum;
13.     Sabar
14.     Fathonah (pintar, cerdik, arif) sehingga beliau diberi gelar
Al-Amien
15.     Amanah (trustworthy)
16.     Tabligh

Skill teknik lebih banyak dimiliki oleh Transactional Leaders (TrL). Tapi
marketing tidak masuk sebagai sifat kepemimpinan. Mungkin Hermawan Kartajaya
punya alasan sendii yang berbeda dengan teori kepemimpinan manapun.

 

Beda TfL dan TrL adalah:

TrL memelihara Stabilitas dan menciptakan Perintah2. TfL membangun
adaptabilitas dan menciptakan pengaruh2 yang konstruktif.

 

Zorion_Anas 
*55yo
http://minangmaimbau.blogspot.com <http://minangmaimbau.blogspot.com/> 
http://zorionanas.blogspot.com <http://zorionanas.blogspot.com/> 
[email protected], [email protected], [email protected] 
Cel./HP No. :081384611336, 085811646566
Country code +62 

 

 

From: Harman <[email protected]>
To: RantauNet <[email protected]>
Sent: Fri, December 17, 2010 1:22:41 PM
Subject: [...@ntau-net] Fwd: [M_S] Hermawan Kartajaya: Nabi Muhammad Itu
Berkarakter Pemasaran

 


"Sebagai pemeluk Katholik, nabi saya saja bukan ahli perdagangan, tapi Nabi
Muhammad SAW itu pedagang dan dalam dirinya melekat karakter pemasaran," 

 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke