Kanda Saaf sarato Sanak sa Palanta

 

Pertama-tama saya ingin menyampaikan kegembiraan dan rasa syukur saya, bahwa
berkat keteguhan pengurus GM, wal khusus kanda Saaf sendiri, KKM
2010---walaupun harus berganti baju dengan SKM (apalah artinya warna
baju)---akhirnya terselenggara dengan selamat. Semoga apa yang diniatkan
ketika menggagas KKM 2010, dapat terwujud, walaupun itu adalah perjalanan
yang sangat panjang, berkeringat serta memerlukukan dukungan segenap
pemangku kepentingan di ranah mapun di rantau, tanpa kecuali. Dan melalui
kanda Saaf, saya berharap GM, dapat bermurah hati melewakan pokok-pokok
kesimpulan, rekomendasi dan rencana-rencana aksi yang disimpulkan dalam SKM
di Palanta RN ini.

Setentang upaya untuk memperkuat landasan keimanan berdasarkan ajaran Islam
yang terhandung dalam  Alquranulkarim, IMHO, memang sangat penting sekali.
Apalagi kalau dikaitkan dengan penerapan ABS-SBK dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat Minangkabau, baik yang di ranah maupun yang dirantau. Penerimaan
terhadap suatu sistem nilai semacam ABS-SBK, adalah kesukarelaan. Dan tidak
akan ada landasan kesukarelaan selain iman yang kuat.

Dalam hubungan ini penerbitan buku kecil karangan Buya Fachruddin Hs
'Petunjuk Al Quran' - yang  diterbitkan kembali oleh Yayasan Sepuluh Agustus
untuk Gebu Minang - dan mendistribusikannya di Sumatera Barat, baik secara
langsung kepada peserta SKM GM baru-baru ini, maupun secara tidak langsung
kepada para da'I dan muballigh melalui Buya Mas'oed Abidin dan Buya
Syahrudji Tanjung tentulah kegiatan yang sangat terpuji. Secara pribadi saya
tidak pernah melupakan ceramah-ceramah radio yang bernas dan sejuk Buya
Fachruddin Hs pada setiap sahur di bulan-bulan  Ramadan di tahun 70-an 

Mengenai format buku kecil, saya ingat buku kecil mengenai Islam yang
diterbitkan Angkatan Darat di tahun 60-an untuk  keperluan internal,
sekaligus sebagai counter terhadap paham komunisme ketika itu mulai
merajalela. Di buku yang pengarangnya antara lain Buya Hamka itu dan
diberikan oleh teman saya di Padangpanjang dulu yang menjadi tentara, saya
menemukan beberapa hadis Nabi SAW yang saya tidak pernah lupa sampai
sekarang. Antara lain hadis tentang pentingnya kesehatan 'segumpal daging'
dalam tubuh manusia yang bernama hati, hadis mengenai ajuran Nabi agar kita
sering-sering meminta fatwa kepada qulb atau hati nurani kita, serta hadis
yang memuat larangan Nabi kepada kaum muslimin untuk tidak berdebat dengan
ahlulkitab. "Nanti kamu menolak yang benar atau menerima yang salah dari
mereka". Demikian penggalan teks hadis yang berkenaan dengan hal tersebut
yang saya tidak pernah lupa sampai hari ini.

Akhirulkalam, semoga lebih banyak lagi buku kecil karangan Buya Fachruddin
Hs yang dicetak dan didistribusikan, termasuk edisi e-book, yang dapat
diunduh di Internet.

 

Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+)

Asal Padangpanjang, suku Panyalai, tinggal di Depok, Jawa Barat 

  

 

. 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/132883;_ylc=X3oDMTJzazZqMm0
2BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzEzMjg
4MwRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMjkyNDY5MTUw> Re: [...@ntau-net] "Aku
Saladin, Bukan Mereka"  (The Winner Shouldn't 


Posted by: "Dr Saafroedin Bahar"
<mailto:[email protected]?subject=%20re%3a%20%5br%40ntau-net%5d
%20%22Aku%20Saladin%2C%20Bukan%20Mereka%22%20%20%28The%20Winner%20Shouldn%27
t%20> [email protected] 


Wed Dec 15, 2010 2:10 pm (PST) 



Sanak Darwin Bahar, kalau saya tidak salah, kekesatriaan Saladin tersebut
mempunyai landasan keimanan dalam ajaran Islam yg terkandung dalam Al
Quranulkarim. Oleh karena itu kita harus lebih banyak lagi menggali Sabda
Ilahi ini. Btw buku kecil karanadlahgan Buya Fachruddin Hs 'Petunjuk Al
Quran' - yg diterbitkan kembali oleh Yayasan Sepuluh Agustus utk Gebu Minang
- akan sangat membantu pemahaman kita thd landasan ajaran moral Islami
mengenai berbagai masalah. Dalam hubungan itulah, sekitar 2.000 buah buku
tersebut telah didistribusikan di Sumatera Barat, baik secara langsung
kepada peserta SKM GM baru-baru ini, maupun secara tidak langsung kepada
para da'I dan muballigh melalui Buya Mas'oed Abidin dan Buya Syahrudji
Tanjung.
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: "Darwin Bahar" < <mailto:dbahar%40indo.net.id> [email protected]>
Sender:  <mailto:rantaunet%40googlegroups.com> [email protected]
Date: Thu, 16 Dec 2010 00:03:11 
To: Palanta Rantaunet< <mailto:rantaunet%40googlegroups.com>
[email protected]>
Reply-To:  <mailto:rantaunet%40googlegroups.com> [email protected]
Subject: [...@ntau-net] "Aku Saladin, Bukan Mereka" (The Winner Shouldn't Take
It All)

Yerusalem, 1187



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke