Lho . masih?
Iko ambo copykan berita bulan lalu: http://www.padangmedia.com/index.php?mod=berita <http://www.padangmedia.com/index.php?mod=berita&id=64818> &id=64818 Gubernur Sumbar Pergoki Pembalakan Liar Sabtu, 20/11/2010 01:09 WIB padangmedia.com - PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno prihatin karena pembalakan liar justru berlangsung di kawasan hutan lindung. Irwan sendiri yang memergoki adanya penebangan liar dilakukan di kawasan cagar alam Lembah Anai. "Saya minta aparat keamanan menertibkan aksi pembalakan liar di kawasan hutan, terutama di kawasan hutan Cagar Alam Lembah Anai, Kabupaten Padang Pariaman itu," ujar Irwan (Jumat, 19/11) sore di Padang kepada pers. Menurut Gubernur Irwan, pihaknya tidak akan membiarkan lagi pembalakan liar ini berlangsung di Sumatera Barat. Apalagi itu dilakukan pula di kawasan hutan lindung. Pembalakan liar di hutan yang bukan hutan lindung saja sudah harus dipertanyakan, apalagi di hutan lindung. Karena itu, Irwan menyatakan segera melakukan pemanggilan instansi terkait baik Dinas Kehutanan maupun BKSDA Sumbar guna mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Saat meninjau ke daerah pada 14 November lalu, Gubernur Irwan menemukan tumpukan kayu hasil pembalakan liar di kawasan Cagar Alam Lembah Anai. "Penebangan liar sudah jelas-jelas dilarang karena dapat merugikan kita semua, bahkan telah terjadi longsor, banjir di seputar kawasan Lembah Anai yang berakibat merusak infrastruktur jalan yang membahayakan bagi masyarakat," katanya. (nit/*) -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of [email protected] Sent: Thursday, December 23, 2010 7:39 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Fw: Tebang liar Resend Sent from my BlackBerryR powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: [email protected] Date: Wed, 22 Dec 2010 22:45:24 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Tebang liar Dr kemaren ambo plg kampung di Kandang Ampek. Disekitar ladang di temukan potongan kayu habis dipotong liar an tlh dikapiang dengan chainsaw Mohon Gub Irwan klo dia membaca RN utk menurunkan petugas merazia dan tangkapi org2 yg nkl tukang tebang dan pemilik modal Wass DAN/lagi di kampaung Sent from my BlackBerryR powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
