Assalamualaikum ww

Suwai ambo jo sanak St Sinaro, eh,.... maaf Naro, kok indak salah ambo, gala 
St. 
Sinaro ko dari persukuan Piliang yo, karano pedoman ambo Dt. Sinaro gala nan 
dipakai kaum persukuan kami dikampuang

"Artis dan angggur adalah lebih baik untuk menghancurkan ummat Muhammad dari 
pada seribu meriam"

Karena gagal menghancurkan Islam lewat perang pisik sejak dari perang salib 
untuk menghancurkan Daulah Islamiyah sampai ke perang2 lokal lainnya di negeri2 
Timur Jauh sebut saja Kesultanan2 Islam sejak dari Aceh, Minangkabau, Banten 
sampai Bugis Makasar dan Ternate dan Tidore membuat musuh2 Islam memikirkan 
cara 
dan strategi lain untuk menghancurkan Islam

Mereka kirim orang2nya mempelajari Islam sampai kepusatnya di Makkah sampai ke 
Aceh, salah satunya tercatat Snouck Horgounye Cs hingga mereka sampai pada 
sebuah kesimpulan bahwa Islam itu akan dihancurkan lewat otak dan pemikirannya, 
ini yang kita kenal sebagai Ghauzul Fiqri atau Perang Pemikiran

Sarana dan teknologi sangat membantu, musik dan artis dapat digunakan 
melalaikan 
pemuda/pemudi Islam dari agamanya, model pakaian/fashion dapat menjadikan 
wanita2 Islam alergi dengan kerudung dan busana taqwa, model show pamer aurat 
sudah menjadi trend pemudi2 yang terlahir dari rahim ibu yang Islam

Anggur dan minuman keras yang memabukkan ditambah narkoba senjata ampuh membuat 
anak2 muda Islam teler

Teknologi digital memudahkan mereka menghancurkan moral/akhlaq orang2 Islam 
lewat tontonan dan rekaman perzinaan bahkan yang mereka buat sendiri

Parlemen ajang yang paling ampuh melumpuhkan Ruh Islam lewat Undang2 maupun 
Perda dengan menysusupkan sebanyak2nya lewat pemilu orang2 yang takut terhadap 
kejayaan Islam (Islamic Phobi) dan orang2 Islam yang otaknya sudah dicuci 
dengan 
faham2 sekularisme, liberalisme, pluralisme, klenisme, sinkretisme, 
kemenyanisme 
maupun aliran2 sempelan dibalik topeng nasionalis yang sempit

Para Alim yang fikirannya tidak terwawas (Mutsaqqoful Fikri) ditakut2i agar 
jangan mendekati ranah kekuasaan/fulitik bahkan diberi bumbu biar "sereeeem" 
bahwa yang satu itu momok yang lebih kejam dari pembunuhan, sangat kotor dan 
bermain tidak didomain hitam tidak pula putih (abu2)

Inti Ghauzulfiqri atau perang pemikiran itu adalah menjauhkan umat dari agama 
Islamnya dan target utamanya adalah penghancuran Islam dari dalam

Tentu saja serangan2 pisik diperbagai kesempatan tidak dilewatkan baik lewat 
isu 
ekstrimis atau aliran garis keras bahkan berdiri dibalik kebijakan 
"mempertahankan kepentingan" terhadap sumber daya alam yang melimpah di-negeri2 
berpenduduk Muslim

Semakin menjauhnya umat Islam dari agamanya sudah merupakan kemenang nyata 
mereka atas perang ini yang penting saat ini dijaga saja agar Islam itu 
cukuplah 
di-pada2kan saja pada gebyar sloganisme dan ritualisme

Betapa garangnya orang Minang ketika dikatakan umatnya sudah jauh dari agamanya 
maka keluarlah argumen2 yang hanya konseptual pada hal dalam perakteknya 
dilapangan sudah jauh panggang dari api

ABSSBK tinggal sebagai "macan kertas" saja lagi dan ini telah berlangsung sejak 
lama sejak berakhirnya Perang Bonjol, bahkan Buya HAMKA puluhan tahun lalu 
telah 
mensinyalir hal ini

Sayang pencetus ABSSBK di Bukik Marapalam tidak sempat mempersiapkan kader2nya 
karena tenaga habis terkuras dalam perang sesama dan puncaknya perang melawan 
kaum kuffar wong londo

Kini muncul pahlawan/mujahid2 ABSSBK berjihad menegakkan Islam dikampung 
halamannya Ranah Bundo Tacinto namun bukan tanpa tantangan, tidak berputus asa 
tentunya adalah kunci utama menuju cita mulia ini dan tentu saja replanning 
strategi (siyyasi) perlu lebih dimatangkan

Islam itu tidak saja mempunyai musuh bebuyutan yahuduwalnashara tapi ada juga 
dari kalangan sendiri, namun itu bisa diatas karena hanya masalah belum satu 
visi saja
Penyeragaman visi saat ini menjadi prioritas

wasalam
abp58


________________________________
Dari: Sutan Sinaro <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 24 Desember, 2010 17:12:08
Judul: [...@ntau-net] Sarak mangato, adail mamakai ? (4)

Assalamu'alaikum.w.w.
Panjang pembahasan dunsanak di balerong ko...
kito taruihkan dulu...
Sarak mangato,
Orang mu'min itu punya dua hari raya, yakni 'Aidil Fitri dan 'Aidil Ad-ha,....
(Al hadits)..
Dalam Islam, meskipun 1 Muharam tahun baru, tapi bukan dirayakan seperti hari 
raya. 


Adaik ?, mamakai ?... urang Minang baradaik ?.
Nan lah taradaik kini, malam tahun baru, tanggal 31 Desember, pesta 
besar-besaran...
beli terompet tahun baru, mamakak di jalan-jalan..anak kamanakan dibaok raun..
Malibu anai rami, bagalesoh pesoh kilaki padusi,... 
Jam gadang rami dek urang,... pesta mercon dan kembang api...
(kondom ?.... wua haha).. antah lah..
 
Sarak mangato,
"Gharil maghdu bi 'alaihim"
Bukan jalan orang yang engkau murkai ya Allah ?, (orang Yahudi),
Adaik ?, mamakai ?...
antahlah, ... tiok ari manonton selebriti, infotainment nan mampagunjiangkan 
urang,
manonton Indonesian Idol, manonton Academy of Fantacy, manonton artis.... 
ikokan 
Yahudi punyo propaganda.
aa kecek Yahudi ko, "Artis dan angggur adalah lebih baik untuk menghancurkan 
ummat
Muhammad daripada seribu meriam". 
Di awak, eh lah taradaik pulo, manonton selebriti,
sampai anak SMP labiah apa di nyo urusan artis ko daripado palajaran sekolahnyo.
 (Eh,.. si anu tu kan baru cerai kan dari suami nya kan...... Wua haha) 

Sarak mangato,
"waladh dhaaal-liiin"
Dan bukan pula yaa Allah jalan orang-orang yang sesat. (orang Nasrani)
Adaik ?, mamakai ?...
antah lah, tiok ari mamintak sarupo itu, mulai dari Ihdinash shiratal mustaqim 
sampai waladh-dhaal-liin,  minimal 17 kali sa-ari, tapi malam taun baru tu kan 
tahun baru urang
Nasrani tu. Kecek Irene, Kaisar Constantin nan maresmikan,..
kok diparami-ramian... ?. Kenapa diper -ramai-ramai kan ?. 
Kok iyo tibo tsunami  beko baa ?. Kalau tiba tsunami nanti gimana ?
(Emang nye gue pikirin ... wua haha).
Kecek sarak,
"Wattaquu fitnatal laa tashiiban nalladziina zhaalamuu mingkum khaaashah, 
wa’lamu annallaaha syadiidul'iqaaab"
Dan takutlah kamu kepada malapetaka yang bukan hanya
menimpa orang-orang yang melakukan kezhaliman secara
khusus, tetapi akan menimpa masyarakat umum,
Ketahuilah siksaan Allah amat keras sekali
(QS: 8 : 25) 
 
Adaik ?,...
Lai ado ko pemerintah maagiah peringatan ?.
Kok tibo tsunami beko, (eh-iko bukan mando'akan)
Kalau berdentung-dentung,  seperti lagu Elly Kasim, sebelum
berhenti tentang Pariaman ?, diperlurusnya dulu sampai gunung
naga...
Aaa sansai kita. Kalau Pariaman pula diperlurusnya,..mungkin
sampai jauh ke padalaman lubuk Alung, di kaki bukit apa namanya tu, aa yaa 
Salisiak-an.
Aaa baru berhenti tu.... aiii ngeriii.
Kalau kita ndak sadar juga...
Anak sia kamanakan sia ?,... beri peringatan Adaik,
... ndak bitu ?.
.... bersambung...
Wassalam
St. Sinaro  


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke