Itu hanya setetes penghamburan di Negeri ini yang berkedok pemanfatan APBN dan APBD. Coba lihat, di hotel-hotel Bintang 3,4, dan 5 pada waktu kini tempat berkumpulnya pejabat eksekutif dan legeslatif, messki di kantor mereka memliki tempat pertemuan yang nyaman juga. Pertemuan itu legal dan sah-sah saja meski tidak ada gunanya sama sekali. Yang lebih tragis lagi pengeluaran yang sifatnya ilegal (fiktif) alias korupsi. Bayangkan betapa bobroknya penghamburan uang rakyat. Yang mengherankan adalah, kok Negara ini masih kuat saja menanggung beban yang begitu berat. Semoga tidak ambruk.....................
Wassalam, HM/60 th/BDG ________________________________ From: Armen Zulkarnain <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, January 3, 2011 2:27:31 AM Subject: [...@ntau-net] Wali Nagari & Istri se-Kabupaten Tanah Datar Tamasya ke Malaysia Assalamualaikum wr wb Angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati, Sebagai warga negara, saya selalu membayar pajak. Hal ini saya lakukan setiap saat, baik yang sifatnya tahunan seperti pajak kendaraan, pajak Bumi & Bangunan, ataupun yang sifatnya bulanan, seperti ketika saya membayar tagihan PDAM, PLN, telepon rumah, telepon selular, speedy ataupun yang sifatnya harian (barang-barang yang saya beli setiap hari, yang diproduksi oleh industri besar biasanya selalu dikenai pajak, seperti deterjen, tepung terigu, minyak goreng, dll). Dari media internet pula saya mengetahui bahwa APBD Sumbar tahun 2010 sebesar 2.2 trilyun & pendapatan asli daerah (PAD) Sumbar tahun 2010 sebesar 1.3 trilyun. Ini artinya ada kekurangan 800-900 Milyar di tahun 2010 yang kita ketahui bersama disuntik dari pemerintahan pusat. Namun, hati saya terkadang tidak rela apabila mendengar berita Wali Nagari beserta istri se-Kabupaten Tanah Datar melakukan tamasya ke Malaysia di akhir tahun 2010. Ini bukan soal antene saya yang lebih tinggi, sebab apabila angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta mencari berita ini di Internet tentunya tidak ada ekpos dari harian terkemuka di Sumbar, seperti Padang Ekspress, Posmetro, Singgalang & Haluan begitu pula dengan tabloid-tabloid yang jumlahnya lebih dari 20 itu. So, saya kira hal ini perlu angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta untuk mengetahui lebih jauh berita-berita seputar nagari di ranah minang, khususnya dari Tanah Datar. Bukan saya ingin merecoki urusan rumah tangga pemda Tanah Datar, namun ditengah perjuangan sekelompok orang, baik pencinta wisata Sumbar, fotograper, pencinta alam, dll untuk mempromosikan pariwisata Sumbar, mengapa kita menghabiskan dana untuk plesiran ke negara tetangga. Saya kira masih banyak pemerintahan nagari-nagari di Tanah Datar belum mengetahui keelokan potensi pariwisata di Pesisir Selatan, Solok Selatan & Solok. wasalam AZ - 32 th Padang asa nagari Kubang, 50 Koto babako ka Canduang Koto Laweh -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
