Ass Wr Wb Pak Darwin Chalidi,

 

Informasi yang menarik sekali,terimakasih banyak Pak Chalidi.

 

Belanda sudah mengerti betul dari dulu,kalau Kereta Api adalah sarana
transportasi yang cepat walaupun mungkin saat itu belum ada yang namanya
kemacetan jalan raya seperti sekarang ini.

 

Tetapi tentunya saat itu pelayanan Kereta Api juga dibarengi,dengan
penegakan aturan dan kedisiplinan yang tinggi oleh Belanda, barangkali
berdiri di atas gerbong sudah pasti tidak dibolehkan zaman itu,sehingga
Kereta Api menjadi transportasi yang Aman.

 

Dan boleh jadi zaman itu Kereta Api disubsidi penuh oleh Belanda karena
adanya keberpihakan Pemerintah Belanda yang lebih mengutamakan Sarana
Transportasi berbasiskan rel ketimbang sarana transportasi Jalan
Raya,sehingga jadi sarana Transportasi yang Murah.

 

Kesimpulan Ambo :

 

Sepertinya inilah perbedaan yang sangat mendasar antara Pemerintah Indonesia
sekarang ini dengan Pemerintah zaman Belanda dulu,dimana Pemerintah kita
sekarang sebetulnya jauh lebih berpihak kepada sarana trasnportasi Jalan
Raya.Hal itu tercermin dari alokasi rencana anggaran APBN 2011 ini,dimana
anggaran untuk Kereta Api hanya dianggarkan sebesar Rp.4,5 Triliun
saja,sementara anggaran Jasa Marga sebesar Rp.28,5 Triliun (Data dari
Direktorat Jendral Perkereta Apian).Sehingga boleh kita lihat sekarang
ini,rel2 kereta Api kita yang ada sekarang umumnya adalah rel2 KA buatan
Belanda,sementara Pemerintah kita sepertinya lebih senang membangun jalan
Tol ketimbang Rel Kereta Api.

 

Ada yang mau membangun Monorail di Jakarta ini,pagi2 buta sudah di stop
pula.

 

Anyway,sekali lagi terimakasih kasih banyak atas sharing informasinya Pak
Chalidi.

 

Wasalam,

Kurnia Chalik

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Darwin Chalidi
Sent: Thursday, January 13, 2011 7:32 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Iklan Bepergian Jaman Dulu.

 

 
<http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs028.snc1/3166_1081795179430_1
662848030_176973_2077285_n.jpg> 

 

Kembali mengingatkan kita bahwa sejak jaman dulu KA adalah pilhan utama
transportasi di negeri kepulauan ini.

 

Wassalam, Darwin Chalidi, Tangerang Selatan

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke