Makasih koreksinya Jepe. Pagar - memagar. Paku - memaku. Pesona -
memesona ? Agak aneh terasa krn sering dengar terpesona. Salam.
Hanifah

On 1/14/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Ni Ifah
>
> Sedikit koreksi saja atas puisi tentang keindahan alam ranah minang yang
> dibuat ini
>
> Awalnya saya juga suka menulis "MEMPESONA" ternyata itu salah, saya banyak
> belajar dari media cetak/koran Nasional yang memang dari segi bahasa
> Indonesia yang baik dan benar koran ini bisa kita jadi rujukan
>
> Jadi kata MEMPESONA tersebut yang benarnya adalah MEMESONA
>
> Semoga apa yang Uni tanyakan ke para ahli penentu kebijakan bisa menjawab
> segala kegelisahannya tentang potensi wisata alam ranah minang yang memesona
> sehingga memberika kesejahteraan bagi masyarakatnya
>
> Wass-Jepe
> 46Thn, L, Pku
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>
> -----Original Message-----
> From: Hanifah Damanhuri <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Fri, 14 Jan 2011 06:45:03
> To: rantaunet<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Cc: <[email protected]>
> Subject: [R@ntau-Net] RANAH MINANG YANG MEMPESONA
>
> RANAH MINANG YANG MEMPESONA
>
> Mulutku langsung berucap
> Subhanallah…. indahnya Ranah Minang
> Mataku tak berkedip
> Ketika melihat foto-foto
> Karya fotografer profesional
> http://www.facebook.com/?sk=messages#!/album.php?fbid=184171604941508&id=100000460108265&aid=45091&notif_t=photo_album_reply
>
> Mulutkupun ternganga
> Ketika membaca komen Suta JAO
> Pemilik foto berkata
> “Tiada kata2 untuk mengungkapkan ,
> karena kau sendiri sudah berbicara ribuan kali
>  lebih banyak dari kata,
> aku mencoba meminjamkan Wajahmu
> karena kau sendiri bagaikan TEROPONG
> bagi yang tidak MAMPU melihat JAUUUUH,
> pun kadang dapat menjadi CORONG
> terutama bagi mereka yang tidak lagi mampu untuk BERKATA...
> Wahai sang Pencipta ENGKAU memang MAHA SENIMAN.”
>
> Kamipun berbalas komen
> Terakhir aku tercenung membaca komen Sutan JAO
> “ Kadang dalam Mimpi Sutan,
> suka terbayang sebuah Billboard Raksasa
> di wlayah bandara BIM dengan
> Tulisan "KEELOKAN Alam Kami
> siap Menerima Kunjungan Anda
> dengan KERAMAH TAMAHAN Khas MINANGKABAU.
> Disitu nampak Gambar UNI dan UDA
> dengan Visual agak Silhoutte dalam posisi hormat
> dengan Background SUNSET (Sanjo ka Patang)
> Panorama suatu pedesaan /Pantai MINANGKABAU”
>
> Aku jadi termenung
> Kenapa orang lain yang pedul?
> Kenapa kita berdiam diri?
> Kurang berbudayakah kita ?
> Kurang cerdaskah kita?
> Kurang perhatiankah kita?
> Kurang modalkah kita?
> Atau malah kita tak pandai bersyukur?
> Ke siapa sorak ini akan kuteriakkan?
> Sementara disaat yang sama
> Kita mendengarkan rintihan warga
> Yang kesulitan dalam hidupnya
> Tak bisakah kita ?
> Memanfaatkan keindahan alam
> Yang telah diciptakan-Nya
> Bagaikan potongan sorga
> Yang trerlempar kedunia
> Bisa dinikmati penduduk dunia
> Dari belahan bumi manapun
> Sehingga perekonomian rakyatpun terbantu
>
> Wahai para ahli
> Para penentu kebijakkan
> Jawablah pertanyaanku ini
>
>
> Padang, 14 Januari 2011
>
>
> Hanifah Damanhuri
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke