Bung Andiko, Reni, saya mengikuti thread Anda berdua tentang lengangnya nagari dan rumah gadang. Oleh karena nagari dan rumah gadang (pernah) memainkan peranan penting dalam kebudayaan Minangkabau, rasanya layak kita bertanya: perubahan apakah yg sudah, sedang, dan akan terjadi dalam kebudayaan Minangkabau ? Adakah suatu lembaga yg mengadakan kajian ttg soal ini? Jika ada, apa temuan dan apa rekomendasinya? Jika belum, mengapa belum, dan apa tak perlu kita segerakan mengaktifkannya ? Kepada siapakah kita dapat 'baiyo batido' jika kita ingin ikut berkiprah merestorasi atau merebilitasi Minangkabau ? Atau kita biarkan saja seluruh perubahan itu terjadi ? Wallahualambissawab. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
