Yth Mamak dan Bundo di Palanta

Membaca kesan2 Bapak Anzori, saya jadi ingat pertama kali megninjakkan kaki 
untuk kuliah di kota bandung tahun 1999 lalu. Namun berbeda dengan pak Anzori, 
pada waktu itu kondisi kota Padang sedang cantiknya.
Katika melihat kemacetan di pasar baru bandung, saya masih bangga karena 
kemacetan di kota padang , bahkan di pasar raya pun cuma terjadi pagi hari, 
lainnya lancar jaya.
Melihat sungai cikapundung yang kotor dan banyak sampah, saya banga punya kota 
Padang yang sungai2nya merupakan sungai dalam kota terbersih di Indonesia.
Melihat hutan2 di sekitar kota bandung yang sudah di papas abis oleh vila2 dan 
kebun2 warga, saya bangga karena kota padang masih dikelilingi oleh hutan 
perasan yang masih hijau dan terjaga keasriannya.
Melihat pasar2 tradisional yng kumuh dan kotor, saya bangga karena kebanyakan 
pasar tradisional di Padang masih berdenyut dan bersih, sekotor2nya pasar 
tradisionaldi padang, masih jauh lebih bersih daripada pasar tradisional di 
kota bandung.
Tapi itu dulu, gempa telah mengubah wajah kota padang. Mudah2an padang yang 
membanggakan bisa bangkit lagi dan bersinar kembali.

Salam
Bot SP

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Sun, 1/16/11, Anzori <[email protected]> wrote:

From: Anzori <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Bandung, Ibu kota Jawa Barat
To: [email protected]
Date: Sunday, January 16, 2011, 7:12 AM

Melihat Bandung setelah 2 tahun yang lalu, sekarang terkesan menjadi kota 
Metropolitan dengan gedung-gedung tinggi. Bis kota Damri ber AC yang melayani 
masyarakat terkesan ramah dan helpful, apalagi buat saya yang berjalan 
menggunakan tongkat, sang kenek berdasi siap membantu dengan tulus. Kota 
terkesan bersih dan indah. Pengaturan terminal bus juga rapih dan angkot 
gampang dinaiki ke segala arah. Terbayang kota Padang yang centang perenang, 
kapan bisa mengejar Bandung, rasanya tak mungkin dalam 10 tahun ke depan. 
Jajanan pinggir jalan masih sangat ramai di Jl. Dewi Sartika dan Jl. Pungkur, 
mungkin ini yang mesti harus ditertibkan. Tapi jauh lebih baik dari kaki lima 
di Pasar Raya Padang. Melihat Bandung setelah 2 tahun dan melihat Padang kini, 
rasanya berbeda 360
 derajat. Ternyata orang Minang memang bisa hebat di rantau tapi tidak di 
kampung sendiri. Jadi anggota Rantau-net  di rantau tidak perlu mengkritik 
orang Minang yang ada di Minang, karena di kampung mereka tidak punya daya 
juang dan semangat kreativitas sudah loyo. Saya baru menyadari kenapa persoalan 
KKM dulu rumit sekali bagi orang di kampung. Karena menyatukan alur pikir orang 
 ranah dengan orang rantau tidak semudah yang dibayangkan. Bersyukurlah 
orang-orang Minang yang tinggal di rantau, karena mereka bisa memiliki wawsan 
pikir yang luas. Sedang yang di ranah, mereka hidup seperti katak di bawah 
tempurung bergulat dengan persoalan kehidupan dan segudang mimpi-mimpi yang 
susah untuk direalisir.Bandung dan Padang memang tidak bisa dibandingkan, 
ibarat siang dan malam. Saya yakin orang Bandung bangga melihat kemajuan 
kotanya. Orang Padang cukup menikmati rekreasi ke kota Bandung yang indah dan 
nyaman sambil menjenguk anak-anak
 mereka yang kuliah di sana.
 Zorion_Anas 
*55yo
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
[email protected], [email protected], [email protected] 
Cel./HP No. :081384611336, 085811646566
Country code +62









      

-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/




      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke