Sanak Jepe, Apo judul buku Asbon Madjid tu, Sanak? Salam, Suryadi --- Pada Kam, 20/1/11, [email protected] <[email protected]> menulis:
Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: Re: [R@ntau-Net] Asbon Madjid Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 20 Januari, 2011, 10:11 AM Andiko dan Dunsanak Palanta RN Tentang Orkes Gumarang (OG) pimpinan Asbon Majid ini saya bersyukur sekali dapat sebuah bukunya dari Uda Rainal Rais (nanti di rumah OL, saya akan cerita tentang buku ini) Buku tersebut berisi lagu2 OG lengkap dengan notasi not angka dan not balok serta foto2 hitam putih jadul perjalanan OG dengan para pendukung dan artisnya Sebelum buku ini saya baca selama ini sebuah lagu yang sangat populer dan dikenal oleh masyarakat Nusantara bahkan negeri Jiran "Ayam den lapeh" beranggapan bahwa cik Uniang sikutilang emas Elly Kasim yang mempoluerkan atau identik dengan lagu ini, ternyata saya salah lagu ini awalnya dipoluerkan oleh artis Orkes Gumarang yaitu Nurseha Segitu dulu, Wass-Jepe Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone From: andi ko <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 20 Jan 2011 09:53:35 +0700 To: RantauNet<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Asbon Madjid Asbon Madjid Untuk pencipta lagu pop masa kini, mungkin ia hanya tinggal sebuah nama. Dalam acara “Dari Masa ke Masa” TVRI di awal 1980, Asbon masih tampak cekatan. Ia bergaya mengayunkan tangan dan kaki. Tak kalah manis dengan penyanyi-penyanyi mutakhir. Orkes Gumarang yang di dirikannya Mei 1955, membawa angin baru kebangkitan lagu-lagu Minang popular. Kekuatan Gumarang dulu ada pada iramanya yang Amerika Latin, Asbon menerangkan, dan ciri khas musik Sumatera ialah kendangnya. Rekaman lagu-lagu mereka dalam bentuk piringan hitam ketika itu laku keras. Bertahan dalam hampir satu dekade, 1964 Asbon menyertai New York World Fair ke Amerika Serikat. Kembali ke tanah air setelah 11 tahun, ia tercengang. Suasana baru melanda dunia musik Indonesia, katanya. Apa yang dijuluki musik ngak-ngik-ngok sedang merajai pasaran dan kemudian menurut Asbon ikut menenggelamkan Gumarang. Orkes ini bubar dengan senyap. Bekerja sebagai pegawai di RRI Jakarta, Asbon tidak pernah surut minatnya terhadap musik. Ia segera membentuk sebuah vokal group bernama Kaparinyo. Sempat vokal group ini ikut mengisi acara hiburan di Istana Merdeka. Ketika itu Asbon merasa senang hatinya meski sudah tua masih diakui. Tapi popularitas rupanya tak lagi ramah terhadap Asbon. Ia makin terdesak ke belakang. Vokal group Kaparinyo tak pernah mencuat lebih tinggi. Pensiun dari RRI, ia masih tetap membuat aransemen lagu. “Aransemen orkes pop Minang sekarang payah, katanya. Dulu kami main 2 1/2 jam masih tetap dielu-elukan orang”. Mengenang suksesnya di masa lalu, Asbon memberikan resep, harus universal. Ibarat makanan Padang yang pedas. Agar disukai orang Jawa dan suku lain, harus diberi bumbu Jawa plus yang lain-lain. (Apa&Siapa Sejumlah Orang Indonesia 1981-1982) http://www.tamanismailmarzuki.com/tokoh/asbon.html -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
