Itulah hidup kalau kena penyakit "hubbun dunya". Padahal yang dibawa ke akhirat tak ada, kecuali amal shaleh. Kemudian harta yang ditinggalkan akan menjadi bom waktu yang sewaktu waktu akan meledak menghancurkan anak keturunannya.
Makanya waktu saya akan merantau dari Deli ke Jakarta, abak menasehatkan: "Jangan jadi pegawai negeri". "Gajinya kecil, kamu akan susah hidup kalau tak korupsi", lanjut Abak menjawab tanya saya. 2011/1/20 <[email protected]> > Kapolri hari ini mengatakan, polisi sedang meneliti aliran dana yang masuk > ke Gayus dengan dibantu para ahli dari BPK dan BPKP. Tentu hasilnya > diharapkan mendapatkan bukti yg valid, serta alasan yg melatar belakangi > Perusahaan-perusahaan tsb mau membayar Gayus. > Jika alasan Gayus uang itu adalah dari jasa konsultan, maka rasionalnya ada > potensial kewajiban pajak Perusahaan-perusahaan yg dibantunya yang jumlahnya > berkali-kali dari jasa yg diterimanya. Apabila potential pajak itu yg > seharusnya jadi penerimaan negara kemudian "dihapus" oleh Gayus dengan grup > mafianya. > > Jika hal ini ngak bisa dibuktikan, alangkah naifnya........ > > Pernah seorang pengamat mengatakan tax colectibilty kita masih kalah dari > Vietnam yg lebih korup dari kita. Ini bisa terjadi dengan memanipulasi > target penerimaan pajak di APBN. Misalnya, seharusnya bisa 100 tapi dibuat > 80. Waktu angka capaian sudah 80, maka yg 20 diatur diperoleh 1 atau 2 saja, > sisanya dimakan sendiri, seperti yg dilakukan gayus. > > Jika hal ini bisa dibuktikan, maka alangkah tersistimatisnya pembangkuratan > Negara ini oleh para birokrat. Hem hem. > > Innalillahi wainnailaihi raajiuun. > > DN > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
