Z dan Dunsanak Sadonyo, Ambo ndak punyo kapasitas untuak menjawab, justru ambo ka batanyo: "Apo manfaat nan kadituju dengan mempatenkan karya2 budaya asli suatu etnis?"
Kalau produk bisnis jelas, biar tidak ditiru orang lain. Atau kalau mau meniru/ menggunakan harus bayar royalty atau semacamnya. Tapi kalau produk budaya lokal? Bukankan lebih banyak orang membawakannya (dalam arti meniru juga) akan lebih baik? Dia menjadi lebih terkenal dan menjadi awet? Coba bayangkan, kalau Jazz dipatenkan, saya yakin tidak banyak orang yang akan nge-jazz, karena sangat banyak alternatif lain yang "gratis". Tapi karena jazz tanpa paten (dan toh orang juga tau itu asalnya dari orang2 Negro), jazz bisa berkembang. Sebaliknya kalau misalnya Pak Saaf dan Jepe berhasil mempatenkan Randang, ambo yakin, sebagian urang memang akan mau membayar royalty untuak buliah mambuek randang. Tapi justru prosentase yang mega-besar, akan beralih ke makanan lain, sangat banyak (dan tidak terbatas) pilihan makanan tradisional lainnya. And, at the end of the day, cucu (atau cucu dari cucunya cucu) kita akan membaca di buku sejarah (itu juga kalau penulis buku sejarah ga lupa) bahwa: "pada jaman dahulu kala, di sebuah negeri yang bernama minangkabau, ada sejenis makanan yang - pada abad itu - terkenal, yang dinamakan rendang. I don't think we are in the position to do that (ha ha, tadi malam nonton film, ado dialog bantuak itu, taragak pulo awak babahaso diplomat) Riri Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Z Chaniago <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 25 Jan 2011 11:08:49 To: rantaunet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] batanyo tantang hak cipta.... Assalamu'alaikum Ww Prolog....sabananyo ambo lah lamo ingin melakukan proses notasi untuak babarapo lagu tambua-tansa nan ado di Maninjau, namun karano keterbatasan kemampuan bermusik dan notasi , ambo bainsuik-insuik malangkah... mungkin tujuan akhirnyo adolah pendaftaran patent atau hak cipta Dan alhamdulillah wakatu pulang kampuang akhir tahun kapatang .... di acara Khatam Quran - MTI Aia Baru Maninjau ado arak-arakan para " Khatam wan - Khatam wati " nan dibarengi dengan tambua tansa dari anak nagari Barkam...baco "Baruah Kampuang"...ambo berhasil merekam babarapo lagu Tambua Tansa ala Maninjau...eg...Siamang Tagagau - dll Beberapa lagu tsb ambo berhasil ambo digitalisasi dengan software sederhana ...sampai menjadi notasi not balok...dan telah menjadi repertoar kaku di software musik.. Dalam proses notasi tambua tansa iko...ambo sempat batanyo dengan babarapo urang nan terkait dengan tambua-tansa eg pakar, pemain tansa, pengarang lagu minang dan praktisi nan suko batambua..., semua pado mendukung...hanyo satu hal nan alun jaleh di ambo ... Pertanyaannyo : a. Siapakan yang berhak memenang hak cipta untuk lagu rakyat (folksong) ? Secara umum lagu tsb dikarang oleh NN b. Apakah KAN dan/atau gabungan beberapa KAN dapat dijadikan sebagai pemegang hak cipta lagu rakyat? c. Seperti di thread randang....bahwa seperti 'randang' tidak lazim untuk di patent.. lebih baik yang di patent adalah " rendang ala X "..... apakah analogi iko juo bisa dipakai dalam tambua/tansa...baraso kesenian tambua/tansa tidak lazim untuak di patent....tetapi lagunya bisa untuak di patent.. Mohon sharing dan pencerahan dari adidunsanak nan mangarati di bidang iko.. Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau . Sayangi Danau Maninjau - -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
