http://bola.kompas.com/read/2011/01/31/13305788/Siapa.Eli.Cohen..Pengirim.Email.Suap.di.Piala.AFF

31 Januari 2011 | 13.30 WIB

Siapa Eli Cohen, Pengirim Email Suap di Piala AFF?

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat kaleng yang dialamatkan kepada Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono dan ditembuskan kepada Menteri Olahraga, Ketua KPK, Ketua 
DPR, serta Ketua KONI yang menyebutkan sejumlah dugaan adanya praktik jual beli 
pertandingan timnas Indonesia yang dilakukan pejabat teras PSSI kepada bandar 
judi kelas kakap di Malaysia mulai beredar luas di dunia maya.

Tidak hanya menuding oknum PSSI telah dengan tega membuat Indonesia kalah telak 
dari Malaysia 0-3, surat yang dikirimkan seseorang bernama Eli Cohen tersebut 
juga menuding sejumlah nama pejabat teras PSSI yang mendapatkan keuntungan 
dengan jumlah sangat besar dengan kekalahan Indonesia tersebut.

Siapa Eli Cohen sebetulnya? Mengapa penulis surat kaleng ini memilih Eli Cohen 
sebagai nama samarannya, apakah ini ada kaitanya dengan intelijen? Semua masih 
tanda tanya. Seperti diketahui, Eli Cohen yang lahir pada 26 Desember 1924 dan 
wafat pada 18 Mei 1965 adalah seorang agen rahasia Mossad, Israel, dan 
diangggap sebagai salah satu mata-mata paling sukses setelah Perang Dunia II.

Cohen lahir di Mesir dan ikut serta dalam setiap aktivitas pro Israel di Mesir 
selama tahun 1950-an. Ia direkrut Mossad pada tahun 1960 dan diberi identitas 
palsu sebagai orang Syria yang kembali pulang setelah lama hidup di Argentina. 
Untuk memperkuat penyamarannya ini, ia bahkan pindah ke Argentina pada tahun 
1961.

Kesuksesan terbesar Cohen di dunia mata-mata adalah kedekatannya dengan pejabat 
politik dan militer Suriah. Ia bahkan dijadikan penasehat Menteri Pertahanan 
Suriah dan nyaris dipromosikan menjadi menteri.

Aksinya sebagai mata-mata ketahuan pada 1965 dan Cohen dijatuhi hukuman mati. 
Namun informasi yang diperolehnya selama menjadi mata-mata menjadi salah satu 
penentu kemenangan Israel dalam 'Perang Enam Hari' antara Israel dan Arab.

​Editor: Hery Prasetyo ​ ​Sumber : tribunnews.com​ 
"It's not whether you get knocked down, it's whether you get up!"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke