PEKANBARU, HALUAN-Seminar keselarasan Adat Minang dan Melayu di di Ballroom
Haluan Riau akhir pekan lalu, salah satunya merekomendasikan pemberian gelar
kehormatan kepada orang-orang dan tokoh yang berjasa, atau memiliki komitmen
tinggi terhadap masyarakat Minang di perantauan.

Gubernur Riau HM Rusli Zainal diusulkan mendapat gelar dengan prediket
Sangsako itu, yakni gelar kehormatan dan bukan turun-temurun.
Seminar yang digelar Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) itu juga
menyimpulkan Budaya Minangkabau dapat diselaraskan dan diserasikan dengan
budaya Melayu Riau karena sama-sama memiliki adat bersandi syara', syara'
bersandikan Kitabullah. Budaya Melayu Riau adalah budaya yang Islami dan
terbuka sehingga dapat dicerna dan
dihayati serta dapat menerima unsur-unsur budaya luar dan tidak menyalahi
aqidah Islam.
Secara umum sumbangan masyarakat Minangkabau terhadap Riau dapat dilihat
dalam bidang ekonomi, karena masyarakat Minangkabau termasuk masyarakat yang
terampil dan piawai dalam urusan perniagaan.

Dalam seminar itu Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) menilai
Rusli Zainal pantas menerima gelar kehormatan adat karena perannya dalam
pembangunan Riau, dan juga mendorong masyarakatnya membantu Sumbar
pascagempa tahun lalu.
Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Basrizal Koto pun berharap
rekomendasi ini dapat disegerakan. Basrizal Koto mengatakan, usulan
pemberian gelar itu bukan berdasarkan usulan anggota, tapi gelar tersebut
layak diberikan atas dedikasi Rusli Zainal. 
Sementara Rusli Zainal dalam sambutannya menilai usulan pemberian gelar
tersebut merupakan prestasi masyarakat Riau secara keseluruhan bahumembahu
menggalang bantuan untuk masyarakat Sumbar. Sehingga gelar kehormatan ini
untuk masyarakat Riau keseluruhan.
"Spirit akulturasi dua budaya ini menjadi contoh budaya lain dalam membangun
daerah.
Fenomenanya budaya hari ini sudah mulai sirna. Apa yang dilakukan IKMR hari
ini merupakan jawaban. Saya berharap hasil dari seminar hari ini menjadi
salah pendorong dalam membangun Riau ke depan," tambahnya.

Masyarakat Minang yang di Pekanbaru katanya, adalah komunitas yang besar
dalam memberikan warna dalam kehidupan bermasyarakat di Riau. "Selayaknya
pula kita katakan masyarakat Minang di Riau adalah orang Riau yang berasal
dari Minang. Apalagi dengan nilai religi yang dikedepankan, maka tidak ada
persoalan-persolan yang berart, dan selaras budaya Minang dan Melayu
merupakan titik awal dalam membangun image orang Melayu yang berasal dari
Minang,"lanjutnya.

Seminar itu mengangkat tema "Kita Selaraskan dan Kita Padukan Budaya Minang
dan Melayu dalam Kehidupan Antar Budaya menghadirkan pembicara Prof Dr
Azumardi Azra MA (budayawan Minang), H Tenas Effendy (budayawan Riau) dan
Drs Sayuti Dt Rajo Panghulu (Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau).
Penutupan seminar sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Wanita
Minang Riau (IWMR) III yang dihadiri juga Septina Primawati Rusli, Ketua
Dewan Pembina
IKMR dan semua jajaran pengurus IKMR dan IWMR se-Riau.(hr/mg-16)

Harian Haluan, 06 Februari 2010

Wassalam
Nofend/34+/M-CKRG

=> MARI KITA RAMaIKAN PALANTA SESUAI DENGAN VISI-NYA!!
Forum komunikasi, diskusi dan silaturahmi menggunakan email ini sangat
dianjurkan selalu dalam koridor topik: yang berhubungan dengan Ranah Minang,
Urang Awak di ranah dan rantau, Adat dan Budaya Minangkabau serta Provinsi
Sumatera Barat.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke