PADANG, HALUAN - Pengadaan mobil dinas (Mobnas) bagi Badan Kehormatan (BK)
dan Badan Legislatif (Banleg) DPRD Kota Padang, rupanya mendapat perhatian
juga dari masyarakat Kota Padang. Mereka menilai tidak tepat anggota dewan
menganggarkan mobil baru, saat perekonomian sulit dan APBD Kota Padang
defisit hingga Rp100 miliar lebih.

"Sangat disayangkan sekali, ketika harga beras dan cabe naik. Anggota dewan,
malah minta dibelikan mobil baru. Seharusnya, anggota dewan sebagai wakil
rakyat itu berpikir dan mempertim-bangkan dengan kondisi yang semakin susah
seperti saat ini," kata Rustam pedagang sayur di pasar raya padang kepada
Haluan, Selasa (8/2).

Ia juga mengatakan, dari-pada beli mobil baru untuk anggota dewan, kebih
baik, lebihkan saja anggaran di APBD itu untuk kesejahteraan, pendidikan dan
kesehatan masyarakat.

Menurutnya, ia berdagang sayuran dipasar raya padang sehari-hari hanya untuk
me-menuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan bukan untuk mencari kekayaan. Jadi
ang-gota dewan hendaknya, jangan mengumpulkan harta kekayaan saja. Tapi,
bagaimana mem-perjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Eni pedagang cabe di pasar raya padang mengatakan, tidak
peduli lagi dengan anggota dewan, mereka mau beli mobil baru atau yang
lainnya.

"Bagaimana saya mau pe-duli dengan anggota dewan, mereka saja tidak ada rasa
simpati dengan kami pedagang ini," katanya.

Saat harga beras dan cabe naik saja, anggota dewan tidak pernah meninjau ke
pasar. Seharusnya, kalau memang mereka  wakil rakyat. Datang ke pasar, dan
lihat kondisi yang sebenarnya," tegasnya. Bahkan, carikan solusi agar harga
beras dan cabe bisa sesuai dengan kemampuan masyarakat.

"Biar sajalah anggota dewan itu mencari kekayaan sebanyak-banyaknya, saya
juga tidak akan ikut memilih pada tahun 2014 nanti. Karena, ada dan tiada
anggota dewan hidup kami sama saja dan janji-janji yang dikampanyekan selama
ini omong kosong saja," katanya.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman mengatakan, Mobnas
untuk BK dan Banleg dapat dihapuskan dari mata anggaran APBD Kota Padang.
Jika, Ketua BK dan Banleg sendiri yang minta.

Kalau untuk saat ini dihapuskan pengadaan Mobnas untuk BK dan Banleg tidak
mungkin, sebab sejak dua bulan lalu sudah ditetapkan. Ia juga mengatakan,
pengadaan Mobnas bagi BK dan Banleg ini sebenarnya hanya untuk meme-nuhi
azas keprofesionalan lembaga kedewanan. Dan juga, sebagai penunjang kerja
agar lebih baik.

Selain itu, pengadaan Mobnas untuk menuntut rasa keadilan. Sehingga, seluruh
alat kelengkapan dewan memiliki Mobnas.

Sementara itu Ketua BK DPRD Kota Padang Roni Chandra ketika, dihubungi
melalui handphone tidak ditanggapi.(h/ade)

Kamis, 10 Februari 2011 01:28
http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=142
6:timbulkan-sikap-antipati&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

Wassalam
Nofend/34+/M-CKRG

=> MARI KITA RAMaIKAN PALANTA SESUAI DENGAN VISI-NYA!!
Forum komunikasi, diskusi dan silaturahmi menggunakan email ini sangat
dianjurkan selalu dalam koridor topik: yang berhubungan dengan Ranah Minang,
Urang Awak di ranah dan rantau, Adat dan Budaya Minangkabau serta Provinsi
Sumatera Barat.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke