Adidunsanak palanta, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Saya akan bercerita sedikit mengenai petualangan kami yaitu saya dan Mas tentang kedekatan kami beberapa waktu lalu dengan seorang nelayan di pulau sekitar pulau Batam ini. Barangkali ada yang bisa diambil dari pengalaman kami ini. Nelayan 1 By : Rina Nelayan di pulau-pulau kecil yang banyak bertebaran di wilayah kepulauan di Negara ini identik dengan kehidupan mereka yang serba kekurangan bila pekerjaan mereka murni hanya sebagai nelayan. Biaya melaut yang tinggi tidak sebanding dengan pendapatan mereka yang ditentukan musim. Persahabatan mereka dengan alam laut terkadang tidak berjalan baik. Mereka terkadang harus terdampar untuk melilitkan diri ke hutang yang berbunga setaman. Semakin memurukkan hidup nelayan kecil yang makin hari makin terbelakang. Bila kebutuhan hidup sehari-hari hanya dapat tercukupi dengan seadanya bilakah kiranya anak-anak mereka dapat menyicip hidup yang mapan dan berpendidikan serta sejahtera. Nyanyian itu hanya akan sampai ke mereka dibawa angin semilir di tepi pelantar kehidupan mereka, sayup-sayup ga sampai. Hasil melaut yang sehari-hari mereka dapatkan harus selalu disetor kepada tuan berduit dimana pohon hutang telah melilit mereka. Harga tangkapan berdasarkan rate si tuan tengkulak sehingga susah sekali melepaskan diri dari hutang melekat. Hasil laut yang tergantung musim dan arusnya selalu berlari cepat mengantarkan mereka kepada lingkaran - lingkaran ketidakberdayaan. Kami memulai usaha membantu nelayan ini secara tidak sengaja. Hobi memancing yang kami mulai ketika tinggal di kawasan Perumahan Cendana Batam sekitar tahun 2004. Dimana kawasan itu berdekatan dengan pantai Nongsa yang terkenal berpasir landai di Bata mini. Saat itu tengah dibangun sebuah kawasan wisata terpadu yang bernama Pantai Melayu Sekilak. Sebuah jalan dibangun memintasi laut yang menjorok ke daratan sehingga terbentuklah kolam air laut yang cukup luas. Bila air laut pasang, kolam itu akan terhubung dengan sebuah pipa raksasa yang berada di dalam badan jalan tersebut. Sehingga air kolam tetap sedikit berarus ketika pasang lagi naik. BIla pasang lagi surut maka biota yang telah terperangkap di kolam itu tidak bisa kembali ke laut bebas sebab pipa telah tinggi berada diatas permukaan air kolam. Bila libur telah tiba, pagi-pagi sekali kami akan bermotor kearah kawasan pantai Nongsa yang berpasir putih itu. Waktu itu kami adalah sepasang pengantin baru yang baru memulai hidup berumah tangga. Iseng-iseng kami membawa peralatan pancing dengan sedikit umpan udang yang kami beli di kedai cina di depan jalan perumahan. Aku beli lima ribu perak yang membuat si Koko tersenyum sambil memandang kami dan berkata," Mau mancing ya?? Tanpa menimbang dia ambil sejumput udang segar dari wadah udang besar di tokonya tanpa ditimbang-timbang langsung dia berikan. Dengan mengucapkan Khamsiah khamsiah, kamipun berlalu bermotor di pagi selepas subuh itu. Pengalaman memancing yang banyak kami dapatkan setelah mencoba memancing di berbagai tempat. Kamipun mulai menyewa Pancung (perahu bermotor) untuk memancing di perairan kepulauan di daerah Barelang. Ohya Kawan Barelang ini adalah kawasan penuh pulau yang sekelompok dengan Pulau Batam. Bapak idolaku Pak Habibie dulunya membangun beberapa 6 buah jembatan yang menghubungkan beberapa pulau dengan Jembatan Pertama yang monumental sehingga Batam menjadikan Jembatan ini sebagai lambang kotanya. Barelang diambil dari nama pulau-pulau disana diantaranya Batam, Rempang dan Galang. Di antara pulau-pulau ini banyak sekali spot memancing yang cukup memenuhi hobi memancing kami saat itu. Perahu motor yang sering kami pakai waktu itu adalah pancung Bang Ahmad. Sewa satu jamnya duapuluh ribu rupiah. Dengan syarat umpan udang hidup dari dia dengan harga limapuluh lima ribu rupiah sekilonya. Bang Ahmad biasanya beroperasi disekitaran jembatan satu Barelang. Masa itu dia telah punya handphone yang bisa dia gunakan untuk menghubungi relasinya bila saja air bagus untuk memancing. Klien-kliennya akan dia kabari dengan mengirimkan SMS. Memancing di laut memang bergantung kepada arus air laut pada saat turun itu. Masa yang paling bagus adalah sewaktu kondisi bulan mau turun atau bulan mau naik dan pasang lagi naik. Adalagi yang mengatakan arus akan sangat tenang bila rasi bintang pari berada vertikal. Tapi menurutku keberuntungan dalam memancing bukan karena semua itu. Sebab mau bagaimanapun arus laut pernah kucoba dan selalu saja ada hasil yang dibawa pulang. Semua itu rezeki dari Yang Maha Pencipta. Selang beberapa waktu, kamipun mencoba ke tempat lain. Waktu itu kami coba ke pulau Setokok di dekat jembatan 3 Barelang. Disana jalannya masih jalan tanah mendaki dan menurun bukit, barulah kemudian mencapai pulau Setokok yang sekarang telah terhubung jalan disana. Sebuah keluarga nelayan adalah tujuan kami ingin ditekongi dalam memancing. Seorang nelayan yang menjadi operator pancung dan sekaligus yang menunjukkan spot pancing yang bagus disebut Tekong. Seorang Tekong yang kami temui di Pulau Setokok tidak memiliki pancung yang bagus untuk dia gunakan menggaet pehobi memancing seperti kami ini. Sedangkan dia sangat lihai mencari tempat-tempat bagus ntuk memancing. To be continued Batam, Feb 10th, 2011 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
